Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Samarinda
Diduga Buka di Saat Ramadhan, Karoke Mega Dangdut Izinnya Terancam di Cabut
2017-05-28 03:20:55
 

Tampak petugas saat melakukan pengecekan Karoke Mega Dangdut yang terindikasi tetap dibuka.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Disaat umat muslim seluruh dunia menjalankan puasa Ramadhan, begitu halnya dengan di Samarinda sebagai ibukota provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan surat edaran walikota Samarinda terhadap semua Tempat Hiburan Malam (THM) dinyatakan tutup dari segala bentuk praktek, namun berdasarkan laporan Patroli Polsek kepada Satpol PP, dimana tempat Karoke Mega Dangdut yang lebih dikenal MD yang terletak di Jl. Pelabuhan Samarinda terindikasi tetap dibuka.

Informasi yang diperoleh pewarta BetitaHUKUM.com di TKP sekitar pukul 23.30 Wita Sabtu malam ketika Polsek Samarinda melakukan patroli diketahui beberapa mobil dan sepeda motor parkir depan karoke MD dengan lampu yang menyala dan diduga para tamu pemilik mobil dan pemilik sepeda motor sersebut berada di dalama karoke yang di duga bermain judi dengan pintu karoke yang di gembok dari dalam.

"Saat kami lakukan patroli di ketahui beberapa mobil dan motor yang parkir didepan karoke dengan lampu yang menyala, namun pintu digembok dari dalam yang diduga karokenya buka, jadi kami langsung kontak Satpol PP yang kebetululan sedang melakukan razia ke wilayah Samarinda Seberang," ujar seorang Polisi yang melakukan Patroli.

Pantauan pewarta BeritaHUKUM, sekitar pukul 00.10 Wita pada, Minggu (28/5) datang dan memanggil-manggil yang berada di dalam karoke dengan menggedor gedor pintu, namun tidak ada jawaban, kurang lebih 39 menit berjalan dan disaksikan oleh sang manajer pengelola karoke MD, Satpol PP yang diketuai Heru melakukan bongkar paksa pintu karoke tersebut dengan menggunakan linggis.

Saat pintu karoke terbuka dan jajaran Satpol PP dan aparat Kepolisian Polsek Samarinda Ilir merangsek masuk dan memeriksa seluruh isi ruangan baik lantai dasar, dua dan tiga, semua pelaku diduga kabur dengan melompat lewat jendela belakang lantai dua dan kabur diantara atap gedung yang lain.

Dalam penggrebekan tersebut, beberapa pelaku yang diduga sedang bermain judi kabur lewat pintu belakang, dalam pemeriksaan keberapa sudut ruangan karoke MD petugas mendapatkan satu pasang sandal wanita yang berada di dekat pintu jendela yang digunakan untuk kabur, juga beberapa kartu domino yang dibuang berhamburan dekat pintu jendela bagian belakang, juga satu buah kunci mobil avanza yang tertinggal pemilik di meja lantai dua juga 3 buah badik yang tersimpan dibawah meja, semuanya diamankan Polisi sebagai barang bukti.

Selain sepasang sandal wanita juga kunci mobil dan 3 buah Badik, Polisi juga mengamankan satu buah mobil Kijang Inova KT 378 MP yang diduga milik pelaku yang diduga kabur lewat jendela lantai dua.

Kepala Bidang Penegakan Hukum Satpol PP Heru, mengatakan bahwa setelah dilaporkan oleh Petugas Polsek yang melakukan patroli, pihaknya sedang melakukan razia ke wilayah Samarinda Seberang akhirnya terbagi, karoke MD diduga dibuka dengan bermain judi dan di gembok dari dalam, setelah di bongkar paksa namun hasilnya para pelaku yang diduga bermain judi terindikasi kabur dengan melompat lewat jendela belakang di lantai dua, terang Heru.

"Para pelaku diduga kabur lewat jendela bagian belakang, petugas mengamankan kartu domino serta satu pasang sandal wanita di dekat jendela untuk kabur, kunci mobil Avansa KT 378 MP yang tertinggal di meja lantai dua juga 3 buah badik," ujar Heru.

Ditegaskan Heru bahwa di bulan suci Ramadhan ini tidak dibenarkan untuk membuka tempat hiburan, setelah dilakukan pemeriksaan dan bila karoke MD buka dengan bentuk apapun termasuk judi, maka izinnya akan kita cabut, tegas Heru.

"Dalam penyidikan dan terbukti buka dengan main judi atau apapun maka izinnya kita cabut," ancam Heru.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
SMS Hary Tanoe, Lieus: Keresahan Tokoh terhadap Kondisi Penegakan Hukum di Tanah Air

Tempat Ahok Bukan di Mako Brimob, Namanya Juga Lapas Mana ada yang Kondusif dan Nyaman

Polisi Menangkap 7 Tersangka Kasus Perampok Modus Gembos Ban di SPBU Daan Mogot

Kronologi OTT Kasus Suap Gubernur Bengkulu dan Istri, KPK Sita Rp 1 M

 

  Berita Terkini
 
SMS Hary Tanoe, Lieus: Keresahan Tokoh terhadap Kondisi Penegakan Hukum di Tanah Air

AKBP Tatan Dirsan Layak Ditiru, Hujan Deras dan Banjir Dilalui Demi Tugas pada Malam Takbiran

Valentino Rossi Juara MotoGP Assen

Hacker Berulah, Microsoft Kebobolan Data Rahasia Besar

Haedar Nashir: Mengajak Orang untuk Menyelamatkan Bangsa Itu Musuhnya Berat

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2