BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Din Syamsuddin Terpilih Lagi Sebagai Presiden ACRP
KOREA, Berita HUKUM - Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof. Dr. Din Syamsuddin yang juga Ketua Umum Majel

Polisi dan Narkoba: Butuh Evaluasi Total
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepolisian Republik Indonesia harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap p

PN Lhoksukon Lantik 45 Anggota DPRK Aceh Utara yang Baru
ACEH, Berita HUKUM - Sebanyak 45 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara periode

Marzuki Alie Yakin PDIP Konsisten BBM Tidak Naik
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua DPR RI Marzuki Alie yakin dengan konsistensi sikap PDI Perjuangan untu

Ratu Atut Divonis 4 Tahun Penjara, KPK akan Ajukan Banding?
JAKARTA, Berita HUKUM - Ratu Atut Chosiyah Gubernur Banten nonaktif ahirnya divonis dengan hukuman 4

Ini Kriteria Dirut Pertamina Pengganti Karen yang Diusulkan Hipmi
JAKARTA, Berita HUKUM - Karen Agustiawan menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama PT

Anggaran Pelantikan Anggota DPRK Aceh Timur 2014-2019 Terselubung
ACEH, Berita HUKUM - Atas nama Gubernur Aceh Ketua Pengadilan Negeri Idi Rayeuk, Nani Sukmawati, SH

Memetik Hikmah dari 'Indonesia Menggugat'
JAKARTA, Berita HUKUM - Di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Mr. Siegenbeek van Heukelom, Soekarno

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Din Syamsuddin Terpilih Lagi Sebagai Presiden ACRP
Polisi dan Narkoba: Butuh Evaluasi Total
PN Lhoksukon Lantik 45 Anggota DPRK Aceh Utara yang Baru
Marzuki Alie Yakin PDIP Konsisten BBM Tidak Naik
Ratu Atut Divonis 4 Tahun Penjara, KPK akan Ajukan Banding?
Ini Kriteria Dirut Pertamina Pengganti Karen yang Diusulkan Hipmi

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
PN Lhoksukon Lantik 45 Anggota DPRK Aceh Utara yang Baru
Anggaran Pelantikan Anggota DPRK Aceh Timur 2014-2019 Terselubung
Mantan Dekan Fahutan Unmul Merasa Pemberitaan Media Menyudutkannya
Rektor UGM: Prof. Suhardi Sosok Yang Bersahaja dan Merakyat
BMKG: Musim Hujan Diprediksi pada Bulan Oktober-November 2014
Mantan Kepala Badan Pertanahan Jadi Tersangka Korupsi

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Pembunuhan
Dipancing Pesta Sabu, Teman Dibunuh dan Dirampok
Tuesday 10 Sep 2013 12:04:09
 
Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: google)
ACEH TAMIANG, Berita HUKUM - Niat pesta sabu tiga sekawan malah berujung maut. Pasalnya, dua tersangka nekat membantai temannya sendiri hanya karena ingin menguasai sepeda motor korban.

Mayat lalu dibiarkan terkapar di perkebunan sawit PT Bahari Lestari, Aceh Tamiang dengan luka bacok di tubuhnya. Bahkan pelaku ternyata masih berstatus pelajar, kini ditahan aparat kepolisian

Dua tersangka sadis itu adalah Saw (16) dan Jam (16), keduanya merupakan warga Blok 6 Tangsi Lama kecamatan Seruway, kabupaten Aceh Tamiang dan asal Lubuk Pakam, kecamatan Bendahara, Atam.

Sedangkan korban yakni Andre Yogi Fananda (16) penduduk Dusun Harapan Jaya, Kampung Tangsui Lama, Kec. Seruway, Aceh Tamiang.

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh (Grup JPNN), Senin (9/9) siang, bahwa ketiga sekawan itu awalnya berkumpul, setelah dihubungi korban. Mereka berniat untuk berpesta sabu di Perkebunan kelapa Sawit PT Bahari, Kp. Cinta Raja Kec. Bendahara Aceh Tamiang. Selanjutnya ketiga orang ini lantas menuju lokasi, menaiki Honda Beat BL 2149 XU milik korban.

Andre menurut lantaran kedua temannya yang ternyata sudah merencanakan perampokan, menyebut bandar sabu akan menjumpai mereka di TKP. Tanpa curiga lalu berangkat bersama-sama dengan berbonceng tiga. Setiba di perkebunan sepi, pada 24 Agustus lalu sekira pukul 01.00 WIB, maka tersangka dan korban turun.

Tanpa diduga Jam mencabut parang dari balik baju, yang sudah dipersiapkan dari rumah lalu membacok leher belakang Andre hingga tersungkur. Mendapat serangan tiba-tiba, remaja ini tak bisa mengelak dan ambruk bersimbah darah.

Menyaksikan targetnya tewas, kedua pelajar sadis tersebut buru-buru kabur membawa sepeda motor. Dan tak lupa membuang parang sebagai barang bukti tak jauh dari lokasi insiden maut tersebut. Kenderaan ini diboyong ke Idi Rayuek serta dijual seharga Rp 2,3 juta.

Terungkapnya kasus kemarin karena ada saksi melihat ketiganya pernah bersama, sebelum pembunuhan terjadi. Berdasarkan keterangan sumber, polisi melakukan penyelidikan dan pelacakan. HIngga akhirnya memeriksa tersangka mengakui seluruh perbuatannya.

"Untuk semetara Jam dan Saw sudah mendekam di balik terali besi. Sedangkan mayat dahulu ditemukan oleh wargta sekitar yang hendak menuju perkebunan sawit dalam kondisi membusuk," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh tamiang Iptu Benny Cahyadi, seperti dikutip dari jpnn.com.(urd/jpn/bhc/rby)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Pembunuhan

Pelaku Pembunuh Pengusaha Catering Dibekuk di Banten
Tikam dan Bakar Pria Gay, 3 Warga Rusia Dibui 9-12 Tahun
Ibu Nurpiah: Kenapa Pelaku Pembunuhan Anak Saya Dilepas
Pengusaha Ketering di Temukan Tewas Dengan 16 Luka Tusukan
Dipicu Selingkuh, Istri Dalangi Pembunuhan Suami
Pembunuh Tewas Digorok Keris di Suramadu
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com