Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
BNN
BNN Ungkap Sindikat dengan 25 Kg Sabu yang Disimpan di Kotak Pendingin Ikan
2017-05-23 01:44:43
 

Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso saat jumpa pers di Kantor BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur, Senin (22/5).(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 25 kilogram (KG) sabu yang dilakukan oleh WA (35) dan SU (38) dengan modus disimpan dalam kotak pendingin ikan di bawah tumpukan es batu.

Dalam penggerebekan jaringan sindikat internasional Malaysia-Aceh-Medan itu, BNN dan Polisi Malaysia mengamankan 25 kg sabu yang dikemas dalam bungkus plastik teh Tiongkok. Aksi itu digagalkan, saat truk yang memuat barang-barang logistik perikanan itu melintas di Jalan Gatot Subroto, Sumatera Utara.

Kepala BNN, Komjen Pol Budi Waseso mengatakan penangkapan ini bermula ketika pihaknya mendapat informasi tentang dugaan transaksi yang dilakukan WA dan SU di kawasan Medan, Sumatra Utara.

"Kita amankan dua pelaku, bersama itu juga diamankan AM (30) di rumah kostnya. Mereka ini dikendalikan dari dua narapidana LP Tanjung Gusta yaitu Togiman alias Toge dan Thomson Hutabarat," ujar Budi Waseso di Kantor BNN Pusat, Cawang, Jakarta Timur, Senin (22/5).

Pihaknya terus meningkatkan pemberantasan dan pencegahan masuknya narkotika melalui jalur darat dan laut yang sangat marak terjadi di perbatasan Aceh dan Sumatera Utara.

"Dari mereka inilah kita kembangkan lagi maka kita temukan jaringan sesungguhnya, ternyata di Lapas Tanjung Gusta," kata Budi.

Toge sendiri merupakan pelaku pengedar residivis yang sudah melakukan aksinya sejak tahun 2005 lalu dengan mengedarkan sabu seberat 6 gram, kemudian pil ekstasi 7 butir pada 2007, dan 2.000 butir ekstasi pada 2010.

Pada April 2016 lalu total ada 21.425 gram sabu yang diamankan BNN dari Toge, beserta 44.849 butir pil ekstasi, 591 butir pil emirin, 5 ketalar ketamine HCL, dan terakhir mengedarkan 25 kg sabu dengan modus diselipkan dalam kotak penyimpanan ikan.

Atas tindakannya Toge selain dijerat vonis hukuman mati atas dasar Pasal 114 ayat 2 Junto Pasal 132 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika serta Tindak Pidana Pencucian Uang dengan menyita uang Rp 8 Miliar dari kakaknya atas nama Janti dan Rp 2,3 Miliar dari Ichwan Lubis.

"Hasil pengungkapan 25 kg sabu ini bisa menyelamatkan sedikitnya 125 ribu anak bangsa," kata Buwas.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Panglima TNI Gagas Doa Bersama 17 17 17 Serentak dari Sabang-Meuroke

Wakil Ketua DPR RI Nilai Pidato Presiden Tidak Sesuai Realita

Pemimpin Korut Kim Jong-un Putuskan Memantau Dulu 'Para Yankee Dungu' Amerika

Jadi Korban First Travel? Hubungi Posko 'Hotline' Ini jika Butuh Informasi!

 

  Berita Terkini
 
Rahmawati Soekarnoputri Pertanyakan Kemerdekaan Indonesia

Polisi Tetapkan Kiki Adik Bos First Travel Jadi Tersangka

72 Tahun Indonesia Kerja Bersama Wujudkan Kemakmuran Rakyat

Jusuf Kalla: UUD Boleh Berubah, Tetapi Tidak Merubah Visi Para Pendiri Bangsa

Ketua MPR: Yang Merasa Paling Pancasila Harus Belajar Lagi Sejarah Pancasila

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2