Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Anggota JAT
Ba’asyir Bantah Terduga Teroris Sebagai Anggota JAT
Monday 03 Oct 2011 13:48:46
 

Amir Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) Abu Bakar Ba'asyir (Foto: Ist)
 
JAKARTA (BeritaHUKUM.com) – Tiap terjadinya pengeboman dan penangkapan terduga teroris, selalu dikaitkan Abu Bakar Ba'asyir. Begitu pula dengan penangkapan buron teroris yang tertangkap di Solok, Sumatera Barat (Sumbar), Beni Asri.

Ia bersama pengebom Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Solo, Jawa Tengah, Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Hayat diduga merupakan anggota Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) yang dipimpin Ba’asyir.

Namun, Ba'asyir membantah bahwa anggota JAT pernah melakukan tindakan seperti itu. "Itu omong kosong. Kan baiat banyak orang. Tapi kan JAT tidak pernah berbuat semacam itu. Tidak pernah mengajarkan seperti itu. Saya tidak kenal mereka," ujar Ba’asyir di Mabes Polri, Jakarta, Senin (3/10).

Ba’asyir keluar dari selnya untuk menjalani perobatan ke klinik Mabes Polri. Ia akan menambal lubang giginya, karena kerap mengeluh hal itu selama di penjara. Ia dikawal sekitar delapan petugas kepolisian dan seorang penyidik.

Sejak ditahan pada Agustus 2010 lalu, Ba’asyir yang kini berusia 73 tahun, telah beberapa kali mendapat pengobatan dari Polri. Di antaranya untuk sakit katarak mata dan lutut yang dideritanya. Ba’asyir divonis 15 tahun penjara oleh hakim PN Jakarta Selatan. Sebelumnya, Baasyir dituntut hukuman seumur hidup oleh tim penuntut umum Kejaksaan. Atas vonis ini, ia pun melakukan upaya hukum untuk lolos dari jerat hukum tersebut.

Nama Ba’asyir kembali muncul, menyusul aksi bom bunuh diri GBIS, Solo dan masjid Adz Dzikra, Mapolresta Cirebon. Pelaku pengeboman diyakini bernama M Syarif dan Pino Damayanto alias Ahmad Urip alias Hayat itu, diduga terlibat jaringan teroris dengan Beni Asri, yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Solok, Sumbar pada Minggu (2/10) lalu.(dbs/bie)



 
   Berita Terkait > Anggota JAT
 
  Ba’asyir Bantah Terduga Teroris Sebagai Anggota JAT
 
ads1

  Berita Utama
Libur Panjang Oktober 2020, Ditlantas Polda Metro Siagakan 749 Polantas di Lokasi Arus Lalu Lintas dan Tempat Wisata

Pakar Usulkan Vaksin Covid-19 Disuntikkan Dulu ke Pejabat

749 Personel Polda Metro Jaya Siap Kawal dan Amankan Lalu Lintas Selama Libur Panjang

Rocky Gerung Sebut Pihak Asing Bisa Lihat Presiden Jokowi Penuh dengan Kontradiksi

 

ads2

  Berita Terkini
 
1 dari 4 Pelaku Curanmor di Jakarta Timur dan Bekasi Tewas Ditembak, Polisi: Inisial I DPO

Protes Besar di Bangladesh Menentang Kartun Nabi Muhammad, Prancis Serukan Warganya di Indonesia dan Negara Lain Berhati-hati

Polisi: Dari CCTV, Terduga Pelaku Pembegalan Anggota Marinir Ada 4 Orang

Seminar Sosialisasi PP No.39/2020: 'Akomodasi yang Layak Bagi Disabilitas dalam Proses Peradilan'

Wahai Pemuda, Jangan Jadi Pecundang

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2