Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Komisi III
Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
2018-10-15 22:39:29
 

Penembakan Gedung DPR, tampak kaca gedung DPR RI yang pecak terkena peluru.(Foto: twitter)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi III DPR RI Wenny Warouw diduga mendapati peluru yang menyasar ke ruang kerjanya, di Gedung Nusantara I DPR RI lantai 16. Bahkan, peluru itu hampir mengenai tamunya. Ia pun menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada pihak Kepolisian untuk mengungkap fakta dibalik penembakan yang hampir mengenai tamu nya itu.

"Biarkan reserse yang membuktikan. Mudah-mudahan proyektil yang di lantai 16 dan 13 ketemu, bisa dilacak itu sniper dari jenis senjata apa? Serta pemilik sniper-nya. Di negara ini kan hanya beberapa orang saja atau beberapa satuan saja yang memiliki sniper," terang Wenny kepada awak media di ruang kerjanya, Gedung Nusantara I DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (15/10).

Bila melihat dari lobang tembakan yang sempurna saat menembus kaca, Wenny berkeyakinan peluru tersebut berasal dari sniper. Walaupun dari jarak lima ribu meter, proyektil yang keluar dari moncong senjata sniper masih bisa menembus dinding atau kaca dengan sempurna.

"Karena dari Perbakin juga sudah melihat perkenaan dan tembusan kaca serta tembusan ke plafonnya itu sempurna banget. Jadi betul-betul tembakan yang profesional," ungkap legislator Partai Gerindra itu.

Wenny mengisahkan, penembakan itu terjadi saat ia menerima tamu di ruang kerjanya tepat pada pukul 14.35 WIB. "Jadi kami bertiga di situ, kemudian dua hingga tiga menit, kaca meledak, dan dilihat ada plafon yang bocor. Saya langsung tiarap, terjadi sangat singkat," tutur Wenny.

"Sesudah itu kita lihat situasinya, (peluru melesat) kira-kira 10 cm dari kepala tamu saya. Dari kemiringan lubang yang menembus kaca, diperkirakan peluru datang dari arah jalan Palmerah," analisa Wenny.

Wenny sendiri tidak mau mengaitkan kejadian ini dengan kondisi politik dalam negeri. Ia menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian untuk mengungkap faktanya.

Selain itu, pada waktu yang hampir bersamaan, ruang kerja Anggota Komisi III DPR RI Bambang Harry Purnama juga mengalami kejadian serupa. Peluru diduga nyasar tersebut menembus kerudung dan nyaris mengenai kepala Staf Ahli Bambang Harry yang sedang berada di ruangannya.(es/sf/DPR/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Komisi III
 
  Komisi III Telusuri Insiden Pembakaran Polsek Bendahara
  Diduga Peluru Nyasar, Wenny Warow Serahkan Penyelidikan pada Polisi
  Komisi III Kaji Pelanggaran Hukum Pembangunan di Taman Nasional Komodo
  Komisi III DPR Gelar Rapat Gabungan dengan KPK, Polri, Kejagung dan Kemenkum HAM
  Sejumlah Masalah Aktual Dibahas Komisi III dengan Kapolri
 
ads

  Berita Utama
KPK OTT Direktur BUMN Krakatau Steel, Jokowi Gagal Kelola BUMN yang Bersih dari Korupsi dan Suap

Polisi Menangkap 9 Tersangka Sindikat Pemalsu Materai yang Dijual Online

KPK Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Suap Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama

Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru

 

  Berita Terkini
 
Jokowi Dihukum, Survey Diragukan

FKUB Banten Imbau Masyarakat Sukseskan Pemilu Damai

ISIS Dinyatakan Kalah Setelah Pasukan Koalisi Rebut Pertahanan Terakhir

Polri Gelar Acara PINTER Serentak di 34 Polda Jajaran Pecahkan Rekor MURI

Aksi Demo Pertambangan PT HRB dan BIB Tertahan, Pihak Manajemen akan Beri Solusi

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2