Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Amien Rais
Di Acara Pengukuhan Anies, Amien Rais Sindir Menteri Jokowi yang Pro Reklamasi
2018-02-12 11:07:12
 

Soal Reklamasi, Amien Rais Sebut Menteri Jokowi Pasang Muka Angker.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi senior dari PAN, Amien Rais turut hadir dalam pelantikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai pendekar kehormatan perguruan seni bela diri tapak suci Muhammadiyah. Amien Rais hadir sebagai Dewan Penasihat Perguruan Seni Bela Diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Ketua MPR RI periode 1999 - 2004 Amien Rais menyinggung soal reklamasi yang menjadi isu hangat di DKI Jakarta. Amien menyindir menteri kabinet Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang ingin reklamasi dilanjutkan.

Amien menggambarkan Menteri tersebut sebagai yang memiliki muka menyeramkan saat memyatakan akan tetap melanjutkan proyek reklamasi.

"Kita apresiasi bapak gubernur salah satu isu yang paling menonjol di negeri ini itu adalah apakah Teluk Jakarta lanjut atau ditutup. Beliau (Anies) dengan senyum, dengan tenang ala tapak suci, tak saling gebrak. Itu menteri yang kadang pasang wajah under di TV, saya lupa namanya yang akan meneruskan, kita tunggu sampai ke mana dia. Jawabanya sampai sangat jauh sekali, yaitu ditutup reklamasi itu," kata Amien di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jalan Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat, Minggu (11/2).

Amien berharap reklamasi di teluk Jakarta tidak dilanjutkan. Ketua Majelis Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga menyampaikan pesan kepada siswa perguruan seni bela diri tapak suci Muhammadiyah untuk berani menegakkan kebenaran.

"Yang batil harus bersama-sama kita tutup dengan izin Allah SWT," ujarnya.

"Maka itu jadilah pemberani jangan pengecut. Allahuakbar itu artinya semua kecil. Insyaallah kita sebagai orang beriman seperti lebah yg dimakan bunga yang wangi. Itulah orang beriman dimanapun itu selalu bersih tapi jangan pernah dikhayalkan ada orang mengganggu orang beriman. Lebah yang wangi, lebah yang ramah, lebah yang berguna bagi manusia kalau diganggu akan bangkit dan akan menghabisi penggangu itu," sambungnya.

Dia menyampaikan tiga hal yang harus diingat para siswa.

"Saya akan menyampaikan tiga hal saja. Pertama semboyan dari tapak suci adalah dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah. Sesungguhnya kalau saya boleh menambah dengan iman dan akhlak tentu selain kuat itu juga harus berani karena kebenaran dan keadilan tidak berani dibela kalau setengah berani sehingga lawan melihat si kuat itu kurang kuat karena kurang keberanian," kata Amien.

Kedua, Amien menyebut umat di Indonesia yang kurangnya berani bersikap terhadap kebatilan. Dia ingin para siswa dari perguruan seni bela diri tapak suci Muhammadiyah mencegah adanya hal-hal yang ingin merusak negara.

"Coba lihatlah mereka yang membela LGBT itu keluar dari sarangnya kemudian coba bela mati-matian LGBT. Juga lihat mereka yang ingin bela komunisme ingin PKI bangkit kembali itu keluar dari sarangnya, sangat berani munculkan gagasannya kalau mereka yang coba berani kebatilan saja itu sudah berani, maka kita harus lebih berani lagi," tegasnya.

Terakhir, Amien ingin para siswa meningkatkan kewaspadaan. Dia ingin jika para siswa tapak suci menemukan kejanggalan segera ditangkap dan dibawa ke kantor polisi.

"Nah tugas anak-anak saya tolong lakukan kewaspadaan jadi kalau orang yang melakukan kebatilan, ugal-ugalan tolong tapak suci dikejar sampai ke ujung bumi. Pelaku-pelaku itu kemudian diringkus dibawa kepolisian saya kira mereka yang menghargai kita jadi ketakutan," jelasnya.

Dalam kesempatannya itu, Amien ingin para siswa maupun kader untuk menjadi pribadi yang berani.

"Kata nabi orang beriman itu seperti lebah. Sudah terbukti dulu Ahok keok karena ganggu Al Maidah ayat 51. Jadi para pengganggu saya ingatkan harus berhati-hati," sambung Amien.

Sementara, Gelar Pendekar Kehormatan resmi disandang Anies usai dikukuhkan oleh Ketua Umum Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah Letkol Inf. (purn) M. Afnan Zamhari di kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng.

Mengenakan pakaian kebesaran perguruan, Anies dikukuhkan di depan Dewan Guru dan puluhan murid perguruan dengan terlebih dahulu membacakan ikrar atau sumpah pendekar.

Usai dikukuhkan secara resmi oleh Perguruan Seni Bela Diri Indonesia Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Anies disematkan sabuk hitam sebagai tanda seorang pendekar.(idn/imk/detik/poskotanews/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?

Dhawiya Anak 'Ratu Dangdut' Elvi Sukaesih Ditangkap Tim Ditnarkoba

Jokowi Lupa Perintahkan Menteri Atasi Banjir Jakarta

Menkeu Sri Mulyani: Pemusnahan Terbesar dalam Sejarah Bea dan Cukai

 

  Berita Terkini
 
HNW Sesalkan Teror ke Ulama Padahal Ulama Punya Peran Besar pada Indonesia

PKS 'Ngemis' Posisi Wapres ke Jokowi dan Akan Tinggalkan Gerindra?

Zulhasan Ngopi Bareng 'Buaya Cinta' Bung Hotman Paris di #KopiJohny

Yusril: PBB Minta Bawaslu Mediasi dengan KPU Selesaikan Masalah di Monokwari Selatan

Ancaman Nyata Ke Depan Bersifat Asimetris, Proxy dan Hibrida

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2