BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
'Uang Panas' di Meja Petugas
JAKARTA, Berita HUKUM - Rabu (23/7) siang di Unit Pelaksana Teknis Pengujian Kendaraan Bermotor (UPT

Jepang Dukung Indonesia Kembangkan Sumber Daya Energi
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Parlemen Jepang mendukung Indonesia dalam mengembangkan sumber daya

AS: Rusia Tembakkan Artileri ke Ukraina
UKRAINA, Berita HUKUM - AS mengatakan mereka memiliki bukti bahwa Rusia menembakkan artileri ke kawa

Pesawat Air Algerie 'Jatuh' di Mali Utara dengan 116 Penumpang
ALJAZAIR, Berita HUKUM - Pesawat Air Algerie yang membawa 116 orang yang hilang di atas Gurun Sahara

Presiden SBY Lantik Letjen Gatot Nurmantyo Resmi Gantikan Jendral Budiman Jadi KSAD
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didampingi Wakil Presiden Boediono m

Peningkatan Pendapatan Bunga Bersih Bank BNI Terus Berkembang Hingga 21%
JAKARTA, Berita HUKUM - Bank-bank di Indonesia kini menghadapi persaingan yang semakin ketat, baik b

Pakar Hukum Minta Rakyat Harus Terima Jika Nanti MK Putuskan Prabowo-Hatta Pemenang Pilpres
JAKARTA, Berita HUKUM - Meski Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli lalu telah menetapkan pasanga

Hubungan Bilateral (RI-TIONGKOK) Perkuat Kerjasama Bidang Pertahanan
JAKARTA, Berita HUKUM - Hubungan bilateral antara Indonesia dengan negara China (Tiongkok) mendapat

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
'Uang Panas' di Meja Petugas
Jepang Dukung Indonesia Kembangkan Sumber Daya Energi
AS: Rusia Tembakkan Artileri ke Ukraina
Pesawat Air Algerie 'Jatuh' di Mali Utara dengan 116 Penumpang
Presiden SBY Lantik Letjen Gatot Nurmantyo Resmi Gantikan Jendral Budiman Jadi KSAD
Peningkatan Pendapatan Bunga Bersih Bank BNI Terus Berkembang Hingga 21%

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Pakar Hukum Minta Rakyat Harus Terima Jika Nanti MK Putuskan Prabowo-Hatta Pemenang Pilpres
Hubungan Bilateral (RI-TIONGKOK) Perkuat Kerjasama Bidang Pertahanan
Ada 2 Pertarungan Harus Dilalui Jokowi Sebelum Jadi Presiden Resmi
Rumah Polonia Mendapat Kunjungan dari Kedubes Korea
Usai Menolak dan Tarik Diri, Ini 2 Langkah Prabowo-Hatta
Prabowo: Esensi Pemilihan Adalah Pemilihan yang Jujur, Bersih dan Adil

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Bank BJB
Dirut BJB Bien Subiantoro Diduga Selingkuh dengan Ninet
Thursday 22 Aug 2013 19:52:45
 
Ilustrasi, Logo Bank BJB.(Foto: Ist)
JAKARTA, Berita HUKUM - Bank Pembangunan Jawa Barat dan Banten, Persero, Tbk (Bank BJB) yang kasusnya masih dalam penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) terkait tindak pidana korupsi pemberian dan penggunaan kredit Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, (BJB) Tbk cabang Surabaya, kepada PT Cipta Inti Permindo (PT CIP), kini Direktur Utamanya tengah menuai dugaan tak sedap.

Pasalnya Bien Subiantoro selaku Dirut BJB yang hingga hari ini masih menjabat diduga berselingkuh karena kedekatannya dengan Manager Consumer BJB Cabang Suci, Bandung.

Persoalan ini oleh pewarta BeritaHUKUM.com mencoba mencari konfirmasi untuk menanyakan langsung ke Ninet selaku Manager Consumer BJB Cabang Suci, Bandung saat berlangsungnya kegiatan Bank BJB Consumer Banking Conference 2013 di Ballroom 1 dan 2 lantai 2 Hotel Ritz-Carlton JL. Lingkar Mega Kuningan Kav. E.1.1 NO.1, Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (22/8).

Dua pegawai BJB saat dikonfirmasi pada jeda waktu yang berbeda menjawab, "Ada di dalam ruangan mas," kata pegawai BJB tersebut. Pada acara istirahat siang, hal yang sama juga menjadi jawaban.

Sementara itu Bien Subiantoro kepada Wartawan menjawab, "No comment, saya sedang sibuk tidak ada waktu," katanya, terkesan menghindari dari Wartawan.

Dugaan kedekatan muncul, antara Bien Subiantoro dengan Ninet terlihat dari kebijakan Bien Subiantoro yang dikabarkan mengangkat Ninet sebagai Manager di Cabang Suci. Padahal Ninet sebelumnya hanya sebagai officer. Jabatan Ninet terlihat meroket, naik menjadi 4 grade (tingkat) yang semula grade 6 menjadi grade 10.(bhc/mdb)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Bank BJB

Kasus BJB Seakan Tiada Habisnya, Kejaksaan Panggil 12 Saksi
Kasus T-Tower Bank BJB, Penyidik Kejagung Kembali Periksa Tersangka Triwiyasa
Direktur PT CIP Kembali Diperiksa Terkait Kasus Kredit BJB
Penyidik Kejagung Belum Mampu Hadirkan 2 Saksi Kasus BJB
5 Bulan Jalani Perawatan, Elda Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
Kasus BJB dan PT CIP, Penyidik Panggil Kuasa Direksi PT STP
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com