Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Datang ke Surabaya, Prabowo Dapat Dukungan dari Jamaah Thoriqoh Syathoriyyah
2019-02-20 12:35:21
 

 
SURABAYA, Berita HUKUM - Calon Presiden nomer urut 02, Prabowo Subianto menghadiri Silaturahmi Para Ulama dan Kyai se Jawa di Pondok Pesantren (Ponpes) Thoriqoh Syathoriyyah An-Nahdliyyah, Tambak Deres, Surabaya, Jawa Timur. Kehadiran Prabowo di ponpes tersebut disambut meriah oleh para warga setempat dan penguruspPonpes yakni KH Muhammad Soepiyan Al Mursyid.

Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Salahuddin Uno tersebut didampingi oleh Direktur Komunikasi dan Media Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi yakni Hashim Djojohadikusumo, Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandi Sugiono, serta para pimpinan dan anggota BPN Prabowo-Sandi lainnya.

KH Muhammad Soepiyan Al Mursyid, atau yang akrab disapa Kyai Soepiyan ini mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada Prabowo atas kehadirannya di ponpes yang dibinanya. Sebab, selama ini para jamaah, santri, dan warga sekitar ponpes hanya bisa melihat dan mendengar pidato Prabowo Subianto dari televisi saja.

"Alhamdulillah Bapak Haji Prabowo Subianto berkenan hadir di tengah-tengah kita. Alhamdulillah hadir, jadi kita bisa melihat tidak hanya dari tv saja. Ini bapak-bapak dan ibu-ibu ngeliat Pak Prabowo dari tv aja, Pak Prabowo. Kalau sudah kenal dekat begini ya berarti kita tambah sayang," ungkap Kyai Soepiyan dihadapan Prabowo dan para jamaah di Ponpes Thoriqoh Syathoriyyah An-nahdliyyah Tambak Deres, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (19/2).

Dalam kesempatan tersebut, Kyai Soepiyan yang juga merupakan Ketua Umum Jaamiyyah Ahlith Thoriqoh Syathoriyyah An-Nahdliyyah Indonesia mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto untuk menjadi presiden pada Pemilu 2019 ini untuk membawa bangsa Indonesia menuju kemakmuran.

"Menurut pandangan saya, Pak Prabowo itu orangnya enak, baik, dan ramah, tegas, dan Pak Prabowo tidak suka bohong. Saya paling seneng sama orang yang tegas dan berwibawa. Saya gak dikasih apa-apa sama Pak Prabowo. Sampean pilih enak endi. Si klemat-klemet tapi menggerogoti, atau yang ini mensejahterahkan tapi tegas?" ungkapnya.

"Saya tau beliau. Beliau itu mengabdikan diri kepada bangsa dan negara, ingin kemakmuran rakyat Indonesia, mangkanya kita dukung bersama-sama dan semoga beliau mendapatkan rahmat Allah SWT. Jadi saya gak deklarasi tapi cuma dukung," tegas Kiyai Soepiyan.

Lebih lanjut Kyai Soepiyan mengajak kepada seluruh jamaah untuk berjuang bersama-sama memenangkan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno pada Pilpres 2019 ini, dan siap memikul seluruh resiko yang akan dihadapi. Ia juga berdoa agar Allah SWT, Tuhan YME memberikan kemudahan kepada Prabowo dan Sandiaga Uno untuk berjuang memenangkan Pilpres 2019 ini.

"Jadi kalau sampean siap dukung Pak Prabowo apapun yang terjadi maka kita siap memikul nya. Dan kita berdoa semoga Allah SWT memberikan kemenangan untuk Bapak Prabowo menjadi Presiden Indonesia. Dan mudah-mudahan apa yang kita ingin Kun Fayakun maka terjadilah," harapnya.

Di sisi lain, Capres Prabowo Subianto mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada para kyai, tokoh agama, dan alim ulama yang telah memberikan dukungan kepadanya dan Sandiaga Salahuddin Uno. Ia juga menegaskan bahwa akan berjuang menciptakan rasa keadilan dan mewujudkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya ucapkan terimakasih yang sebesar besarnya atas sambutannya dan doa serta dukungan saudara saudara kepada saya dan saudara Sandiaga Uno. Niat kita tidak ada yang negatif. Niat saya tadi sudah disinggung, bahwa saya akan berbakti kepada bangsa dan negara. Dan itu akan kami berikan untuk memberikan rasa keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia," tandasnya.

Seperti diketahui, Thoriqoh Syatoriyah merupakan anggota Jam'iyyah Ahlith Thoriqoh Mu'tabarah An-Nahdliyyah yang berasosiasi Thoriqoh yang diakui oleh NU. Thoriqoh Syatoriyah memiliki jutaan Jamaah yang tersebar di seluruh Indonesia. Terutama di Pulau Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

Para ulama dan kyai yang datang dalam acara tersebut antara lain KH. Raden Maulana Sayyid Ali Zaenal Abidin, KH.Mahfud Malang, KH.Umar Krian, Gus Fuji Banyuwangi, KH. Imam Mahdi Kediri, dan KH. Noer Warji, Grobogan.(ps/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Emak Emak Militan
  Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, Ini Pesan Muhammadiyah DKI Jakarta
  5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang
  Relawan 01 Jokowi-Ma'ruf Ajak Mubahalah HRS dan Amien Rais Soal Tudingan Pemilu Curang
  500 Petugas KPPS Meninggal, Ini Tragedi Kemanusiaan Paling Kelam
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M

BPN Menang 2 Gugatan di Bawaslu: Bukti Konstitusional, Bukan Makar

 

  Berita Terkini
 
Wartawan Korban Penganiyaan Mengklarifikasi terkait Jumpa Pers Pemda Kaur

Emak Emak Militan

Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, Ini Pesan Muhammadiyah DKI Jakarta

Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2