Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Lagi, Washington DC Legalkan Kepemilikan Mariyuana
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Bertambah lagi satu negara bagian yg melegalkan mariyuana, Washingto

Insiden Penembakan di AS, 8 Tewas
MISSOURI, Berita HUKUM - Delapan orang tewas dalam serangkaian penembakan di negara bagian Missouri,

Dua Guru Besar Ahli Hukum Pidana Sebut Rencana KPK Ajukan PK ke MA Tidak Tepat
JAKARTA, Berita HUKUM - Dua Guru Besar Ahli Pidana hukum yaitu Muzzakir, dosen dari Universitas Isla

Albiner Sitompul Resmi Pimpin GABEMA Tapteng Sibolga
JAKARTA, Berita HUKUM - Sejumlah Tokoh Masyarakat Tapanuli Tengah Sibolga di Jakarta sepakat meminta

100 Jaksa Khusus Kejagung Siap Tindaklanjuti Hasil Praperadilan Komjen BG
JAKARTA, Berita HUKUM - Pihak Kejaksaan Agung Republik Indonesia yang diwakili Jaksa Agung Muda Tind

Pelayanan Prima DPPKAD Kabgor Melalui Pro Badut
GORONTALO, Berita HUKUM - Produk pelayanan Pro Badut ((PROsedur tepat, BerkAs lengkap, DUa jam cair,

Dewan akan Bentuk Pansus Terkait Melambungnya Harga Beras
JAKARTA, Berita HUKUM - Melambungnya harga beras yang drastis sampai 30% sekarang ini seharusnya men

Sinergi Penegakan Hukum Dalam Pemusnahan Ladang Ganja
ACEH, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) memusnahkan barang bukti tanaman ganja yang disi

   

  Berita Terkini >>
   
Lagi, Washington DC Legalkan Kepemilikan Mariyuana
Insiden Penembakan di AS, 8 Tewas
Dua Guru Besar Ahli Hukum Pidana Sebut Rencana KPK Ajukan PK ke MA Tidak Tepat
Albiner Sitompul Resmi Pimpin GABEMA Tapteng Sibolga
100 Jaksa Khusus Kejagung Siap Tindaklanjuti Hasil Praperadilan Komjen BG
Pelayanan Prima DPPKAD Kabgor Melalui Pro Badut

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Dua Guru Besar Ahli Hukum Pidana Sebut Rencana KPK Ajukan PK ke MA Tidak Tepat
Albiner Sitompul Resmi Pimpin GABEMA Tapteng Sibolga
100 Jaksa Khusus Kejagung Siap Tindaklanjuti Hasil Praperadilan Komjen BG
Digugat, Ketentuan Berhenti Sementara Pimpinan KPK karena Menjadi Tersangka
KASAL Gelar Lomba Menembak antar Wartawan
KPK Diingatkan Sidik Ulang Innospec

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Hambalang
Andi Mallarangeng mantan Menpora Terancam Hukuman Seumur Hidup
Tuesday 11 Mar 2014 01:32:46
 
Sidang Andi Malaranggeng di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng didakwa Jaksa Penuntut KPK telah memperkaya diri sendiri serta orang lain, juga korporasi terkait proyek Pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Jawa Barat, akibatnya Andi terancam hukuman penjara seumur hidup.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Haswandi ini dimana dalam pembacaan surat dakwaan Jaksa KPK, Andi Mallarangeng diduga menerima Rp 4 miliar dan 550 ribu dollar Amerika Serikat, melalui adiknya Zulkarnain alias Choel Malaranggeng.

" 1 juta USD 550,000 diterima Choel Mallarangeng di Rumahnya dari Deddy Kusdinar. 2. Rp 2.000.000.000,- diterima oleh Choel Mallarangeng di Kantornya dari PT Global Daya Manunggal (DGM). 3. Rp 1.500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM, melalui Wafid Muharram. 4. Rp 500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM melalui Mohkamad Makhruddin," urai Jaksa Supardi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/3).

Akibat perbuatanya, Andi Alfian Mallarangeng (AAM) yang juga sebagai politisi senior partai Demokrat ini telah merugikan negara dan menguntungkan orang lain; diantaranya Wafid Muharram mendapat Rp 6,55 miliar. Dimana uang tersebut diterima oleh Wafid melalui beberapa tahap melalui Paul Nelwan.

Sedangkan, Deddy Kusdinar selaku mantan Pejabat Pembuat Komitmen proyek Hambalang, mendapat bagian Rp 300 juta. Nanang Suhatmana mendapat sebesar Rp 1 miliar, Anas Urbaningrum sebesar Rp 2,210 miliar, Mahyuddin sebesar Rp 500 juta, Teuku Bagus Mokhamad Noor sebesar Rp 4,45 miliar, Machfud Suroso sebesar Rp 18,8 miliar, Olly Dondokambey Rp 2,5 miliar, Joyo Winoto Rp 3 miliar.

Adapun pihak lain yang mendapat keuntungan dari tindak pinda korupsi yang dilakukan secara berjamaah itu, yakni mantan tim asistensi Hambalang, Lisa Lukitawati sebesar Rp 5 miliar, Anggraheni Dewi Rp 400 juta, serta adik mantan menpora Adhyaksa Dault, Adirusman Dault Tp 500 juta.

Sementara untuk korporasi atau perusahaan yang diuntungkan dari proyek Hambalang adalah PT. Yodya Karya Rp 5,2 miliar, PT Metaphora Solusi Global (subkon Hambalang) Rp 5,8 miliar, PT Malmas Mitra Teknik Rp 837 juta, PD Laboratorium Teknik Sipil Geoinves (subkontraktor) Rp 94 juta, Imanullah Aziz selaku individual konsultan Rp 378 juta, PT Cirijasa Cipta Mandiri Rp 5,8 miliar, serta PT Global Daya Manunggal (subkontraktor) Rp 54,9 miliar.

Selain itu juga menguntungkan PT Aria Linga Perkasa (Subkontraktor) Rp 3,3 miliar, PT Dutasari Citra Laras (Subkontraktor) Rp 170,3 miliar, Kerjasama operasional PT Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 145 miliar, serta 32 perusahaan/perorangan subkontraktor dari Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 17,9 miliar.

Akibat perbuatan yang dilakukan Andi bersama-sama dengan Deddy Kusdinar, Teuku Bagus Mokhamad Noor, Machfud Suroso, Wafid Muharram, Andi Zulkarnain Anwar, Mokmahad Fakhruddin, Lisa Lukitawati, Muhammad Arifin dan Saul Paulus David Nelwan, itu negara mengalami kerugian sebesar Rp464.391.000.000,-

Andi Malaranggeng didakwa telah melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman penjara maksimal semumur hidup.(bhc/dar)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Hambalang

Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
Dituntut 10 Tahun Penjara, Andi Mallarangeng Eks Menpora Ajukan Pledoi
Kasus Hambalang, KPK Periksa Politikus PDIP
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com