Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Legislatif    
Virus Corona
Anggaran Covid-19, BKSAP Tegaskan Transparansi Jadi Kunci Penting
2020-07-13 09:44:56
 

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon.(Foto: Runi/Man)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon mengungkapkan peningkatan dana yang digelontorkan dan defisit anggaran membuka potensi ruang penyalahgunaan dan korupsi. Terlebih, Parlemen memiliki tantangannya dalam hal mekanisme kerja selama krisis dan juga tantangan dalam berkurangnya peran Parlemen saat Pemerintah menggunakan kuasa daruratnya. Maka, Fadli menegaskan transparansi dalam hal ini menjadi kunci penting.

Demikian disampaikan Fadli saat memberikan sambutan dalam Web Seminar (Webinar) Internasional tentang Peran Parlemen Dalam Pengawasan Anggaran Covid-19, yang diselenggarakan BKSAP DPR RI bekerjasama dengan Westminster Foundation for Democracy, Rabu (8/7) lalu. Turut hadir dalam webinar tersebut Anggota BKSAP DPR RI Puteri Anetta Komarudin.

"Tantangan dalam hal penentuan kebijakan keuangannya untuk krisis, persetujuan parlemen atas utang, hingga pengawasan pencairan anggaran dan verifikasi apakah stimulus telah tepat sasaran merupakan bagian yang perlu menjadi pembahasan. Transparansi dalam hal ini sangat penting," tegas Fadli.

Pemaparan Fadli itu pun turut menuai persetujuan dari para panelis webinar. Terutama, oleh Anggota Parlemen Afrika Selatan Geordin Gwyn Hill-Lewis. Geordin menyatakan, pendapat Fadli tentang pentingnya transparansi anggaran relevan termasuk dalam konteks penanganan utang. Di Afrika Selatan, ungkapnya, tingkat utang relatif tinggi dan terancam menjadi tidak berkelanjutan dan berdampak parah setiap saat.

"Sehingga, transparansi menjadi kunci untuk merebut kepercayaan publik dalam pengelolaan keuangan negara. Kami mengusulkan, Irjen (Inspektorat Jenderal) khusus untuk awasi semua anggaran terkait Covid-19 secara realtime sehingga bisa intervensi, menghentikan dan menangkap koruptor bila ada. Dan saat ini usulan tersebut mendapat dukungan dari pemerintah," urai Geordin.

Sementara itu, panelis lainnya yaitu Inaya Ezzeddine selaku Anggota Parlemen Lebanon juga menyatakan persetujuannya terhadap pemaparan Fadli mengenai pentingnya transparansi. Inaya mengungkapkan, Lebanon yang sebelumnya sudah mengalami krisis keuangan sebelum pandemi juga menggarisbawahi pentingnya transparansi dan tata kelola. "Maka kami saat ini mendirikan lembaga anti-korupsi, menghilangkan hal kerahasiaan bank, sebagai bagian dari upaya reformasi," terang Inaya.

Webinar Internasional tersebut juga menghadirkan sejumlah Anggota Parlemen dari negara lain sebagai panelis yakni James Wild (Anggota Komite Akuntabilitas Parlemen DPR Inggris), Dipandu Anthony Smith, Chief Executive WFD, webinar tersebut mendorong para panelis untuk bertukar pengalaman dan praktik kerja Parlemen selama pandemi.(pun/sf/DPR/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Virus Corona
 
  Vaksin Covid-19 dari China Harus Aman dan Transparan
  Tingkat Kematian di Meksiko Kini Tertinggi Ke 3 di Dunia Akibat Covid-19
  Kasus Covid-19 Makin Tinggi, Pemerintah Diminta Serius Tanggulangi Pandemi
  Pasien Covid-19 Tembus 100 Ribu Kasus di Indonesia
  Pandemi Covid-19 Belum Berlalu, Fadel Muhammad: Kita Harus Mengambil Langkah Yang Berani
 
ads1

  Berita Utama
Para Tokoh Bangsa Deklarasikan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI)

Besok!! Ganjil Genap Kembali Berlaku, Polda Metro: Penindakan atau Tilang Mulai 6 Agustus 2020

Buronan Djoko Tjandra Akhirnya Ditangkap Bareskrim Polri di Malaysia

Polri Berhasil Gagalkan Peredaran 200 Kg Sabu Jaringan Internasional

 

ads2

  Berita Terkini
 
BNN Musnahkan 70 Kg Sabu dan 224 Gram Ganja dari Hasil Ungkap 4 Kasus

Pelapor Bank BCA, Tjhin Arifin Chandra Jadi Tersangka

Komplotan Penggasak Duit di ATM Ditangkap, Polisi: Pelaku Belajar dari Medsos

Polri Harus Usut Oknum Imigrasi yang Bantu Djoko Tjandra

Vaksin Covid-19 dari China Harus Aman dan Transparan

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2