Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Puisi
'Bebaskan Palestina' Lewat Puisi
Wednesday 16 Jul 2014 12:17:05
 

Ilustrasi. Aksi Solidaritas Selamatkan Gaza Palestina dari Serangan invasi Bidab militer Zionis Israel, di Bundaran HI Jakarta, Jumat (11/7).(Foto: BH/mnd)
 
KEDIRI. Berita HUKUM - Banyak cara membantu penderitaan rakyat Gaza, Palestina, yang hari ini terus dibombardir tentara Zionis Israel. Mulai dari mengirim tenaga relawan, bantuan uang, makanan dan obat-obatan, hingga sekurang-kurangnya doa.

Namun berbeda dilakukan sejumlah penulis di Forum Aktif Menulis (FAM) Indonesia. Mereka menulis puisi dan menyerukan pembebasan Palestina dan perdamaian dunia lewat bait-bait puisi yang menyentuh jiwa.

Puisi itu dilombakan untuk menarik minat masyarakat Indonesia agar menujukan mata dan hati ke Palestina. Lomba telah dibuka mulai 15 Juli 2014 hingga berakhir pada 30 Agustus 2014.

Sementara itu, pemenang akan diumumkan pada 7 September 2014. Sebagai tanda apresiasi, FAM Indonesia memberikan hadiah berupa uang tunai, paket buku, dan piagam penghargaan. Puisi terpilih juga dibukukan.

Sekjen FAM Indonesia Aliya Nurlela, Selasa (15/7) mengatakan, lomba terbuka untuk umum, baik muslim maupun nonmuslim yang turut peduli terhadap derita yang dialami rakyat Palestina. Sebab katanya, penduduk Palestina, selain muslim juga dihuni oleh nonmuslim.

“Walau lewat puisi, ini wujud kepedulian penulis Indonesia terhadap saudara-saudaranya di Gaza,” kata Aliya Nurlela yang juga penulis novel “Lukisan Cahaya di Batas Kota Galuh”.

Dijelaskan, adapun ketentuan lomba di antaranya, puisi bertema “Bebaskan Palestina”. Naskah puisi harus asli (original) karya sendiri, bukan jiplakan atau terjemahan dan sedang tidak diikutsertakan pada lomba lain yang bersamaan.

“Puisi mengandung unsur kebaruan dan memuat pesan-pesan dukungan dan kepedulian terhadap penderitaan yang sedang diderita rakyat Palestina,” ujarnya.

Selain itu, naskah puisi diketik di komputer dengan ukuran A4/kuarto, maksimal 1 halaman 1 spasi, ditulis menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai Ejaan Yang Disempurnakan (EYD).

Peserta menuliskan Biodata (ditulis dalam bentuk narasi) dibubuhkan di lembar terakhir naskah. Puisi yang diikutsertakan maksimal 2 (dua) judul.

Naskah dikirim ke panitia lomba via email: lombafamindonesia@gmail.com (selambat-lambatnya 30 Agustus 2014). Subjek Email ditulis: LOMBA CIPTA PUISI FAM_NAMA PENULIS.

“Informasi lebih lengkap dapat bergabung di grup “Forum Aishiteru Menulis” di facebook yang saat ini beranggotakan 10.700-an anggota,” tambahnya.(rel/fam/bhc/sya)



 

 
   Berita Terkait > Puisi
 
  Ketua DPR dan MPR Duet Bacakan Puisi Reformasi 1998
  Abraham Baca Puisi Didepan Ribuan Orang
  'Bebaskan Palestina' Lewat Puisi
  FAM: Masyarakat Sumatera Barat Baca Puisi Tutup Tahun 2013
  KPK Bedah Buku Puisi Menolak Korupsi
 
ads

  Berita Utama
Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta

Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana

Poyuono: Analogi RS Ibarat Orang Bakar Ban Mobil Berteriak Rumahnya Kebakaran

Ditlantas Polda Metro Jaya Sosialisasi Sistem E-TLE dengan Pembagian Brosur dan Pembentangan Spanduk

 

  Berita Terkini
 
Masyarakat Harus Lihat Peluang Baik dalam Penggunaan Teknologi Informasi

Komisi VIII Dorong Bantuan Korban Bencana Sulteng Cepat Tersalurkan

Bupati Bekasi dan Petinggi Lippo Jadi Tersangka terkait Dugaan Kasus Suap Proyek Meikarta

Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi

Berutang Rp15 Triliun ke Bank Dunia untuk Pemulihan Lombok dan Sulteng Sama Saja Mengatasi Bencana dengan Bencana

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2