Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Islam
Ada 4 Bahaya Tidur Setelah Sahur yang Sering Disepelekan Orang
2017-05-29 08:49:05
 

Ilustrasi. 4 macam penyakit.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Bangun di tengah malam untuk makan sahur mungkin menjadi hal berat bagi sebagian orang.

Rasa kantuk saat sahur biasanya dibayar dengan tidur, sesaat setelah menghabiskan sahur.

Tanpa menunggu sholat subuh, sering saja kita kembali ke kasur untuk melanjutkan bermimpi.

Padahal kebiasaan ini haruslah dihindari karena bisa berdampak sangat buruk untuk kesehatan.

Melansir berbagai sumber, berikut 4 bahaya tidur setelah sahur:

1. Refluks

Karena makanan belum dicerna maka bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi akibat kita tidur.
"Jika terjadi refluks maka asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit," tulis Pramono.

Pada umumnya lambung/maag akan kosong kembali setelah 2 jam makan.

Namun jika posisi tubuh kita berbaring maka proses akan berjalan lambat dan menyebabkan gangguan pencernaan.

GERD atau biasa disebut dengan Gasteophageal Reflux timbul akibat dari heart burn.

Rasa panas akan muncul di area kerongkongan dan juga menyebabkan area dada seperti terbakar.

Jika hal ini sering dirasakan, maka sebaiknya kamu segera memeriksakan diri ke dokter ya.

2. Perut buncit hingga obesitas

Pramono, ahli gizi dari Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin dalam tulisannya kepada Tribunnews.com mengatakan dampakny bisa membuat perut buncit.

Hal ini karena saat tidur tubuh jadi hemat energi dan secara otomatis lemak akan mudah tertimbun di perut kita.

Setelah lemak tertimbun maka akan sangat mudah seseorang mengalami obesitas.

Tak hanya itu lemak dan kalori yang tidak terbakar bisa menyumbat pembuluh darah.

Hal inilah yang memicu timbulnya serangan jantung.

3. Kerja liver menajdi berat

Saluran pencernaan yang tidak berjalan baik bisa emngakibatkan derajat keasaman pada tubuh juga meningkat.

Hal ini mengakibatkan timbulnya asam nitrit yang sangat berbahaya bagi hati.

Pasalnya, asam nitrit akan membuat kerja liver meningkat dan menjadi lebih berat.

4. Stroke

Berdasarkan penelitian ditemukan bahwa orang yang memiliki jeda paling lama antara makan dan tidur mempunyai risiko terendah untuk mengalami stroke.

Well, bagaimana cara yang tepat untuk menghindari keluhan ini?

Jadi, usahakan untuk tidak tidur 2 jam setelah makan sahur.

Biarkan sistem pencernaan berjalan dengan baik terlebih dahulu selama sekitar 2 jam, baru setelah itu kamu bisa istirahat.

Rasulullah SAW tidak langsung tidur setelah makan.

Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna.

Caranya bisa juga dengan shalat.

Rasulullah SAW bersabda,"Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan shalat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras."(HR Abu Nu'aim dari Aisyah r.a.).

Nah, masih mau nekad tidur setelah sahur?(TribunStyle.com, TriroessitaIntanPertiwi/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Pengusaha Batubara Melapor ke Propam, Diduga Diperas Oknum Penyidik Polri

Pidato Anies Baswedan, Luhut Binsar Panjaitan dan Nasib Reklamasi

Polri dan Ditjen Bea Cukai Menangkap 4 Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia - Aceh - Medan

Anies-Sandi Resmi Menjabat, Lulung Berharap Anies-Sandi Sukses Jalin Komunikasi dengan DPRD

 

  Berita Terkini
 
Komisi V Minta Kaji Ulang Rencana Kenaikan Tarif Tiket Pesawat

Pengusaha Batubara Melapor ke Propam, Diduga Diperas Oknum Penyidik Polri

Menko Perekonomian Akui Realisasi Penerimaan Pajak Belum Sesuai Harapan

Pidato Anies Baswedan, Luhut Binsar Panjaitan dan Nasib Reklamasi

Uni Eropa Dijadwalkan Siap Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Korea Utara

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2