Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
TNI
4 Prajurit Gugur pada Insiden Latihan PPRC TNI di Natuna
2017-05-18 06:53:06
 

Ilustrasi. Tampak Rangkaian atraksi tempur Latihan Jalak Sakti 2016 dan Jajaran Kasau berfoto bersama di Air Weapon Range (AWR) Buding, Bangka Belitung, Selasa (31/5/2016).(Foto: BH /yun)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Alfret Denny Teujeh membenarkan ada empat prajurit TNI AD meninggal dunia dan delapan prajurit mengalami luka-luka, akibat kecelakaan saat latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) TNI di Natuna, Kepulauan Riau, Rabu (17/5).

"Pimpinan TNI Angkatan Darat menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas gugurnya empat prajurit terbaik TNI AD dalam insiden kecelakaan latihan di Natuna, beberapa saat yang lalu. Semoga almarhum husnul khatimah dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata Kadispenad saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (17/5).

Ia mengatakan, insiden tersebut terjadi dalam latihan pendahuluan PPRC TNI yang dilaksanakan pada Rabu sekitar pukul 11.21 WIB. Ketika itu, salah satu pucuk Meriam Giant Bow dari Batalyon Arhanud 1/K yang sedang melakukan penembakan mengalami gangguan pada peralatan pembatas elevasi, sehingga tidak dapat dikendalikan.

"Akibatnya, empat orang meninggal dunia dan delapan prajurit lainnya dari satuan Yon Arhanud I Kostrad mengalami luka-luka karena terkena tembakan. Saat ini para korban sedang dievakuasi ke rumah sakit terdekat," katanya.

Saat ini, lanjut dia, pihak TNI sedang melakukan investigasi mendalam tentang kejadian tersebut, latihan PPRC puncaknya rencananya akan dilaksanakan pada Jumat (19/5), yang akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

Korban kecelakaan ada 12 orang ( 11 Yon Arhanud 1 & 1 Pupen TNI) dengan rincian :

1. Meninggal dunia 4 personil :
a. Kapt Arh Heru Bayu
b. Praka Edy
c. Pratu Marwan
d. Pratu Ibnu

2. Sudah dievakuasi RST Pontianak 4 orang :
a. Serda Alfredo Siahaan
b. Sertu Blego
c. Prada Wahyu Danar
d. Pratu Bayu Agung

Anggota yang dirawat :
a. Pratu Ridai
b. Partu Didik
c. Praka Edi Sugianto
d. Pelda Dawid (Pupen TNI).(dbs/TNI/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > TNI
 
  Tim Petembak TNI AD yang Menjuarai Lomba Tembak AASAM Tiba di Indonesia
  Panglima TNI: Tiga Oknum TNI Tersangka Pengadaan Helikopter AW 101
  Pangamabar Memimpin Serah Terima Jabatan Strategis di Jajaran Koarmabar
  Kapuspen TNI: Panglima Hanya Bacakan Potongan Puisi, Beri Gambaran Kebangsaan
  Kepala Daerah Wujudkan Persatuan Bangsa dan Cegah Potensi Ancaman
 
ads

  Berita Utama
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT di BPK dan Kemendes PDTT

Dapat Perlakuan Diskriminasi, Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Untuk Keadilan Nyatakan Sikap Protes

Indonesia Siapa Punya?

Soal JK Dukung Anies-Sandi, Ini Kata Jokowi

 

  Berita Terkini
 
Tim Petembak TNI AD yang Menjuarai Lomba Tembak AASAM Tiba di Indonesia

Irjen Kemendes Sugito di OTT KPK, Mendes PDTT Merasa Kaget

Diduga Buka di Saat Ramadhan, Karoke Mega Dangdut Izinnya Terancam di Cabut

IDM: Subsidi 11 Industri Biofuel Sama Dengan Subsidi 'Bodong' Obligor BLBI

KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT di BPK dan Kemendes PDTT

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2