Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Dansatgas Indobatt: Prajurit Garuda Dekat Dengan Warga Lokal di Darfur
SUDAN, Berita HUKUM - Selain melaksanakan kegiatan rutin operasi baik itu patroli, pengamanan aset U

Dirut Pelindo II Dituding Berbohong Soal Konsesi dan Pendapatan Besar Karyawan JICT
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Utama Pelindo II Richard Joost Lino (RJ Lino) dituding memberikan k

Tuntut PM Najib Razak Mundur, 29 Warga Malaysia Ditahan
MALAYSIA, Berita HUKUM - Kepolisian Malaysia menangkap 29 orang, termasuk enam perempuan, dengan tud

Semangat Bung Karno Memajukan Islam Bersama Muhammadiyah
JAKARTA, Berita HUKUM - Gerakan Pencerahan Menuju Indonesia Berkemajuan adalah tema yang diambil Muh

Ini Hikmah Teror GIDI di Tolikara Menurut Ustadz Fadlan
JAKARTA, Berita HUKUM - Bagi orang mukmin setiap peristiwa ada hikmahnya, termasuk peristiwa yang ti

Muktamar Muhammadiyah 47 Harus Bermartabat
MAKASSAR, Berita HUKUM - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin mengharapkan Muktamar berjalan l

Buka Muktamar, Presiden Jokowi: NU Menjadi Garda Terdepan Menjaga NKRI dan Pancasila
JOMBANG, Berita HUKUM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, sebagai salah satu jamiyah Islam t

Ada Laporan Potensi PHK Massal, karena Menguatnya Dollar terhadap Rupiah
JAKARTA, Berita HUKUM - Menguatnya nilai tukar dollar terhadap rupiah yang sudah mencapai berkisar k

   

  Berita Terkini >>
   
Dansatgas Indobatt: Prajurit Garuda Dekat Dengan Warga Lokal di Darfur
Dirut Pelindo II Dituding Berbohong Soal Konsesi dan Pendapatan Besar Karyawan JICT
Tuntut PM Najib Razak Mundur, 29 Warga Malaysia Ditahan
Semangat Bung Karno Memajukan Islam Bersama Muhammadiyah
Ini Hikmah Teror GIDI di Tolikara Menurut Ustadz Fadlan
Muktamar Muhammadiyah 47 Harus Bermartabat

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Muktamar Muhammadiyah 47 Harus Bermartabat
Ini Kronologi Tragedi Tolikara Temuan TPF Komat
Garuda Indonesia dan Kemendikbud Luncurkan Program Cara Membalas Jasa dan Budi Guru
Mantan GAM di Gunung Halimon akan Kibarkan Merah Putih Raksasa
Gerindra: 'Dulu Katanya Panggil Programmer 2 Minggu Selesai, Kenapa Sekarang Harus Minta Bantuan Singapura?'
Kebakaran PT Mandom, Said Iqbal: Indikasinya Lalai dan Kurang Peduli Program K3

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Hambalang
Andi Mallarangeng mantan Menpora Terancam Hukuman Seumur Hidup
Tuesday 11 Mar 2014 01:32:46
 
Sidang Andi Malaranggeng di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng didakwa Jaksa Penuntut KPK telah memperkaya diri sendiri serta orang lain, juga korporasi terkait proyek Pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Jawa Barat, akibatnya Andi terancam hukuman penjara seumur hidup.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Haswandi ini dimana dalam pembacaan surat dakwaan Jaksa KPK, Andi Mallarangeng diduga menerima Rp 4 miliar dan 550 ribu dollar Amerika Serikat, melalui adiknya Zulkarnain alias Choel Malaranggeng.

" 1 juta USD 550,000 diterima Choel Mallarangeng di Rumahnya dari Deddy Kusdinar. 2. Rp 2.000.000.000,- diterima oleh Choel Mallarangeng di Kantornya dari PT Global Daya Manunggal (DGM). 3. Rp 1.500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM, melalui Wafid Muharram. 4. Rp 500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM melalui Mohkamad Makhruddin," urai Jaksa Supardi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/3).

Akibat perbuatanya, Andi Alfian Mallarangeng (AAM) yang juga sebagai politisi senior partai Demokrat ini telah merugikan negara dan menguntungkan orang lain; diantaranya Wafid Muharram mendapat Rp 6,55 miliar. Dimana uang tersebut diterima oleh Wafid melalui beberapa tahap melalui Paul Nelwan.

Sedangkan, Deddy Kusdinar selaku mantan Pejabat Pembuat Komitmen proyek Hambalang, mendapat bagian Rp 300 juta. Nanang Suhatmana mendapat sebesar Rp 1 miliar, Anas Urbaningrum sebesar Rp 2,210 miliar, Mahyuddin sebesar Rp 500 juta, Teuku Bagus Mokhamad Noor sebesar Rp 4,45 miliar, Machfud Suroso sebesar Rp 18,8 miliar, Olly Dondokambey Rp 2,5 miliar, Joyo Winoto Rp 3 miliar.

Adapun pihak lain yang mendapat keuntungan dari tindak pinda korupsi yang dilakukan secara berjamaah itu, yakni mantan tim asistensi Hambalang, Lisa Lukitawati sebesar Rp 5 miliar, Anggraheni Dewi Rp 400 juta, serta adik mantan menpora Adhyaksa Dault, Adirusman Dault Tp 500 juta.

Sementara untuk korporasi atau perusahaan yang diuntungkan dari proyek Hambalang adalah PT. Yodya Karya Rp 5,2 miliar, PT Metaphora Solusi Global (subkon Hambalang) Rp 5,8 miliar, PT Malmas Mitra Teknik Rp 837 juta, PD Laboratorium Teknik Sipil Geoinves (subkontraktor) Rp 94 juta, Imanullah Aziz selaku individual konsultan Rp 378 juta, PT Cirijasa Cipta Mandiri Rp 5,8 miliar, serta PT Global Daya Manunggal (subkontraktor) Rp 54,9 miliar.

Selain itu juga menguntungkan PT Aria Linga Perkasa (Subkontraktor) Rp 3,3 miliar, PT Dutasari Citra Laras (Subkontraktor) Rp 170,3 miliar, Kerjasama operasional PT Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 145 miliar, serta 32 perusahaan/perorangan subkontraktor dari Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 17,9 miliar.

Akibat perbuatan yang dilakukan Andi bersama-sama dengan Deddy Kusdinar, Teuku Bagus Mokhamad Noor, Machfud Suroso, Wafid Muharram, Andi Zulkarnain Anwar, Mokmahad Fakhruddin, Lisa Lukitawati, Muhammad Arifin dan Saul Paulus David Nelwan, itu negara mengalami kerugian sebesar Rp464.391.000.000,-

Andi Malaranggeng didakwa telah melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman penjara maksimal semumur hidup.(bhc/dar)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Hambalang

Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
Dituntut 10 Tahun Penjara, Andi Mallarangeng Eks Menpora Ajukan Pledoi
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com