Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Narkoba
Anggota DPRD Tabanan Bali Ditangkap di Hotel Jakarta karena Narkoba
2017-06-15 17:17:48
 

Jabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (15/6).(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Ditresnarkoba Polda Metro Jaya menangkap I Nyoman Wirama Putra (NWP) alias RM (35) anggota DPRD Kabupaten Tabanan, Bali, di hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat pada, Rabu (14/6) siang. Hasil tes urine NWF positif konsumsi narkoba jenis shabu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan penangkapan NWF berawal dari penangkapan pasangan suami istri berinisial NYA (28) dan LP (32), disebuah basement B1 Hotel Alila.

"Senin (12/6) sekitar pukul 20.00 anggota dapat informasi jika TO (target operasi) NYA dan LP sedang berada di Hotel Alila, Pecenongan, Jakarta Pusat," ujar Argo di Polda Metro Jaya, Kamis (15/6).

Namun saat dilakukan penggeledahan tidak ditemukan barang bukti narkoba, kepada aparat keduanya mengaku menginap dikamar nomor 1916 yang ditinggali oleh NWP. Kemudian anggota menuju kamar yang dimaksud.

"Saat pintu kamar diketuk, dibuka oleh LOS (19). Didalam kamar kita temukan ada seorang lelaki, NWP anggota DPRD Tabanan, Bali, dari Partai Golkar," kata Argo.

Dimeja kamar tersebut petugas mendapatkan barang bukti 1 bong, 1 cangklong, 2 pipet kaca, 1 plastik klip bekas sabu, dan satu korek api. "Setelah dicek urine NWP positif narkoba, namun tidak ada barang bukti pada dirinya. Ngakunya sih baru sekali pakai," ungkap Argo.

Hasil interogasi NWP dan LOS barang bukti tersebut milik NYA dan LP yang digunakan untuk konsumsi sabu. Kemudian, Polisi melakukan pengembangan kerumah NYA di Jalan Mutiara VII Blok OO No.01, Rt 003/004, Sawah Baru, Ciputat, Tangerang, Banten.

"Hasil penggeledahan berhasil ditemukan barang bukti ekstasi sebanyak 2.053 butir dan shabu 1,8 gram di dalam tas yang disimpan dalam brankas," jelas Argo.

Tersangka NWP yang menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Tabanan dan LOS dikenakan Pasal 127 ayat (1a) UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, serta dilakukan assesment di BNNP DKI Jakarta. Sedangkan LP dan NYA dikenakan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Subsider Pasal 112 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1).(bh/as)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Komisi II DPR Soroti Keputusan MK terkait Verifikasi Faktual

Impor Beras Khianati Petani, Pemerintah Diminta Batalkan Permendag No 1 Th 2018

Ini Cara PAN Menangkan Sudirman Said - Ida Fauziyah di Pilkada Jateng

DKI Rilis Nopol dan Jenis Mobil Mewah Penunggak Pajak

 

  Berita Terkini
 
Idrus Marham Jadi Mensos, Moeldoko Jadi KSP, Agum Gumelar Wantimpres, dan Yuyu Sutisna Jadi KSAU

LBH Awalindo Serahkan Data Dugaan Korupsi Lampung Utara Ke KPK

Yerusalem, Mahmoud Abbas: Prakarsa Perdamaian Trump Adalah 'Penghinaan Abad Ini'

Akankah Kasus Mega Transfer 19 Triliun Terungkap?

KPK Tetapkan Bupati Kukar Rita Widyasari dan Pengusaha sebagai Tersangka TPPU

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2