Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Kejahatan Seksual terhadap Anak
Cyber Crime PMJ Presentasi Pengungkapan Kejahatan Pornografi Anak Online di 36th Meeting Of The Interpol
2018-11-27 18:45:05
 

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu (tengah) saat acara 36th Meeting Of The Interpol di Singapura.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (PMJ) AKBP Roberto Pasaribu mengatakan Polda Metro Jaya menghadiri 36th Meeting Of The Interpol Specialist Group On Crimes Against Children di Singapura, 26-29 November 2018.

“Polda Metro Jaya mendapat kesempatan untuk mempresentasikan pengungkapan kejahatan pornografi anak online dalam 36th Meeting Of The Interpol Specialist Group On Crimes Against Children di Singapura,” ujar Roberto lewat pesan singkat, Selasa (27/11).

Ia menjelaskan, Polri diwakili oleh Subdit IV Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Roberto Pasaribu dan Kompol Dhany Aryanda bersama Perwakilan DHS, Homeland Security Investigation, USA memaparkan kolaborasi kerjasama dalam kasus distribusi foto dan video dengan anak Indonesia sebagai korban yang terjadi dalam kurun waktu 2017-2018.

“Pertemuan yang diselenggarakan Interpol ini sangat penting dalam meningkatkan kerjasama antar penegak hukum di seluruh dunia dan pihak terkait dalam mengefektifkan pengungkapan tindak pidana siber bidang kejahatan pornografi anak,” katanya.

Ia menjelaskan, Polri sendiri juga berperan aktif dalam satuan tugas khusus antara lain sejak 2010 bergabung di Violent Crimes Against Children Task Force (VCACTF) yg dibentuk oleh MCCU-FBI yang saat ini beranggotakan 60 negara dan terhubung dengan seluruh penyedia jasa layanan di internet.

Tiga keberhasilan pengungkapan oleh Polda Metro Jaya adalah pada tahun 2017 adalah saat mengungkap tindak pidana pornografi anak online berupa kasus kelompok LoliCandy Grup yang mmenggunakan platform Facebook, Borneo Case yang menggunakan platform Sosial Media Skype dan grup pelaku menggunakan Twitter.

“Dari ketiga kasus tersebut, pelaku di Indonesia melakukan kolaborasi melalui Whatsaap dan Telegram Internasional Grup,” bebernya.

“Dengan kerjasama gabungan HSI, FBI, Interpol, Polda Metro Jaya menyebar informasi terkait para pelaku lain yang tersebar di 43 negara dan dalam kasus LoliCandy Grup sekitar bulan Agustus 2018 lalu telah diamankan 2 pelaku termasuk menyita 43 handphone, 7 hard drives, 12 SD cards, and 8 USB flash drives oleh Kepolisian Guatemala yang terlibat dalam distribusi material pornografi anak tersebut,” ulasnya

Sementara, Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan menjelaskan, Ditreskrimsus melalui Subdit IV Cyber Crime terus aktif dalam bekerjasama pengungkapan kejahatan pornografi anak.

“Kami terus aktif, baik melalui jalur penegakan hukum secara Internasional melalui FBI, Interpol, HSI, juga partisipasi penyedia jasa layanan di internet dan badan organisasi lain, seperti NMEC (National Missing and Exploitation Children) juga kementerian PPA RI dalam pencegahan dan penanggulangan kejahatan pornografi anak,” pungkasnya.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Kejahatan Seksual terhadap Anak
 
  Cyber Crime PMJ Presentasi Pengungkapan Kejahatan Pornografi Anak Online di 36th Meeting Of The Interpol
  Pastor-Pastor di Jerman Lecehkan 'Ribuan Anak' Selama Puluhan Tahun
  Komnas Perlindungan Anak Mendesak Polres Lampung Utara Menangkap Pelaku Sodomi
  Mantan Uskup Agung Katolik Ditahan karena Kasus Pelecehan anak
  Mantan Diplomat Vatikan Ditahan dalam Kasus Dugaan 'Pornografi Anak'
 
ads

  Berita Utama
Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda

Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan

Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB

Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong

 

  Berita Terkini
 
UU Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Perlu Direvisi

Polri Raih Penghargaan Predikat WBK dan WBBM 2018

Hakim Kabulkan Permohonan Tahanan Kota Alphad Syarif Ketua DPRD Samarinda

Kemenkumham Berikan Penghargaan 12 Anggota JDIH Terbaik

Gubernur Anies Baswedan Bangga Persija Raih Juara Liga 1

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2