Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Internasional    
Donald Trump
Bintang 'Walk of Fame' Donald Trump di Hollywood Dihancurkan
2016-10-28 16:53:21
 

Bintang Walk of Fame Trump dihancurkan dengan palu.(Foto: Istimewa)
 
HOLLYWOOD, Berita HUKUM - Bintang Walk of Fame Donald Trump di Hollywood porak-poranda setelah dihancurkan dengan palu.

Seorang lelaki yang mengenakan helm dan jaket keselamatan warna mencolok , terekam kamera merusak bintang Donald Trump, Rabu (26/10) malam.

Laporan menyebut lelaki itu berencana melelang bintang tersebut untuk mengumpulkan dana bantuan bagi para perempuan yang mengaku telah dilecehkan secara seksual oleh Trump.

Calon presiden Amerika dari Partai Republik itu telah menampik segala tudingan pencabulan itu.

Donald Trump menerima penghargaan bintang Walk Of Fame pada 2007.

Namun, ini bukan pertama kalinya bintang Trump itu divandalisasi.

Sebelumnya, ada yang membangun miniatur dinding mengelilingi bintang itu, sebagai bentuk protes atas rencana Trump membangun dinding pembatas antara Amerika Serikat dan Meksiko.

Ada pula yang pernah mengencingi dan mencoret-coret bintang itu.

Meskipun rusak, Kamar Dagang Hollywood, pihak yang berwewenang atas trotoar tempat bintang itu dipasang menegaskan, bintang Trump tidak akan dipindahkan.

"Sekali bintang itu ada di sana, maka sudah dianggap sebagai bagian tak terpisahkan dari Walk of Fame Hollywood."

Trump
Image captionUntuk mendapatkan bintang, pelamar harus bisa mengumpulkan dana Rp300 juta.

Kamar Dagang tersebut menerima ratusan aplikasi setiap tahunnya. Pada aplikasi tertulis pernyataan kalau selebritas yang mendaftar menginginkan bintang, dan berjanji akan datang pada acara peresmiannya.

Pelamar juga harus menyerahkan dana 19,260 pound sterling atau sekitar Rp300 juta.
Polisi Los Angeles menyebut bahwa mereka masih terus menyelidiki laporan perusakan itu.(BBC/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Donald Trump
 
  3 Perempuan AS Menuduh Trump 'Menggerayangi' Mereka
  Pidana Kebencian terhadap Muslim di AS 'Naik Tajam' Setelah Donald Trump Menang
  Johnny Depp Ingin 'Membunuh' Donald Trump?
  Mantan Bos FBI Selidiki Dugaan Hubungan Trump dan Rusia
  Donald Trump Ditekan Segala Arah agar Beri Bukti, Jangan Cuma Main Tuduh ke Obama
 
ads

  Berita Utama
MUI Menghimbau Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS dan Israel

Ada 668 Rumah Rusak dan 2 Orang Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya

Operasi Premanisme, Jatanras Polda Metro Tangkap 2 Pelaku Jambret Tas ATM

4 Tersangka Narkoba Ditangkap dan 1 Pelaku Tewas Melawan Polisi

 

  Berita Terkini
 
Google Membantu NASA Temukan 2 Planet Baru

MUI Menghimbau Masyarakat Indonesia Boikot Produk AS dan Israel

Ada 668 Rumah Rusak dan 2 Orang Meninggal Akibat Gempa Tasikmalaya

#KamiIndonesia, Ketua MPR: Jangan Ada Lagi Yang Merasa Paling Pancasila!

DPR Yakin Aksi Bela Palestina Berlangsung Damai

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2