Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Cyber Crime    
Hoax
Dituding Sebar Hoax, Akun Facebook Jokowi Banjir Caci Maki
2018-04-01 13:03:06
 

Presiden Jokowi menghadiri acara haul Guru Sekumpul di Kalimantan.(Foto: Facebook/PresidenJokoWidodo)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Akun Facebook Jokowi dibanjiri caci maki gara-gara dianggap menyebarkan hoax. Selama ini Jokowi gencar memerangi hoax, tapi kali ini justru orang nomor satu itu dituding menyebarkan hoax.

Kejadian bermula saat Jokowi menghadiri haul ke-13 ulama kharismatik, Kiai Haji Muhammad Zaini bin Abdul Ghani al-Banjari di Martapura, Kalimantan Selatan, 26 Maret lalu.

Akun Facebook Jokowi dengan 8,140,407 Like kemudian memposting foto saat orang nomor satu di Indonesia itu menghadiri acara haul. Ia juga menyebut Jokowi jalan kaki 1 kilometer.

"Saya yang datang dari Jakarta sampai berjalan kaki satu kilometer menembus lautan jamaah untuk tiba di lokasi pengajian di Musala Ar-Raudhah," tulisnya.

Namun hal itu dibantah oleh saksi mata dengan akun Facebook Rendra Seman Al-Banjari. Ia mengatakan Jokowi tidak jalan kaki satu kilometer saat menghadiri haul.

Untuk membuktikan keterangannya, Rendra mengunggah video detik-detik kedatangan Jokowi di acara haul ulama yang akrab disapa Guru Sekumpul itu.

Dalam video tersebut, terlihat Jokowi tiba di tempat acara dengan mengendarai mobil. Mantan Walikota Solo itu datang dengan pemangaman lengkap.

"Kedatangan beliau ke langgar ar-raudah sekumpul bukan jalan kaki sebagaimana yg di tuliskan di halaman FB beliau, beliau naik mobil dan full keamanan seperti keamanan seprti biasa, jdi klw ada yg mengatakan beliau jalan kaki sepanjang 1KM BOHONG. Bisa di lihat di dlm video saya, klw paspamres yg jalan kaki iya, kebetulan saya sma" paspamres jalan kaki nya," tulis Rendra Seman Al-Banjari, Selasa (26/3) lalu.

Postingan Rendra lantas di-screenshot sejumlah netizen. Tak hanya itu, netizen juga ramai-ramai membuat komentar negatif di akun Facebook Jokowi.

"Tolong yg bikin hoax di tangkap, eh yg ngomong juga bikin hoax. Ayo tangkap rame2,: komentar akun Yudha Yusitra Adiputra.

"Teriak2 berantas hoax malah tukang hoax, jangan2 teriak2 berantas korupsi malah tukang korupsi pula," tulis Muhammad Shobriamli.

"Jalan kaki? Ada jamaah bilang pake mobil pak? Trs 4 th yg lalu pernah hadir di acara haul ini, wong baru hadir kali ini ko wkwkwk kebohongan apalagi yg akan dicitrakan persi on to hod pak?," tambah Endin Syawaludin.

"Yg jelas banyak saksi saja berbohong apalagi yg tanpa saksi, akan tetapi sebaik baik rencana hanya Alloh yg punya," pungkas Sukiyo Q-yo.


Jokowi sebar hoax dicaci maki



(one/pojoksatu/bh/sya)





 

 
   Berita Terkait > Hoax
 
  Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?
  Soal Pembatasan Berbagi Pesan WhatsApp, Pengguna: Tidak Signifikan Jika Hanya Cegah Hoax
  Dosen UI: Jika Sebar Hoaks, Tokoh Agama Paling Berdosa
  HMPI: Hoaks Buat Netizen Lebih Hebat dari Quraish Shihab
  LIPI: Ada 3 Provinsi di Indonesia Rawan Hoaks
 
ads

  Berita Utama
Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda

Said Didu: Sejak Awal Esemka Cuma Mobil Bohongan!

Abu Bakar Ba'asyir Tidak Bebas, BPN Prabowo-Sandi: Siapa Yang Sebar Hoax Jokowi Atau Yusril?

Update Banjir Sulawesi Selatan, BNPB Mencatat 8 Orang Meninggal, 4 Orang Hilang

 

  Berita Terkini
 
Pengusaha Asing Kabur dan Ribuan Pekerja Tidak Dibayar Upahnya, Dimana Tanggung Jawab Pemerintah?

Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok Sudah Keluar Bebas dari Rutan Mako Brimob

Kapolri Memimpin Upacara Sertijab Sejumlah Pati Polri dan 5 Kapolda

Perlu Terobosan Penanganan Dampak Bencana

Pengusaha di Begal dan Dibacok Setelah Keluar dari Bank, Uang Rp 600 Juta Dibawa Kabur

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2