Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Keadaan Darurat PBB untuk Banjir di Gaza
GAZA, Berita HUKUM - PBB menyatakan keadaan darurat di Jalur Gaza setelah hujan deras selama dua har

Teater Pelajar Suntikkan Pesan Antikorupsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Ada 10 teater yang tampil dalam tiga hari helatan Festival Antikorupsi 2014

Keputusan Politik Eropa untuk Pemisahan Bisnis Google
JERMAN, Berita HUKUM - Parlemen Eropa memutuskan untuk mendukung pemisahan bisnis Google sebagai tan

Munas APSI: Berharap Penuh Siap Bersaing dengan Advokat Asing
JAKARTA, Berita HUKUM - Asosiasi Pengacara Syariah Indonesia (APSI) dalam acara Musyawarah Nasional

Penganugerahan Film Festival IFFSRV dalam Rangka Hari Toleransi Sedunia
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka Hari Toleransi Sedunia, International Film Festival for Spiritu

Kerjasama Multipihak, BNPB Luncurkan Buku Infografis Provinsi
JAKARTA, Berita HUKUM - Kerjasama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dengan Badan Pusat St

Rencana Impor Sapi Lukai Para Peternak
JAKARTA, Berita HUKUM - Rencana Presiden Joko Widodo mengimpor 264 ribu ekor sapi dari Australia pad

YouTube Didesak Cabut Lagu John Lennon
LOS ANGELES, Berita HUKUM - Irving Azoff, seorang taipan industri musik global, berupaya menarik lag

   

  Berita Terkini >>
   
Keadaan Darurat PBB untuk Banjir di Gaza
Teater Pelajar Suntikkan Pesan Antikorupsi
Keputusan Politik Eropa untuk Pemisahan Bisnis Google
Munas APSI: Berharap Penuh Siap Bersaing dengan Advokat Asing
Penganugerahan Film Festival IFFSRV dalam Rangka Hari Toleransi Sedunia
Kerjasama Multipihak, BNPB Luncurkan Buku Infografis Provinsi

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Munas APSI: Berharap Penuh Siap Bersaing dengan Advokat Asing
Penganugerahan Film Festival IFFSRV dalam Rangka Hari Toleransi Sedunia
Kerjasama Multipihak, BNPB Luncurkan Buku Infografis Provinsi
Pelengseran Ical, Bamsoet: Itu Lucu-lucuan Saja
Jelang Pertemuan OPEC, Harga Minyak Turun Lagi
Theo Ketok Palu, Agung Laksono Tolak Hasil Rapat Pleno dan Deklarasi Presidium

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Pembunuhan
Dipancing Pesta Sabu, Teman Dibunuh dan Dirampok
Tuesday 10 Sep 2013 12:04:09
 
Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: google)
ACEH TAMIANG, Berita HUKUM - Niat pesta sabu tiga sekawan malah berujung maut. Pasalnya, dua tersangka nekat membantai temannya sendiri hanya karena ingin menguasai sepeda motor korban.

Mayat lalu dibiarkan terkapar di perkebunan sawit PT Bahari Lestari, Aceh Tamiang dengan luka bacok di tubuhnya. Bahkan pelaku ternyata masih berstatus pelajar, kini ditahan aparat kepolisian

Dua tersangka sadis itu adalah Saw (16) dan Jam (16), keduanya merupakan warga Blok 6 Tangsi Lama kecamatan Seruway, kabupaten Aceh Tamiang dan asal Lubuk Pakam, kecamatan Bendahara, Atam.

Sedangkan korban yakni Andre Yogi Fananda (16) penduduk Dusun Harapan Jaya, Kampung Tangsui Lama, Kec. Seruway, Aceh Tamiang.

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh (Grup JPNN), Senin (9/9) siang, bahwa ketiga sekawan itu awalnya berkumpul, setelah dihubungi korban. Mereka berniat untuk berpesta sabu di Perkebunan kelapa Sawit PT Bahari, Kp. Cinta Raja Kec. Bendahara Aceh Tamiang. Selanjutnya ketiga orang ini lantas menuju lokasi, menaiki Honda Beat BL 2149 XU milik korban.

Andre menurut lantaran kedua temannya yang ternyata sudah merencanakan perampokan, menyebut bandar sabu akan menjumpai mereka di TKP. Tanpa curiga lalu berangkat bersama-sama dengan berbonceng tiga. Setiba di perkebunan sepi, pada 24 Agustus lalu sekira pukul 01.00 WIB, maka tersangka dan korban turun.

Tanpa diduga Jam mencabut parang dari balik baju, yang sudah dipersiapkan dari rumah lalu membacok leher belakang Andre hingga tersungkur. Mendapat serangan tiba-tiba, remaja ini tak bisa mengelak dan ambruk bersimbah darah.

Menyaksikan targetnya tewas, kedua pelajar sadis tersebut buru-buru kabur membawa sepeda motor. Dan tak lupa membuang parang sebagai barang bukti tak jauh dari lokasi insiden maut tersebut. Kenderaan ini diboyong ke Idi Rayuek serta dijual seharga Rp 2,3 juta.

Terungkapnya kasus kemarin karena ada saksi melihat ketiganya pernah bersama, sebelum pembunuhan terjadi. Berdasarkan keterangan sumber, polisi melakukan penyelidikan dan pelacakan. HIngga akhirnya memeriksa tersangka mengakui seluruh perbuatannya.

"Untuk semetara Jam dan Saw sudah mendekam di balik terali besi. Sedangkan mayat dahulu ditemukan oleh wargta sekitar yang hendak menuju perkebunan sawit dalam kondisi membusuk," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh tamiang Iptu Benny Cahyadi, seperti dikutip dari jpnn.com.(urd/jpn/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Pembunuhan

Pelaku Pembunuh Pengusaha Catering Dibekuk di Banten
Tikam dan Bakar Pria Gay, 3 Warga Rusia Dibui 9-12 Tahun
Ibu Nurpiah: Kenapa Pelaku Pembunuhan Anak Saya Dilepas
Pengusaha Ketering di Temukan Tewas Dengan 16 Luka Tusukan
Dipicu Selingkuh, Istri Dalangi Pembunuhan Suami
Pembunuh Tewas Digorok Keris di Suramadu
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com