BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
KPK: Penyuapan, Modus Korupsi Terbanyak
JAKARTA, Berita HUKUM - Satu demi satu kasus korupsi terkuak yang melibatkan para penyelenggara di s

Komitmen Kemenhub Kendalikan Gratifikasi
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan KPK dalam Program Pengendalian G

Putin: Ukraina di Ambang Perang Saudara
UKRAINA, Berita HUKUM - Presiden Rusia Valdimir Putin mengatakan eskalasi tajam konflik di Ukraina t

New York Bubarkan Unit Pemantau Muslim
NEW YORK, Berita HUKUM - Kepolisian New York atau NYPD membubarkan program rahasia yang dirancang un

Sekolah Lapang Iklim Tahap III Provinsi Bali
BALI, Berita HUKUM - Dampak perubahan iklim sangat dirasakan oleh masyarakat dunia tidak terkecuali

Tidak Cukup Bukti Suap, Mabes Polri Lepas Pengusaha Biro Jasa
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal Ronny F Sompie, akhirnya

Seharusnya E-KTP Berfungsi Dalam Segala Hal
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua DPR Sohibul Iman mengharapkan Kartu Tanda Penduduk Elektronik at

Kuota Haji 2014 Sebanyak 168.800 Orang, Termasuk 13.600 Haji Khusus
JAKARTA, Berita HUKUM - Kementerian Agama menetapkan, kuota haji tahun 2014 sebanyak 168.800 orang,

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
KPK: Penyuapan, Modus Korupsi Terbanyak
Komitmen Kemenhub Kendalikan Gratifikasi
Putin: Ukraina di Ambang Perang Saudara
New York Bubarkan Unit Pemantau Muslim
Sekolah Lapang Iklim Tahap III Provinsi Bali
Tidak Cukup Bukti Suap, Mabes Polri Lepas Pengusaha Biro Jasa

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
KPK: Penyuapan, Modus Korupsi Terbanyak
Tidak Cukup Bukti Suap, Mabes Polri Lepas Pengusaha Biro Jasa
Tujuh Caleg Parnas dan Parlok di Aceh Utara Tuntut Pemilu Ulang
Tata Group Disebut Berada Dibalik Kanal Perusak Lingkungan
ECPAT: Pornografi dan Trafficking Anak Makin Tinggi
KPK Diminta Seret Aktor-Aktor Intelektual Kasus Korupsi P3SON Hambalang

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Kriminal    
 
Pembunuhan
Dipancing Pesta Sabu, Teman Dibunuh dan Dirampok
Tuesday 10 Sep 2013 12:04:09
 
Ilustrasi, Pembunuhan.(Foto: google)
ACEH TAMIANG, Berita HUKUM - Niat pesta sabu tiga sekawan malah berujung maut. Pasalnya, dua tersangka nekat membantai temannya sendiri hanya karena ingin menguasai sepeda motor korban.

Mayat lalu dibiarkan terkapar di perkebunan sawit PT Bahari Lestari, Aceh Tamiang dengan luka bacok di tubuhnya. Bahkan pelaku ternyata masih berstatus pelajar, kini ditahan aparat kepolisian

Dua tersangka sadis itu adalah Saw (16) dan Jam (16), keduanya merupakan warga Blok 6 Tangsi Lama kecamatan Seruway, kabupaten Aceh Tamiang dan asal Lubuk Pakam, kecamatan Bendahara, Atam.

Sedangkan korban yakni Andre Yogi Fananda (16) penduduk Dusun Harapan Jaya, Kampung Tangsui Lama, Kec. Seruway, Aceh Tamiang.

Menurut keterangan dihimpun Metro Aceh (Grup JPNN), Senin (9/9) siang, bahwa ketiga sekawan itu awalnya berkumpul, setelah dihubungi korban. Mereka berniat untuk berpesta sabu di Perkebunan kelapa Sawit PT Bahari, Kp. Cinta Raja Kec. Bendahara Aceh Tamiang. Selanjutnya ketiga orang ini lantas menuju lokasi, menaiki Honda Beat BL 2149 XU milik korban.

Andre menurut lantaran kedua temannya yang ternyata sudah merencanakan perampokan, menyebut bandar sabu akan menjumpai mereka di TKP. Tanpa curiga lalu berangkat bersama-sama dengan berbonceng tiga. Setiba di perkebunan sepi, pada 24 Agustus lalu sekira pukul 01.00 WIB, maka tersangka dan korban turun.

Tanpa diduga Jam mencabut parang dari balik baju, yang sudah dipersiapkan dari rumah lalu membacok leher belakang Andre hingga tersungkur. Mendapat serangan tiba-tiba, remaja ini tak bisa mengelak dan ambruk bersimbah darah.

Menyaksikan targetnya tewas, kedua pelajar sadis tersebut buru-buru kabur membawa sepeda motor. Dan tak lupa membuang parang sebagai barang bukti tak jauh dari lokasi insiden maut tersebut. Kenderaan ini diboyong ke Idi Rayuek serta dijual seharga Rp 2,3 juta.

Terungkapnya kasus kemarin karena ada saksi melihat ketiganya pernah bersama, sebelum pembunuhan terjadi. Berdasarkan keterangan sumber, polisi melakukan penyelidikan dan pelacakan. HIngga akhirnya memeriksa tersangka mengakui seluruh perbuatannya.

"Untuk semetara Jam dan Saw sudah mendekam di balik terali besi. Sedangkan mayat dahulu ditemukan oleh wargta sekitar yang hendak menuju perkebunan sawit dalam kondisi membusuk," ujar Kasat Reskrim Polres Aceh tamiang Iptu Benny Cahyadi, seperti dikutip dari jpnn.com.(urd/jpn/bhc/rby)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Pembunuhan

Pelaku Pembunuh Pengusaha Catering Dibekuk di Banten
Tikam dan Bakar Pria Gay, 3 Warga Rusia Dibui 9-12 Tahun
Ibu Nurpiah: Kenapa Pelaku Pembunuhan Anak Saya Dilepas
Pengusaha Ketering di Temukan Tewas Dengan 16 Luka Tusukan
Identitas Mayat Wanita Bertato, Ternyata Pemilik Mobil Nissan March
Dipicu Selingkuh, Istri Dalangi Pembunuhan Suami
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com