Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Peradilan    
Ujaran Kebencian
Asma Dewi Divonis 5 Bulan 15 Hari pada Kasus Ujaran Kebencian
2018-03-15 22:14:30
 

Tampak suasana sidang vonis Asma Dewi di PN Jakarta Selatan, Kamis (15/3).(Foto: BH /mnd)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Majelis Hakim menjatuhkan hukuman 5 bulan 15 hari terhadap Asma Dewi yang didakwa bersalah terkait kasus ujaran kebencian karena melanggar pasal 207 KUHP terkait penghinaan pada penguasa atau badan hukum, vonis tersebut didasari oleh UU nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana, yang disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Majelis Hakim yang diketuai oleh Aris Bawono menjatuhkan hukuman 5 bulan 15 hari karena menilai Asma Dewi, "melanggar pasal 207 KUHP terkait penghinaan pada penguasa atau badan hukum didasari UU nomor 8 tahun 1981 tentang hukum acara pidana," ujar Majelis Hakim pada, Kamis (15/3).

"Ada hak saudara ajukan upaya hukum," lanjut Majelis Hakim.

"Kami akan pikir-pikir terlebih dahulu," dijawab kuasa hukum Asma Dewi, usai pembacaan vonis.

Seperti diketahui, Asma Dewi dalam fakta persidangan selaku terdakwa selalu berterus terang, ditambah belum pernah dijatuhi atau terkait dengan persoalan hukum sebelumnya. Dirinya, orang yang ekspresif dan gampang mengeluarkan pendapat dengan bahasa sederhana.

Tujuannya mengkritik pemerintah, bukan menghina. Tidak bermaksud menghina pemerintah, Halkim sependapat. "Saya pun sependapat dengan penasehat hukumnya, dimana kritik terhadap Pemerintahan itu diperlukan. Namun, penyebutan rezim koplak, dan lain sebagainya disebut. Hal tersebut dianggap penghinaan," ucap Majelis Hakim
sebelumnya.

Seusai sidang, pantauan pewarta BeritaHUKUM.com di lokasi, Asma Dewi mengaku bersyukur dengan vonis yang dijatuhkan majelis
hakim tersebut. "Alhamdulillah.., ya hakim masih mempunyai hati nurani, walaupun, pokoknya alhamdulillah, usai sidang ucap Asma Dewi tampak menangis terharu selepas memeluk kuasa hukumnya, Nurjayati.

"Takbir....Allah HuAkbar......" sontak suara gemuruh dari pengujung persidangan yang memenuhi ruang sidang PN Jaksel.

Sementara, Nurhayati menyebut vonis untuk kliennya merupakan vonis yang indah, meski mereka tetap merasa Asma Dewi tidak bersalah. "Tadi putusan sudah dibacakan. Sungguh sangat luar biasa, apa yang telah kami perjuangkan. Hingga Majelis Hakim memberikan putusan sangat luar biasa dan Keadilan," ucap Nurhayati, kuasa hukum Asma Dewi.

Kemudian menurut perhitungan tim penasihat hukum, vonis untuk Asma Dewi sesuai masa tahanan yang telah dijalaninya.

"Karena itu, Asma Dewi tak perlu mendekam di balik jeruji besi lagi. Puji syukur vonis yang sangat indah, kalau potongan masa tahanan sudah selesai dan itu, subhanallah, karunia yang sangat indah bagi kami semua, bagi Bu AsmaDewi terutama," pungkas Nurhayati.(bh/mnd)



 

 
   Berita Terkait > Ujaran Kebencian
 
  Lucinta Luna Melaporkan Akun @anti.halu Dianggap Menyebarkan Kebencian
  Polisi Menangkap Arseto Suryoadji terkait Ujaran Kebencian Postingan di Facebook
  Asma Dewi Divonis 5 Bulan 15 Hari pada Kasus Ujaran Kebencian
  Tim Siber Bareskrim Tangkap 6 Orang MCA Penyebar Ujaran Kebencian di Medsos
  Cyber Patrol Polri Siap Pantau Penyebar Ujaran Kebencian Via Medsos
 
ads

  Berita Utama
Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir

Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Kapolri Tito Karnavian Meminta Seluruh Jajaran Divisi Humas Polri Mendekatkan Diri dengan Media

Gedung Sasono Utomo TMII Akan Menjadi Saksi Sejarah Pembentukan Dewan Pers Independen

 

  Berita Terkini
 
Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir

Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi

Kapolri Tito Karnavian Meminta Seluruh Jajaran Divisi Humas Polri Mendekatkan Diri dengan Media

Palestina jadi Isu Utama Agenda Diplomasi Parlemen

Ikut Gerad Pique, Shakira Didakwa Menggelapkan Pajak di Spanyol Rp 233 M

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2