Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Aturan Haji Sekali Demi Keadilan
JAKARTA, Berita HUKUM - Pemberlakukan menunaikan ibadah haji sekali dalam seumur hidup untuk keadila

#TolakHukumanMati: Politik Hukuman Mati Politik Pencitraan Jokowi
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi unjukrasa dilakukan dibawah naungan Aliansi masyarakat Sipil yang menun

Dituding Bermain Proyek, Kepala Dinas PU Kaltim 'No Comment'
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ir. H.M. Ta

Protes Berubah Rusuh, Kota Baltimore dalam Kondisi Darurat
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Aparat Amerika Serikat memberlakukan jam malam di Kota Baltimore men

Mobil Kesayangan Paul Walker di 'FAST & FURIOUS' Bakal Dilelang
LOS ANGELES, Berita HUKUM - Ada kabar gembira buat para penggemar franchise film balapan yang paling

PM Korea Selatan Resmi Mundur karena Skandal Suap
KOREA SELATAN, Berita HUKUM - Presiden Korea Selatan, Park Geun-hye, telah menerima pengunduran diri

Pidato Raja Jordan Tentang Islam Gemparkan Parlemen Eropa
JENEWA, Berita HUKUM - Raja Yordania, Abdullah bi Al-Husein (Abdullah II) menyampaikan pidato tentan

Perubahan Iklim, Merubah Ancaman Jadi Tantangan
BANDUNG, Berita HUKUM - Menurut Kepala BMKG Dr. Andi Eka Sakya, M.Eng, ancaman dan dampak negatif pe

   

  Berita Terkini >>
   
Aturan Haji Sekali Demi Keadilan
#TolakHukumanMati: Politik Hukuman Mati Politik Pencitraan Jokowi
Dituding Bermain Proyek, Kepala Dinas PU Kaltim 'No Comment'
Protes Berubah Rusuh, Kota Baltimore dalam Kondisi Darurat
Mobil Kesayangan Paul Walker di 'FAST & FURIOUS' Bakal Dilelang
PM Korea Selatan Resmi Mundur karena Skandal Suap

Untitled Document



  Berita Utama >
   
#TolakHukumanMati: Politik Hukuman Mati Politik Pencitraan Jokowi
Dituding Bermain Proyek, Kepala Dinas PU Kaltim 'No Comment'
Pidato Raja Jordan Tentang Islam Gemparkan Parlemen Eropa
Terkait Sengketa Gedung Cawang Kencana, Vivi: Dimana Letak Keadilan Hukum!
Polsek Limun Surolangun Jambi Dibakar Massa Akibat Hasutan Pengedar Narkoba
SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Pembunuhan
Dipancing Pesta Sabu, Teman Dibunuh dan Dirampok
Tuesday 10 Sep 2013 12:04:09
 
Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: google)
ACEH TAMIANG, Berita HUKUM - Niat pesta sabu tiga sekawan malah berujung maut. Pasalnya, dua tersangka nekat membantai temannya sendiri hanya karena ingin menguasai sepeda motor korban.

Mayat lalu dibiarkan terkapar di perkebunan sawit PT Bahari Lestari, Aceh Tamiang dengan luka bacok di tubuhnya. Bahkan pelaku ternyata masih berstatus pelajar, kini ditahan aparat kepolisian

Dua tersangka sadis itu adalah Saw (16) dan Jam (16), keduanya merupakan warga Blok 6 Tangsi Lama kecamatan Seruway, kabupaten Aceh Tamiang dan asal Lubuk Pakam, kecamatan Bendahara, Atam.

Sedangkan korban yakni Andre Yogi Fananda (16) penduduk Dusun Harapan Jaya, Kampung Tangsui Lama, Kec. Seruway, Aceh Tamiang.

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh (Grup JPNN), Senin (9/9) siang, bahwa ketiga sekawan itu awalnya berkumpul, setelah dihubungi korban. Mereka berniat untuk berpesta sabu di Perkebunan kelapa Sawit PT Bahari, Kp. Cinta Raja Kec. Bendahara Aceh Tamiang. Selanjutnya ketiga orang ini lantas menuju lokasi, menaiki Honda Beat BL 2149 XU milik korban.

Andre menurut lantaran kedua temannya yang ternyata sudah merencanakan perampokan, menyebut bandar sabu akan menjumpai mereka di TKP. Tanpa curiga lalu berangkat bersama-sama dengan berbonceng tiga. Setiba di perkebunan sepi, pada 24 Agustus lalu sekira pukul 01.00 WIB, maka tersangka dan korban turun.

Tanpa diduga Jam mencabut parang dari balik baju, yang sudah dipersiapkan dari rumah lalu membacok leher belakang Andre hingga tersungkur. Mendapat serangan tiba-tiba, remaja ini tak bisa mengelak dan ambruk bersimbah darah.

Menyaksikan targetnya tewas, kedua pelajar sadis tersebut buru-buru kabur membawa sepeda motor. Dan tak lupa membuang parang sebagai barang bukti tak jauh dari lokasi insiden maut tersebut. Kenderaan ini diboyong ke Idi Rayuek serta dijual seharga Rp 2,3 juta.

Terungkapnya kasus kemarin karena ada saksi melihat ketiganya pernah bersama, sebelum pembunuhan terjadi. Berdasarkan keterangan sumber, polisi melakukan penyelidikan dan pelacakan. HIngga akhirnya memeriksa tersangka mengakui seluruh perbuatannya.

"Untuk semetara Jam dan Saw sudah mendekam di balik terali besi. Sedangkan mayat dahulu ditemukan oleh wargta sekitar yang hendak menuju perkebunan sawit dalam kondisi membusuk," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh tamiang Iptu Benny Cahyadi, seperti dikutip dari jpnn.com.(urd/jpn/bhc/rby)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Pembunuhan

Pelaku Pembunuhan Karyawati Bank Dibekuk Polres Jakpus dalam Tempo Singkat
Hasyim Muzadi: Usut Tuntas Penembakan Aktivis Bangkalan
Pelaku Pembunuh Pengusaha Catering Dibekuk di Banten
Tikam dan Bakar Pria Gay, 3 Warga Rusia Dibui 9-12 Tahun
Ibu Nurpiah: Kenapa Pelaku Pembunuhan Anak Saya Dilepas
Pengusaha Ketering di Temukan Tewas Dengan 16 Luka Tusukan
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com