Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Telekomunikasi
Banyak Wilayah Terisolir, Bone Bolango Butuh Banyak Tower Komunikasi
2017-03-03 09:12:39
 

Sekertaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma saat MoU Pemkab Bone Bolango dengan PT. Mitratel terkait pembangunan infrastruktur telekomunikasi pole microcell dan jaringan fiber optic Kabupaten Bone Bolango.(Foto: Istimewa)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - PT. Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel) yang merupakan anak perusahaan PT. Telekomunikasi Indonesia,Tbk yang bergerak di bidang infastruktur telekomunikasi agar bisa melakukan mengekspansi dan mengembangkan sayapnya, memperluas jangkauannya, serta menambah investasinya di wilayah Kabupaten Bone Bolango.Hal ini diungkapkan Sekertaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Ishak Ntoma kepada General Manajer PT. Mitratel, Iwan Adji Purdianto pada penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemkab Bone Bolango dengan PT. Mitratel terkait pembangunan infrastruktur telekomunikasi pole microcell dan jaringan fiber optic dalam wilayah Kabupaten Bone Bolango, Kamis (2/3).

"Masih banyak wilayah-wilayah terisolir di Kabupaten Bone Bolango yang belum terjangkau oleh jaringan telekomunikasi.Sehingga kami sangat masih butuh puluhan tower telekomunikasi," ujar Sekda.

Beberapa Kecamatan yang wilayahnya masih sangat terisolir dan belum terjangkau dengan jaringan tersebut, diantaranya, terang Sekda, Kecamatan Bulango Ulu, Bulango Utara, Kecamatan Suwawa Timur, Kecamatan Pinogu, termasuk di wilayah kecamatan yang ada di bagian Bone Pesisir.Di wilayah-wilayah tersebut, belum tersambung dengan akses-akses telekomunikasi.

Sehingga lanjut Sekda, sangat diharapkan dukungan PT. Mitratel dalam membangun kerjasama ini, termasuk juga akan selalu memperluas jangkauan tower dan pole microcell di wilayah-wilayah yang akan kita tumbuhkembangkan, terutama di daerah-daerah strategis dan wilayah terisolir.

"Warga yang ada di wilayah-wilayah terisolir tersebut sangat kesulitan berkomunikasi karena tidak adanya signal telekomunikasi di daerah tersebut. Tidak adanya komunikasi ini menyebabkan masyarakat di wilayah itu kesulitan mendapatkan informasi dari luar daerah.”Bahkan menyulitkan generasi penerus bangsa yang mengakses informasi yang ada melalui teknologi yang berkembang selama ini,”Pungkas Ishak.(bh/shs)



 

 
   Berita Terkait > Telekomunikasi
 
  Ini Daftar 5 Penguasa Pasar Smartphone Global
  Indonesia Hadapi Gugatan Internasional Terkait Pemanfaatan Orbit Satelit
  Pastikan Layanan Kartu Prabayar Berlanjut, Masyarakat Diimbau Registrasi Ulang
  Registrasi Kartu SIM, Harus Ada Jaminan Data Seluler Masyarakat Tidak Disalahgunakan
  Banyak Wilayah Terisolir, Bone Bolango Butuh Banyak Tower Komunikasi
 
ads

  Berita Utama
Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih

Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya

Utang Luar Negeri RI Bertambah Lagi Jadi Rp 5.528 T

Wakil Ketua DPR: Kredibilitas KPU Hancur Di Sidang MK

 

  Berita Terkini
 
Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih

Kemenkominfo Didesak Ciptakan Platform Penjualan Daring UMKM

Sambut HUT Bhayangkara, Polsek Genuk Adakan Servis Gratis Sepeda Motor

Resmob PMJ Menangkap Pelaku Pencurian Dolar di Brangkas Mantan Teman Kantornya

Selama Pemerintahan Jokowi, Pertumbuhan Berkutat Hanya 5 Persen

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2