Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Amien Rais Diperiksa sebagai Saksi terkait Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana
2019-05-24 14:51:07
 

Prof Dr H. Amien Rais menunjukkan buku berjudul "Jokowi People Power" ketika di Direskrimum Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (24/5).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Ia akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan makar dengan tersangka Eggi Sudjana, Jumat (24/5).

Amien yang dikenal sebagai tokoh utama saat revolusi tahun 1998 di Indonesia tersebut sampai di gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, pukul 10.30 WIB, ditemani sekitar 5 orang.

"(Kondisi saat ini) sangat sehat," ucap Amien singkat kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (24/5).

Amien enggan menaggapi pertanyaan dari awak media. Ia menyebut akan memberikan keterangan secara lengkap usai pemeriksaan selesai.

"Nanti saya kasih pres conference yang mantap, tenang aja," kata Amien, ia nampak mengenakan baju koko berwarna biru saat tiba di Polda Metro Jaya.

Amien menunjukkan buku berjudul "Jokowi People Power" karangan Bimo Nugroho & M Yamin Panca Setia ketika keluar dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Jakarta.

Amien diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar Eggi Sudjana itu meminta ijin kepada penyidik (Direskrimum) untuk menunaikan shalat Jumat. Namun Amien Rais tidak mau berkomentar ketika ditanya mengenai buku tersebut.

Hari ini adalah panggilan kedua Amien setelah pada panggilan pertama ia mangkir. Amien akan dicecar pertanyaan terkait pernyataan people power yang disampaikan tersangka Eggi Sudjana.

Seperti diketahui, Eggi Sudjana ditetapkan sebagai tersangka dugaan makar. Eggi menjadi tersangka makar setelah ucapan "people power" di depan rumah Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, 17 April 2019.

Eggi ditahan selama 20 hari ke depan di Polda Metro Jaya sejak Selasa (14/5).(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Langkah Kuda Hitam Mega
  Harus Diakui Kehebatan Mereka dalam Fabrikasi Pengalihan Isu
  Demi Keutuhan NKRI, Jokowi-Titiek Soeharto Jadi Rekonsiliasi Politik Damai
  PKS: Lebih Baik Prabowo Nyatakan sebagai Oposisi ke Jokowi
  Rekonsiliasi dan Konstalasi Politik Pasca MRT
 
ads

  Berita Utama
Prabowo Jadi Menhan, Relawan Jokowi pada Kecewa

Miliki Tugas Yang Rentan, Kemenkumham Dorong Perbaikan BHP

Jaksa Agung Harus Non Partisan, Pengamat: Yang Penting Jangan Terafiliasi dengan Parpol

Buku Merah: Polisi 'Semestinya' Tindak Lanjuti Temuan Investigasi IndonesiaLeaks

 

  Berita Terkini
 
Periode Kedua, Presiden Harus Selektif Belanja Infrastruktur

Pemkab Gorontalo menandatangani Kerjasama MoU dengan Pihak BPJS

Paripurna DPR Tetapkan 11 Komisi dan 6 Badan

Fory Naway: Peran Keluarga Jadi Ujung Tombak Melawan Bahaya Narkoba

Bupati Nelson Beri Ucapan Selamat kepada Suharso Monoarfa

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2