Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Nusantara    
Asian Games
Ditlantas PMJ Adakan Simulasi Jemput Atlet Rombongan Asian Games 2018
2018-07-04 16:39:56
 

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf saat memberikan keterangan Pers.(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya (PMJ) Kombes Yusuf mengatakan penggadaan simulasi jemput atlet rombongan Asian Games 2018 dari bandara Soekarno Hatta ke wisma atlet di Kemayoran dan dari wisma atlet ke Gelora Bung Karno (GBK).

"Dari hasil simulasi ini, kita dapat melihat bahwa kecepatan atau jarak tempuh dari bandara ke Wisma Atlet itu berapa menit. Jika target maksimalnya 30 menit, kalau bisa kurang dari 30 menit sudah bagus. Pada saat simulasi jarak tempuh dari bandara ke wisma atlet sekitar 26 menit dan dari wisma atlet ke Gelora Bung Karno sekitar 24 menit" ujar Yusuf di GBK, Rabu (4/7).

Selanjutnya pengawal rombongan bus atlet nantinya dikawal oleh patwal maksimal lima bus. Namun, jika ada permintaan lebih dari lima bus dalam satu kali perjalanan, maka ada dua patwal yang mengawal.

"Rangkaiannya ada dua etape, pertama rangkaian maksimal lima bus, kemudian kedua maksimal tiga bus. Kalau nanti masing-masing kontingen butuh 10 bus, nanti kita siapkan, jadi ada dua pengawalan untuk kejar waktu," katanya.

Menurut Yusuf, pertimbangan maksimal hanya lima bus yang dapat dikawal karena untuk mengejar waktu. Sebab, jika bus semakin banyak maka akan semakin lambat.

"Jika lebih dari lima bus, kita juga mempertimbangkan faktor keselamatan atlet," ucapnya.

Untuk kedatangan atlet di Bandara Soekarno Hatta, nantinya ada di Terminal 2 dan Terminal 3 Ultimate. Selain itu, juga sudah disediakan tempat parkir bus khusus, sehingga ketika para atlet tiba bisa langsung naik bus yang telah disediakan.

Selama rangkaian bus lewat, kepolisian akan berkoordinasi dengan petugas pengawalan yang berjada di GTO (gerbang tol otomatis) itu. Jadi seluruh kendaraan yang mau masuk tol sementara ditutup selama rangkaian bus lewat, nanti setelah rangkaian ini lewat baru dibuka lagi.

"Nanti hasil temuan saat simulasi, akan di evaluasi," tutupnya.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Asian Games
 
  Menteri PUPR: Perhelatan Asian Games Merupakan Sukses Bersama
  Asian Games Aman dan Kondusif, Kapolda Terimakasih dan Apresiasi kepada TNI-Polri
  Menpora: Bonus untuk Para Atlet Berprestasi Asian Games Bersumber dari APBN
  Wapres JK: Indonesia Capai Prestasi Tertinggi Selama Asian Games
  Pengalihan Arus Sekitar GBK Senayan Saat Closing Ceremony Asian Games
 
ads

  Berita Utama
Tuntut Ekonomi dan Demokrasi, Aliansi Mahasiswa UMJ Aksi Unjuk Rasa di Depan Istana Negara

Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu 2019

Ini 6 Alasan Forum Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandi

Polri Diminta Usut Aksi Respresif Polisi di Bengkulu dan Medan

 

  Berita Terkini
 
Tuntut Ekonomi dan Demokrasi, Aliansi Mahasiswa UMJ Aksi Unjuk Rasa di Depan Istana Negara

Habib Rizieq Perlu Mendapat Perlindungan

Polisi Menangkap Residivis yang Membegal Motor di Kawasan MM2100 Bekasi

PPP dan 21 Dubes Uni Eropa Bahas Isu Seputar Politik Identitas dan TKA

Konser Kebangsaan Siap Digelar di Taman Budaya Denpasar

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2