Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hoax
Ditreskrimum PMJ Akhirnya Menahan Aktivis Ratna Sarumpaet Pelaku Hoax
2018-10-06 08:52:25
 

Tersangka Hoax Ratna Sarumpaet saat di gelandang ke Rutan Mapolda Metro Jaya pada Jumat (5/10) malam tadi.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) akhirnya resmi menahan aktivis Ratna Sarumpaet di rumah tahanan (rutan) Mapolda Metro Jaya pada Jumat (5/10) malam tadi terkait berita bohong.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menerangkan alasan penyidik melakukan penahanan terhadap Ratna Sarumpaet selama 20 hari kedepan untuk mengantisipasi agar tersangka tidak lari, menghilangkan barang bukti dan lain-lain.

"Alasannya subjektivitas penyidik, jangan sampai melarikan diri, jangan sampai mengulangi perbuatan dan menghilangkan barang bukti," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jumat (5/10) malam.

Argo tidak memberikan secara rinci terkait hasil pemeriksaan Ratna Sarumpaet yang dilakukan sejak ditangkapnya di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (4/10).

Penyidik setelah melakukan penangkapan dan mulai malam ini penyidik melakukan penahanan. Dengan surat perintah penahanan nomor SPH/925/10/2018 Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Terlihat Ratna sudah memakai pakaian orange bertuliskan tahanan. "Gapapa mas, ini udah resiko," kata Ratna saat berjalan dengan pengawalan ketat di Polda Metro Jaya.

Ratna dibawa ke Bidokkes Polda Metro Jaya untuk melakukan pengecekan kesehatan sebelum mendekam penjara rutan Polda Metro Jaya.

Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka dikenakan Pasal 14 UU No.1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan UU ITE Pasal 28 juncto Pasal 45 dengan ancaman 10 tahun penjara.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Hoax
 
  Boni Hargens: Politik Indonesia Sudah Masuk era 'Post-Truth Society'
  Siarkan Berita Hoax Prabowo Kampanye di Padang, Andre Rosiade Akan Laporkan Metro TV ke Dewan Pers
  Arief Poyuono: Pertengkaran dan Adu Domba Dirinya di Twitter dengan Ferdinan Hutahaean Adalah Hoax
  FSP LEM SPSI DKI Jakarta Deklarasikan Pemilu Damai Tanpa Hoax
  Khilafatul Muslimin Dukung Pemilu 2019 Damai Tanpa Hoaks
 
ads

  Berita Utama
Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?

Pesan Aksi Damai, Prabowo: Kami Ingin Menegakkan Kebenaran dan Keadilan

Potret Pemilu 2019, LKPI: Ada 72,8 Persen Mengatakan Ada Banyak Kecurangan

Bawaslu Sebut 6,7 Juta Pemilih Tak Dapat C6 dan 17 Ribu TPS Telat Dibuka

 

  Berita Terkini
 
Rekam Aksi Beringas Brimob Saat demo, Wartawan CNN Dianiaya

Korban Aksi 21/22 Mei, Anies Baswedan: Enam Orang Meninggal Dunia

FPI: Ada Pihak Ketiga Yang Ingin Mengadu Domba

Bawaslu Diimbau Beri Laporan Evaluasi

Fadli Zon Luncurkan Buku 'Strengthening The Indonesian Parliamentary Diplomacy'

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2