Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Banjir
Banjir Samarinda Meluas Dimanfaatkan Anak-Anak Bermain dan Berenang
2017-04-07 06:49:07
 

Tampak suasana Banjir di Samarinda yang dimanfaatkan anak-anak bermain dan berenang.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Hujan dengan intentitas cukup tinggi berapa hari belakangan menimbulkan dampak banjir di Kota Samarinda hari ini, Kamis (6/4) yang meluas dan semakin tinggi hingga menggenangi sudut-sudut kota, bahkan jalan protokol seperti Jl. Soetomo, Jl. M Yamin Simpang Lembuseana, Jl. Ruhui Rahayu, Jl Ahmad Yani I dan II juga Jl Gatot Subroto.

"Blok C Perumahan Bengkuring ketinggian air mencapai 1,5 meter dan banyak warga yang mengungsi sedangkan di Blok D yang datarannya agak tinggi, di jalananan terendam kisaran 60 cm, dan dalam rumah warga juga terendam hingga 25 cm," ujar Wiwid warga Bengkuring pada, Kamis (6/4).

Sementara, Rabu kemarin ketinggian air di dalam rumah Wiwid masih setinggi sekitar 20 cm, namun mulai siang ini naik menjadi 25 centi meter.

Banjir meluas ke Perumahan Griya Mukti, kawasan Gunung Lingai, kawasan Ahmad Yani II meliputi Jalan Pemuda I, Pemuda II, Pemuda III, Pemuda IV. Kemudian Jalan Kesehatan, Jalan Gelatik, Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Gelatik, Jalan Ahmad Yani I (Cenderawadi) Jalan Dr Soetomo Gg 8 tembus Gg 2 Jl Ruhui Rahayu ketinggian air mencapai 80 cm yang membuat anak-anak ramai berenang di area banjir, juga terutama yang dekat dengan bantaran Sungai Karang Mumus Jl. Dr Soetomo, Gg 7, Gg 6 yang akibatnya kabanyakan kendaraan roda dua tidak bisa melintas atau mendorong motornya.

Sedangkan, seorang warga Gunung Lingai yang diketahui bernama Ummi Lina mengatakan bahwa diwilayah Gunung Lingai airnya banjir mencapai 1 hingga 1,5 meter akibat dirinya dengan keluarga sementara mengungsi. Hal tersebut dibenarkan oleh Lurah Gunung Lingai, Syarifuddin yang mengatakan air setinggi sampai 1,5 meter menutupi RT 5, 6 dan RT 7 dengan total rumah yang terendam di Gunung Lingai sekitar 1.000 rumah.

Hal yang sama juga dengan warga jalan Ruhui Rahayu Gg 2, Nissa Nayla mengatakan bahwa, banjir yang disertai naiknya sungai Karang Mumus membuat rumah tempat tinggal mereka dan keluarga serta saudaranya terendam banjir hingga masuk setinggi 25 cm, sehingga dirinya dan keluarganya mengungsi ke rumah orang tuanya yang agak tinggi hingga tidak terendam banjir.

"Genangan banjir disertai air pasang, sehingga rumah saya juga terendam hingga didalam rumah airnya naik hingga 25 cm, jadi kami sementara mengungsi kerumah otang tua dulu, kebetulan rumah ibu agak tinggi sehingga tidak terendam banjir," ujar Nissa Nayla.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM.com pada pagi hari Kamis (6/4) banjir juga menggenangi RSU AW Syahrani Samarinda serta terlihat menggenangi Bandara Temindung Samarinda.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Pantau Pelayanan Publik, Ombudsman Sidak Ke Bandara Soekarno Hatta

Habib Rizieq Berharap SP3 Serupa Bisa Diberikan Juga ke Ulama dan Aktivis 212

Kapolri: Secara Umum Arus Mudik Sekarang Sudah Lancar dan Jauh Lebih Baik

Wartawan Tewas di Lapas, SPRI Desak Komnas HAM Bentuk Tim Pencari Fakta dan Libatkan Pers

 

  Berita Terkini
 
Pantau Pelayanan Publik, Ombudsman Sidak Ke Bandara Soekarno Hatta

Hak Angket DPR Segera Bergulir Atas Pengangkatan Iwan Bule

Polres Flores Timur Diduga Petieskan Kasus Tragedi Nimun Lema Anak Lamahala

Liburan Hari Ketiga Lebaran Ribuan Wisatawan Masih Padati Pantai Bira

Ketua MPR Harap Momen Idul Fitri Jadi Ajang Perkuat Persatuan di Tahun Politik

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2