Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
KCJ akan Tambah Rangkaian KRL Menjadi 12 Gerbong
JAKARTA, Berita HUKUM - PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) merencanakan akan menambah rangkaian (ger

The Body Shop Dukung Program Pendidikan HAM Kerjasama Dengan Omah Munir
JAKARTA, Berita HUKUM - The Body Shop bekerjasama dengan Omah Munir dalam rangka mendukung program

Calon Pendamping Desa di Aceh Pertanyakan Kepastian Tes Seleksi Akhir
ACEH, Berita HUKUM - Calon Pendamping Desa yang dibuka oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh

Garnier Pure Active Gandeng Sheryl Sheinafia Jadi Brand Ambassadornya
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam kesempatan kali ini, Garnier mengumumkan salah satu aktris dengan seg

Budi Waseso: Masih Ada 67 Kasus Korupsi, Saya Minta Usut!
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisaris Jenderal Budi Waseso menyebut, masih ada 67 kasus korupsi yang dat

Gubernur Didesak Evaluasi Kinerja Kadis Sosial Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Solidaritas untuk Rakyat Daerah Terpencil (SuRaDT) menilai kinerja kepala dinas

Perempuan PKS Dorong Pengentasan Kemiskinan di Forum Internasional ICAPP Azerbaijan
JAKARTA, Berita HUKUM - Para politisi dan pimpinan partai perlu memiliki komitmen yang kuat dalam me

Silaturahmi KMP dan Perkenalan Jajaran Baru DPP PKS
JAKARTA, Berita HUKUM - Kantor Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) di Jl. T.B S

   

  Berita Terkini >>
   
KCJ akan Tambah Rangkaian KRL Menjadi 12 Gerbong
The Body Shop Dukung Program Pendidikan HAM Kerjasama Dengan Omah Munir
Calon Pendamping Desa di Aceh Pertanyakan Kepastian Tes Seleksi Akhir
Garnier Pure Active Gandeng Sheryl Sheinafia Jadi Brand Ambassadornya
Budi Waseso: Masih Ada 67 Kasus Korupsi, Saya Minta Usut!
Gubernur Didesak Evaluasi Kinerja Kadis Sosial Aceh

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Budi Waseso: Masih Ada 67 Kasus Korupsi, Saya Minta Usut!
Silaturahmi KMP dan Perkenalan Jajaran Baru DPP PKS
Ini Pernyataan PPWI Terkait Penahanan 2 Jurnalis di Aceh
'Tak Ada Angin Tak Ada Hujan' PAN Bergabung ke Pemerintahan Jokowi-JK
'Selamatkan Perekonomian Indonesia, Pemerintah Harus Ambil Tindakan Non Konvensional'
Rachmawati Jadi Ketua Kehormatan Panitia Persiapan Reunifikasi Korea untuk Asia Pasifik

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Hambalang
Andi Mallarangeng mantan Menpora Terancam Hukuman Seumur Hidup
Tuesday 11 Mar 2014 01:32:46
 
Sidang Andi Malaranggeng di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng didakwa Jaksa Penuntut KPK telah memperkaya diri sendiri serta orang lain, juga korporasi terkait proyek Pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Jawa Barat, akibatnya Andi terancam hukuman penjara seumur hidup.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Haswandi ini dimana dalam pembacaan surat dakwaan Jaksa KPK, Andi Mallarangeng diduga menerima Rp 4 miliar dan 550 ribu dollar Amerika Serikat, melalui adiknya Zulkarnain alias Choel Malaranggeng.

" 1 juta USD 550,000 diterima Choel Mallarangeng di Rumahnya dari Deddy Kusdinar. 2. Rp 2.000.000.000,- diterima oleh Choel Mallarangeng di Kantornya dari PT Global Daya Manunggal (DGM). 3. Rp 1.500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM, melalui Wafid Muharram. 4. Rp 500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM melalui Mohkamad Makhruddin," urai Jaksa Supardi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/3).

Akibat perbuatanya, Andi Alfian Mallarangeng (AAM) yang juga sebagai politisi senior partai Demokrat ini telah merugikan negara dan menguntungkan orang lain; diantaranya Wafid Muharram mendapat Rp 6,55 miliar. Dimana uang tersebut diterima oleh Wafid melalui beberapa tahap melalui Paul Nelwan.

Sedangkan, Deddy Kusdinar selaku mantan Pejabat Pembuat Komitmen proyek Hambalang, mendapat bagian Rp 300 juta. Nanang Suhatmana mendapat sebesar Rp 1 miliar, Anas Urbaningrum sebesar Rp 2,210 miliar, Mahyuddin sebesar Rp 500 juta, Teuku Bagus Mokhamad Noor sebesar Rp 4,45 miliar, Machfud Suroso sebesar Rp 18,8 miliar, Olly Dondokambey Rp 2,5 miliar, Joyo Winoto Rp 3 miliar.

Adapun pihak lain yang mendapat keuntungan dari tindak pinda korupsi yang dilakukan secara berjamaah itu, yakni mantan tim asistensi Hambalang, Lisa Lukitawati sebesar Rp 5 miliar, Anggraheni Dewi Rp 400 juta, serta adik mantan menpora Adhyaksa Dault, Adirusman Dault Tp 500 juta.

Sementara untuk korporasi atau perusahaan yang diuntungkan dari proyek Hambalang adalah PT. Yodya Karya Rp 5,2 miliar, PT Metaphora Solusi Global (subkon Hambalang) Rp 5,8 miliar, PT Malmas Mitra Teknik Rp 837 juta, PD Laboratorium Teknik Sipil Geoinves (subkontraktor) Rp 94 juta, Imanullah Aziz selaku individual konsultan Rp 378 juta, PT Cirijasa Cipta Mandiri Rp 5,8 miliar, serta PT Global Daya Manunggal (subkontraktor) Rp 54,9 miliar.

Selain itu juga menguntungkan PT Aria Linga Perkasa (Subkontraktor) Rp 3,3 miliar, PT Dutasari Citra Laras (Subkontraktor) Rp 170,3 miliar, Kerjasama operasional PT Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 145 miliar, serta 32 perusahaan/perorangan subkontraktor dari Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 17,9 miliar.

Akibat perbuatan yang dilakukan Andi bersama-sama dengan Deddy Kusdinar, Teuku Bagus Mokhamad Noor, Machfud Suroso, Wafid Muharram, Andi Zulkarnain Anwar, Mokmahad Fakhruddin, Lisa Lukitawati, Muhammad Arifin dan Saul Paulus David Nelwan, itu negara mengalami kerugian sebesar Rp464.391.000.000,-

Andi Malaranggeng didakwa telah melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman penjara maksimal semumur hidup.(bhc/dar)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus Hambalang

Setelah Kopi Darat Bertiga, Mahfud MD Berjanji Melakukan Advokasi untuk Yulianis
Anas Urbaningrum: Saya Ingin Diadili Bukan Dihakimi, Apalagi Dijaksai
Dituntut 15 Tahun dan Denda 500 Juta, Anas Merasa Tidak Adil
KPK Tahan Tersangka Mahfud Suroso Terkait Kasus Hambalang
Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
Dituntut 10 Tahun Penjara, Andi Mallarangeng Eks Menpora Ajukan Pledoi
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com