Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Soal Bendera Aceh, Tgk Muharuddin: Tetap Bintang Bulan
ACEH, Berita HUKUM - Pemerintah pusat masih menolak bendera bulan bintang sebagai bendera Aceh, Ketu

Pengumuman Layanan Kas Uang Rupiah Khusus Bersambung Rp100.000 TE 2014
JAKARTA. Berita HUKUM - Dalam rangka pengembangan numismatika di Indonesia sebagaimana tertuang dala

Pawai Gajah Meriahkan HUT Ke 58 Tahun Kabupaten Aceh Timur
ACEH, Berita HUKUM - Enam ekor gajah dari pusat pelatihan gajah (PPG) Sare ikut pawai Karnaval untuk

Panglima TNI Tutup Dikreg XLI Sesko TNI TA. 2014
BANDUNG, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko bertindak selaku Inspektur Upacara p

Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi dan HAM
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi III DPR RI menyoroti kasus Korupsi dan Hak Asasi Manusia (HAM), dikar

Proxy Asing Peluang, Tantangan dan Harapan MEA 2015
JAKARTA, Berita HUKUM - Indonesia dan negara-negara di wilayah Asia Tenggara membentuk sebuah kawasa

Lewis Hamilton Juara Dunia Formula I Kedua Kalinya
ABU DHABI, Berita HUKUM - "Uhuuuu! Juara Dunia! O, Tuhan, saya tak bisa mempercayainya! Terima kasih

Dahlan Rais: Jadilah Politisi dan Kembalilah ke Muhammadiyah
PADANG, Berita HUKUM - Kebanggan Muhammadiyah terhadap kadernya yang terjun di ranah politik tersamp

   

  Berita Terkini >>
   
Soal Bendera Aceh, Tgk Muharuddin: Tetap Bintang Bulan
Pengumuman Layanan Kas Uang Rupiah Khusus Bersambung Rp100.000 TE 2014
Pawai Gajah Meriahkan HUT Ke 58 Tahun Kabupaten Aceh Timur
Panglima TNI Tutup Dikreg XLI Sesko TNI TA. 2014
Komisi III DPR Soroti Kasus Korupsi dan HAM
Proxy Asing Peluang, Tantangan dan Harapan MEA 2015

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Soal Bendera Aceh, Tgk Muharuddin: Tetap Bintang Bulan
Proxy Asing Peluang, Tantangan dan Harapan MEA 2015
Dahlan Rais: Jadilah Politisi dan Kembalilah ke Muhammadiyah
Kajati DKI Sebut Tiga Berkas Pidana Terkait Aksi FPI Versus Ahok dalam Tahap Kajian
Batan dan Kommun Berbagi Resep agar Energi Nuklir jadi Idola
UU Ketenaganukliran Salah Satu Sebab Indonesia Krisis Radioisotop

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Pembunuhan
Dipancing Pesta Sabu, Teman Dibunuh dan Dirampok
Tuesday 10 Sep 2013 12:04:09
 
Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: google)
ACEH TAMIANG, Berita HUKUM - Niat pesta sabu tiga sekawan malah berujung maut. Pasalnya, dua tersangka nekat membantai temannya sendiri hanya karena ingin menguasai sepeda motor korban.

Mayat lalu dibiarkan terkapar di perkebunan sawit PT Bahari Lestari, Aceh Tamiang dengan luka bacok di tubuhnya. Bahkan pelaku ternyata masih berstatus pelajar, kini ditahan aparat kepolisian

Dua tersangka sadis itu adalah Saw (16) dan Jam (16), keduanya merupakan warga Blok 6 Tangsi Lama kecamatan Seruway, kabupaten Aceh Tamiang dan asal Lubuk Pakam, kecamatan Bendahara, Atam.

Sedangkan korban yakni Andre Yogi Fananda (16) penduduk Dusun Harapan Jaya, Kampung Tangsui Lama, Kec. Seruway, Aceh Tamiang.

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh (Grup JPNN), Senin (9/9) siang, bahwa ketiga sekawan itu awalnya berkumpul, setelah dihubungi korban. Mereka berniat untuk berpesta sabu di Perkebunan kelapa Sawit PT Bahari, Kp. Cinta Raja Kec. Bendahara Aceh Tamiang. Selanjutnya ketiga orang ini lantas menuju lokasi, menaiki Honda Beat BL 2149 XU milik korban.

Andre menurut lantaran kedua temannya yang ternyata sudah merencanakan perampokan, menyebut bandar sabu akan menjumpai mereka di TKP. Tanpa curiga lalu berangkat bersama-sama dengan berbonceng tiga. Setiba di perkebunan sepi, pada 24 Agustus lalu sekira pukul 01.00 WIB, maka tersangka dan korban turun.

Tanpa diduga Jam mencabut parang dari balik baju, yang sudah dipersiapkan dari rumah lalu membacok leher belakang Andre hingga tersungkur. Mendapat serangan tiba-tiba, remaja ini tak bisa mengelak dan ambruk bersimbah darah.

Menyaksikan targetnya tewas, kedua pelajar sadis tersebut buru-buru kabur membawa sepeda motor. Dan tak lupa membuang parang sebagai barang bukti tak jauh dari lokasi insiden maut tersebut. Kenderaan ini diboyong ke Idi Rayuek serta dijual seharga Rp 2,3 juta.

Terungkapnya kasus kemarin karena ada saksi melihat ketiganya pernah bersama, sebelum pembunuhan terjadi. Berdasarkan keterangan sumber, polisi melakukan penyelidikan dan pelacakan. HIngga akhirnya memeriksa tersangka mengakui seluruh perbuatannya.

"Untuk semetara Jam dan Saw sudah mendekam di balik terali besi. Sedangkan mayat dahulu ditemukan oleh wargta sekitar yang hendak menuju perkebunan sawit dalam kondisi membusuk," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh tamiang Iptu Benny Cahyadi, seperti dikutip dari jpnn.com.(urd/jpn/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Pembunuhan

Pelaku Pembunuh Pengusaha Catering Dibekuk di Banten
Tikam dan Bakar Pria Gay, 3 Warga Rusia Dibui 9-12 Tahun
Ibu Nurpiah: Kenapa Pelaku Pembunuhan Anak Saya Dilepas
Pengusaha Ketering di Temukan Tewas Dengan 16 Luka Tusukan
Dipicu Selingkuh, Istri Dalangi Pembunuhan Suami
Pembunuh Tewas Digorok Keris di Suramadu
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com