Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Pendidikan
Dana Hibah Kemdikbud Rp2,5 Milyar ke SMK IT Kaur Tuai Pertanyaan Masyarakat
2019-02-05 15:34:20
 

Tampak kondisi bangunan sekolah SMK IT Kaur yang rusak terbengkalai.(Foto: BH /aty)
 
KAUR, Berita Hukum - Memasuki tahun ke-4 sejak dikucurkannya dana Hibah dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tahun 2016 yang lalu untuk membangun SMK IT, kini dipertanyakan masyarakat di Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur Bengkulu.

Menurut salah seorang warga, Hasril Iswanto mengatakan bahwa sejak dibangunnya gedung belajar milik yayasan yang ada di desa Tanjung Iman 2, kecamatan Tanjung Kemuning kabupaten Kaur, Bengkulu ini, hingga kini belum pernah terlihat kegiatan belajar mengajar dilokasi tersebut.

"Sementara bangunan yang dibuat sejak tahun 2016 yang lalu sudah banyak yang mengalami kerusakan, ujar Hasril, Senin (4/1).

Kerusakan tampak kotor di beberapa bagian bangunan juga terlihat terbengkalai serta banyak rumput dan pohon yang menuhi areal sekolah seperti :

1. Lantai bangunan yang sudah mengalami pecah cukup parah
2. Pelapon bangunan yang sudah lepas dan jatuh kelantai
3. Tembok bangunan yang mengalami retak -retak

Hasril juga menambahkan, "yang patut dipertanyakan lagi adalah kondisi bangunan ada yang berlantaikan keramik dan ada yang berlantaikan semen biasa. Hal inilah yang patut dipertanyakan kejelasan dari tujuan pemberian bantuan dari Kementerian Pendidikan tersebut," ungkap Hasril.

Hasril berharap dari pihak penegak hukum Kepolisian dan Kejaksaan untuk dapat memeriksa dari ketepatan penyaluran dana hibah tersebut. "Dengan mengedepankan azaz praduga tak bersalah, sehingga tujuan pemberian bantuan itu dapat tercapai pungkas Hasril.

Sementara, Ketua Yayasan Ashiqqa Khamsit Bajau, H. Hasmadi, Mpd yang juga menjabat Kepala Bidang di Badan Keuangan Daerah Kaur saat diruang kerjanya mengatakan, memang betul bantuan dana hibah Rp.2,5 Milyar tahun 2016 yang lalu ke rekening Yayasan untuk pembuatan gedung SMK IT, yang rincian kegunaan uang tersebut :

1. Pembangunan gedung kelas belajar berjumlah 3 bangunan dengan jumlah ruangan kelas setiap bangunan ada 3 ruang belajar, sehingga dengan kondisi jumlah kelas belajar berjumlah 6 lokal belajar.

2. Ruang kantor Dewan Guru
3. Ada bangunan kecil tempat WC Umum sekolah

"Itulah rincian jumlah dari kegunaan bantuan dari dana hibah Kementerian Pendidikan RI 2016 tersebut,: ujarnya.

Hasmadi menambahkan, kalau sejak pembangunan gedung tersebut pihak Kementerian Pendidikan RI sudah mengawasi dari kegunaan uang yang diberikan ke Yayasan kami sudah sesuai dengan peruntukannya tepat sasaran." ungkapnya.

Hasmadi juga menambahkan kalau Yayasan tersebut didirikan tahun 2016 awal dan langsung mendapatkan bantuan dari Pusar, yang proses pengusulannya melewati proposal Yayasan dengan mengetahui langsung Kepala Dinas Pendidikan saat Tahun 2016 itu," kata Sasmadina.

Namun sebagai Ketua Yayasan sangat bertanggungjawab terhadap sesuatu hal yang terjadi terhadap dana Hibah tersebut," jelasnya,(bh/aty)



 

 
   Berita Terkait > Pendidikan
 
  Impor Rektor Tak Hargai Bangsa Sendiri
  Impor Rektor Asing Bukti Ketidaksanggupan Pemerintah Modernisasi Kampus
  Legislator Tolak Wacana Impor Rektor untuk PTNBH
  Penyelenggara Sekolah Tak Boleh Plonco Siswa Baru
  Ciptakan Generasi Berkarakter Islam MIN 1 Gelar Pesantren Kilat
 
ads

  Berita Utama
AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

Pemindahan Ibu Kota Butuh Kajian Mendalam

PAN Siap Ikuti Langkah PKS sebagai Oposisi

Pelaku Penganiyaan Wartawan Media Online Divonis 1 Bulan Penjara

 

  Berita Terkini
 
Komisi V Pertanyakan Kajian Pemerintah Terkait Pemindahan Ibu Kota

Diduga Rampas Kemerdekaan, Komunitas Jurnalis Riau Menyatakan Sikap Serta Laporkan Kejari dan Kejati Riau Kepada Kejagung RI

Presiden KSPI Akan Adukan Permasalahan ANTARA ke Presiden Jokowi, ITUC, dan ILO

Kebijakan Direksi ANTARA Dituding Sudah Melawan Nilai-Nilai Pancasila

AJI Jakarta Kecam Kekerasan dan Intimidasi Polisi terhadap Jurnalis Meliput Demo di DPR

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2