Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
DPO
Diduga Menipu, Abdullah Nizar Assegaf alias ANA Jadi DPO
2020-11-03 15:19:17
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Berkas perkara tersangka (Tsk) Abdullah Nizar Assegaf alias ANA, telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Jakarta Utara. Namun kasusnya belum jua disidangkan, karena Tsk ANA yang diduga telah menipu Deepak Rupo Chugani sebagai korban sebesar Rp.4 miliar itu, hingga kini tak jelas dimana rimbanya.

Oleh sebab itulah, penyidik dari Polres Jakarta Utara menyatakan ANA sebagai Buronan, dengan menerbitkan Surat Daftar Pencarian Orang (DPO) pada bulan September 2019 lalu. Karena sebelumnya, Kepala Seksi tindak pidana umum Kejaksaan Negeri Jakarta Utara, Satria Irawan SH MH, telah melayangkan surat kepada Kapolres Jakut berdasarkan berkas perkara No: B-959/M 1.11/Epp.1/07/2019 tanggal 31 Juli 2019.

Surat DPO

Terkait hal itu, pihak penyidik dari Polres Jakarta Utara mengakui, bahwa pihaknya telah menerbitkan surat DPO atas nama Abdullah Nizar Assegaf alias ANA. Berdasarkan surat DPO itulah, kami juga masih mencarinya dan sudah menyebarkan surat DPO tersebut ke semua instansi terkait, di seluruh Indonesia.

"Benar kami telah menerbitkan surat DPO atas nama Abdullah Nizar Assegaf. Sampai saat ini kami juga masih mencarinya" kata salah seorang pentinggi polri yang tidak berkenan disebutkan namanya, kepada pewarta BeritaHUKUM.com di Polres Jakarta Utara pada, Senin (2/11).

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya dari kepolisian akan mengerahkan segala daya dan upaya untuk segera meringkusnya. Kendati demikian ia belum bisa menjelaskan secara terperinci perkembangan kasus tersebut, karena baru sepekan dia menjabat di Polres Jakut itu.

Siap Sedia

Sedangkan menurut Kepala seksie bidang pidana umum Kejari Jakut, Satria Irawan SH MH, saat dikonfirmasi via Whatsapp menyatakan bahwa pihaknya selalu siap sedia menerima Tsk ANA. Kapanpun apabila penyidik Polres Jakut menyerahkan tsk ANa tersebut, beserta barang buktinya.

"Kami akan terima tersangka dan barang bukti untuk disidangkan jika penyidik polri menyerahkannya," ucap Satria melalui sambungan telepon Whatsapp kepada wartawan, pada Senin (2/11).

Kendati demikian, beredar kabar bahwa Tsk ANA itu merupakan mantan warga binaan Rutan Madaeng Surabaya. Konon kabarnya dia sempat menjalani hukuman selama 8 hiingga 9 bulan penjara.(bh/ams)



 
   Berita Terkait > DPO
 
  Dalam Waktu Bersamaan, Tim Tabur Kejaksaan Berhasil Tangkap 2 Orang Buronan
  Tim Tabur Kejaksaan Sumatra Utara Tangkap Buronan Penjual Pizza
  Tim Tabur Berhasil Tangkap DPO Kejari Jakpus di Jawa Tengah
  Diduga Menipu, Abdullah Nizar Assegaf alias ANA Jadi DPO
  Belum Sebulan Dipenjara, MA Sudah Bebaskan WN Amerika, Dalton Ichiro Tanonaka
 
ads1

  Berita Utama
Syekh Ali Jaber Wafat, Sempat Berjuang Lawan Covid-19 Hingga Hasilnya Negatif dan Lalu Masuk ICU

Haedar Nashir: Waspada Terhadap Covid-19 adalah Bentuk Ketaqwaan

SBY Minta Pemerintah Kendalikan Defisit APBN, Jangan Berlindung di Balik UU

Diviralkan dr Tirta dan Dilaporkan PT BF, 3 Pemalsu Hasil Swab PCR Covid-19 Ini Akhirnya Dibekuk Polisi

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sebanyak 42 Orang Meninggal Dunia Akibat Gempa 6,2 SR di Sulawesi Barat

Vaksinasi Mandiri Bisa Jadi Alternatif Percepat Vaksinasi Nasional

DPD SPRI Riau Sukses Gelar Seminar 'Hapus Praktik Monopoli Belanja Iklan di Media'

Kepala BP2MI Siap Mundur Jika Perban No 9/2020 Tidak Berjalan

Pernyataan PP Muhammadiyah tentang Pelaksanaan Program Vaksinasi

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2