Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Tambang
Diduga Belum Kantongi Izin, Bareskrim Datangi Lokasi Pertambangan PT Geo Dipa Energi
2018-12-05 17:06:38
 

Diduga belum kantongi Izin, Tim Bareskrim Polri datangi lokasi Pertambangan PT Geo Dipa Energi.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Terkait dugaan adanya kegiatan pertambangan yang disinyalir belum mengantongi dokumen resmi soal perizinan yang dilaporkan PT Bumi Gas Energi (BGE), Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri menerjunkan tim penyidik ke lokasi pertambangan panas bumi di daerah Dieng, Jawa Tengah dan Patuha, Jawa Barat.

"Berapa anggotanya, yang jelas ada anggota yang kami tugaskan ke sana (Dieng - Patuha)," ujar Wakil Direktur Dittipideksus Bareskrim Polri Kombes Daniel Tahi Monang Silitonga kepada wartawan, Rabu (5/12).

Daniel mengatakan, kedatangan penyidik ke lokasi pertambangan tersebut yang telah dilaksanakan pada akhir November 2018, bertujuan untuk mengumpulkan bahan keterangan berupa data dan foto pada beberapa titik di lokasi.

"Ya tindakan bagian penyelidikan dilakukan cek, datangi (TKP), konfirmasi, ambil gambar dan sebagainya," ujarnya.

Penyidik, kata Daniel, masih terus melakukan pendalaman terhadap perkara yang melibatkan PT Geo Dipa Energi (GDE) atas laporan PT Bumi Gas Energi (BGE).

Dijelaskannya, tidak menutup kemungkinan bahwa pihaknya akan kembali mendatangi lokasi pertambangan tersebut untuk lebih mendalami ada atau tidaknya unsur tindak pidana yang dilakukan oleh PT Geo Dipa Energi (GDE).

"Lihat dulu hasilnya, kalau ada (pelanggaran) perlu untuk kembali ke sana ya mungkin dicek lagi ke sana," kata dia.

Dia juga memastikan bahwa anggotanya akan bekerja secara obyektif berdasarkan ketentuan yang berlaku. "Kamu (wartawan) harus catat itu, karena itu perusahaan negara BUMN. Kita harus lihat di situ," paparnya.

Sejauh ini, Bareskrim belum menetapkan tersangka dalam dugaan pertambangan tanpa izin di Dieng - Patuha. "Kami luruskan rampungkan tindakan itu benar atau tidak adanya penyelewengan," ucapnya.

Sebelumnya, kuasa hukum PT Bumi Gas Energi, Bambang Siswanto, telah melaporkan tiga orang dalam perkara ini antara lain Praktimia Semiawan (PS), Hidekatsu Mizhusima (HM) dan Hisahiro Takeuchi (HT) pada 18 Juli 2016.

Laporan tersebut tertulis dalam tanda bukti lapor Nomor:TBL/502/VII/2016/Bareskrim dengan perkara dugaan tindak pidana melakukan kegiatan usaha pertambangan panas bumi tanpa izin sebagaimana dimaksud Pasal 35 UU Nomor 27 Tahun 2003 tentang panas bumi.(bh/mos)



 

 
   Berita Terkait > Tambang
 
  PERKHAPPI Resmi Menjadi Wadah Konsultan Hukum Pertambangan
  Indonesia Menang Mutlak Atas Perkara Gugatan Churchill Mining Plc dan Planet Mining Pty Ltd
  Aksi Demo Pertambangan PT HRB dan BIB Tertahan, Pihak Manajemen akan Beri Solusi
  Harus Ada Solusi Hadapi Masifnya Penambangan Liar
  Upaya Pemulihan Lahan Pasca Tambang Dipertanyakan
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

5 Mantan Danjen Kopassus Siap Pimpin Aksi Demo 22 Mei 2019 Mendatang

Resmob PMJ Menangkap Wanita Pengemar Game Mobile Legend yang Bobol Bank Rp1,85 M

BPN Menang 2 Gugatan di Bawaslu: Bukti Konstitusional, Bukan Makar

 

  Berita Terkini
 
Wartawan Korban Penganiyaan Mengklarifikasi terkait Jumpa Pers Pemda Kaur

Emak Emak Militan

Soal Gerakan Kedaulatan Rakyat 22 Mei, Ini Pesan Muhammadiyah DKI Jakarta

Hanura Bambu Apus Sesalkan Penyataan OSO Tuding Wiranto Penyebab Terpuruknya Partai

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2