BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Seishukan Indonesia Datangkan Master Samurai Jepang
DEPOK, Berita HUKUM - Seishukan Indonesia (Ilmu Bela Diri Klasik Jepang, IAIDO, JO-DO, KYU-DO) atau

Kawanan Sapi Huni Taman Kota Idi Rayeuk, Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Masyarakat Aceh Timur, warga Idi Rayeuk khususnya meminta instansi pemerintah t

Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
TAIWAN, Berita HUKUM - Serangkaian ledakan gas di Kota Kaohsiung, Taiwan, telah menewaskan sedikitny

Per Hari Ini, Penjualan Solar dan Premium Mulai Dibatasi
JAKARTA, Berita HUKUM - Dengan pertimbangan untuk menjaga konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak me

Tak Ada Alasan, KPU Harus Hentikan Pembongkaran Kotak Suara
JAKARTA, Berita HUKUM - Pembukaan kotak suara di beberapa tempat yang dilakukan oleh Panitia Pemungu

Peretas Cina Membobol Pertahanan Israel
CINA, Berita HUKUM - BBC menemukan bukti yang kemungkinan memastikan bahwa peretas berhasil mencuri

DPR AS Tuntut Presiden Barack Obama
WASHINGTON DC, Berita HUKUM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat telah meloloskan sebuah

Dituduh Korupsi Bersama Megawati, Presiden SBY Tuntut Australia Klarifikasi Wikileaks
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berang atas pemberitaan Sindonews.Co

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Seishukan Indonesia Datangkan Master Samurai Jepang
Kawanan Sapi Huni Taman Kota Idi Rayeuk, Aceh
Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
Per Hari Ini, Penjualan Solar dan Premium Mulai Dibatasi
Tak Ada Alasan, KPU Harus Hentikan Pembongkaran Kotak Suara
Peretas Cina Membobol Pertahanan Israel

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Tak Ada Alasan, KPU Harus Hentikan Pembongkaran Kotak Suara
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
Selain Gugat Pilpres, PPP: Tapi Juga Upaya Meluruskan Demokrasi

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Hambalang
Andi Mallarangeng mantan Menpora Terancam Hukuman Seumur Hidup
Tuesday 11 Mar 2014 01:32:46
 
Sidang Andi Malaranggeng di Pengadilan Tipikor Jakarta Selatan.(Foto: BH/put)
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Andi Alfian Mallarangeng didakwa Jaksa Penuntut KPK telah memperkaya diri sendiri serta orang lain, juga korporasi terkait proyek Pembangunan lanjutan Pusat Pendidikan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) di Hambalang, Jawa Barat, akibatnya Andi terancam hukuman penjara seumur hidup.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Haswandi ini dimana dalam pembacaan surat dakwaan Jaksa KPK, Andi Mallarangeng diduga menerima Rp 4 miliar dan 550 ribu dollar Amerika Serikat, melalui adiknya Zulkarnain alias Choel Malaranggeng.

" 1 juta USD 550,000 diterima Choel Mallarangeng di Rumahnya dari Deddy Kusdinar. 2. Rp 2.000.000.000,- diterima oleh Choel Mallarangeng di Kantornya dari PT Global Daya Manunggal (DGM). 3. Rp 1.500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM, melalui Wafid Muharram. 4. Rp 500.000.000,- diterima oleh Choel Mallrangeng dari PT DGM melalui Mohkamad Makhruddin," urai Jaksa Supardi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (10/3).

Akibat perbuatanya, Andi Alfian Mallarangeng (AAM) yang juga sebagai politisi senior partai Demokrat ini telah merugikan negara dan menguntungkan orang lain; diantaranya Wafid Muharram mendapat Rp 6,55 miliar. Dimana uang tersebut diterima oleh Wafid melalui beberapa tahap melalui Paul Nelwan.

Sedangkan, Deddy Kusdinar selaku mantan Pejabat Pembuat Komitmen proyek Hambalang, mendapat bagian Rp 300 juta. Nanang Suhatmana mendapat sebesar Rp 1 miliar, Anas Urbaningrum sebesar Rp 2,210 miliar, Mahyuddin sebesar Rp 500 juta, Teuku Bagus Mokhamad Noor sebesar Rp 4,45 miliar, Machfud Suroso sebesar Rp 18,8 miliar, Olly Dondokambey Rp 2,5 miliar, Joyo Winoto Rp 3 miliar.

Adapun pihak lain yang mendapat keuntungan dari tindak pinda korupsi yang dilakukan secara berjamaah itu, yakni mantan tim asistensi Hambalang, Lisa Lukitawati sebesar Rp 5 miliar, Anggraheni Dewi Rp 400 juta, serta adik mantan menpora Adhyaksa Dault, Adirusman Dault Tp 500 juta.

Sementara untuk korporasi atau perusahaan yang diuntungkan dari proyek Hambalang adalah PT. Yodya Karya Rp 5,2 miliar, PT Metaphora Solusi Global (subkon Hambalang) Rp 5,8 miliar, PT Malmas Mitra Teknik Rp 837 juta, PD Laboratorium Teknik Sipil Geoinves (subkontraktor) Rp 94 juta, Imanullah Aziz selaku individual konsultan Rp 378 juta, PT Cirijasa Cipta Mandiri Rp 5,8 miliar, serta PT Global Daya Manunggal (subkontraktor) Rp 54,9 miliar.

Selain itu juga menguntungkan PT Aria Linga Perkasa (Subkontraktor) Rp 3,3 miliar, PT Dutasari Citra Laras (Subkontraktor) Rp 170,3 miliar, Kerjasama operasional PT Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 145 miliar, serta 32 perusahaan/perorangan subkontraktor dari Adhi Karya-Wijaya Karya Rp 17,9 miliar.

Akibat perbuatan yang dilakukan Andi bersama-sama dengan Deddy Kusdinar, Teuku Bagus Mokhamad Noor, Machfud Suroso, Wafid Muharram, Andi Zulkarnain Anwar, Mokmahad Fakhruddin, Lisa Lukitawati, Muhammad Arifin dan Saul Paulus David Nelwan, itu negara mengalami kerugian sebesar Rp464.391.000.000,-

Andi Malaranggeng didakwa telah melanggar Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, dengan ancaman penjara maksimal semumur hidup.(bhc/dar)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Hambalang

Bendum PDIP Olly Dondokambey Diperiksa KPK Lagi Soal Hambalang
Dituntut 10 Tahun Penjara, Andi Mallarangeng Eks Menpora Ajukan Pledoi
Kasus Hambalang, KPK Periksa Politikus PDIP
KPK: Dakwaan Jaksa Terhadap Anas Tidak Imajiner
Agus Martowardojo Diperiksa KPK Terkait Kasus Proyek Hambalang
Berkas P21 Anas Urbaningrum dengan 12 JPU KPK
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com