Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
FPI
FPI Mau Dibubarkan? Ini Jawaban Cerdas Habib Rizieq
2019-07-30 01:09:56
 

Ilustrasi. Habib Rizieq saat datang di Polda Metro Jaya.(Foto: BH /as)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Soal wacana pembubaran FPI sempat menyeruak beberapa waktu lalu. Bahkan ramai diperbincangkan di sosial media, beragam komentar netizen muncul, ada juga yang mendukung untuk dibubarkan dan ada juga yang tidak.

Presiden Jokowi mengatakan kepada media asing The Associated Press bahwa "sepenuhnya memungkinkan" baginya untuk melarang Front Pembela Islam (FPI) yang berhaluan keras dalam masa jabatan lima tahunnya yang kedua.

Berikut pernyataan imam besar FPI Habib Rizieq Shihab soal wacana pembubaran FPI.

Kalau hari ini Front Pembela Islam dibubarkan, maka besok akan saya bikin Front Persatuan Islam. Dengan singkatan yang sama, pengurus yang sama, gerakan yang sama dan wajah yang sama pula. Jadi saya tidak pernah pusing dengan pembubaran.

Nanti kalau dibubarkan lagi, kita bentuk Front Persaudaraan Islam. Singkatannya sama, yang mimpin sama, kerjaannya sama.

Kalau dibubarkan lagi gak apa-apa, kita ganti Front Penjaga Islam. Singkatannya sama, yang mimpin sama, kerjaannya sama.

Jadi saya bicara pribadi, artinya yang ingin saya tekankan, ada FPI atau tidak ada FPI amar makruf nahi mungkar tetap wajib dijalankan.

Ada FPI atau tidak ada FPI, perjuangan para kader FPI yang ada dimana saja tetap berjalan.

Artinya, saya dan kawan-kawan yang ada di FPI tidak pernah menjadikan FPI sebagai tujuan perjuangan.

Kita selalu mengingatkan, FPI cuma kendaraan (wasilah). Jadi kalau kendaraan ini rusak ditengah jalan atau dibakar orang atau dicuri orang atau kendaraan terbalik dan tidak bisa dipakai lagi, kita ganti kendaraan yang lain. Kenapa susah-susah amat karena FPI bukan tujuan.


Tujuan kita hanya mencari ridha Allah, tujuan kita Li'ilai Kalimatillah Subhanahu Wa Ta'ala (Meninggikan kalimat Allah).




Jadi bukan tujuan kita mencitrakan FPI, membaguskan FPI, membesarkan FPI. Itu hanya proses perjuangan, tujuannya Li'ilai Kalimatillah Subhanahu Wa Ta'ala.<

Itu yang secara pribadi saya melihat wacana pembubaran FPI, bahkan saya katakan bukan wacana lagi. Sebab ini sudah merupakan gerakan sistimatis yang dilakukan musuh-musuh Islam untuk membubarkan FPI.<

Tetapi memang kalau kita bicara secara umum buat masyarakat kasihan. Kalau ormas Islam bukan hanya FPI yang concern terhadap Amar Ma'ruf Nahi Mungkar terhadap penegakan keadilan melawan kedholiman.

Kalau yang seperti ini sampai dibubarkan, kasihan umat Islam itu sendiri.

Artinya kekuatan mereka semakin lemah, kekuatan pembelaan mereka semakin surut.

Mas Piyu ORI @mas__piyuuu :
"FPI Mau Dibubarkan, Ini Jawaban Cerdas Habib Rizieq"

Klik disini

Selengkapnya: Klik

Bahkan kita khawatirkan begitu ada ormas Islam semacam FPI yang dibubarkan, jangan-jangan nanti ada masyarakat yang takut untuk berjuang. Itu yang kita khawatirkan.

Artinya mereka nanti akan menjadikan proyek percontohan. Jangan keras-keras, nanti nasibnya akan seperti FPI.

Nanti kita jadi takut melawan kedholiman, kemunkaran, mafia, bajingan dan takut melawan okum pejabat yang bejat akhlaknya, ini berbahaya.

Jadi kalau ada pembubaran suatu ormas Islam, ini kan melemahkan semangat juang umat Islam Indonesia.

Walaupun secara pribadi kita tidak akan kendor, walaupun dibubarkan sepuluh kalipun kita tetap akan berjuang. Tetapi umat yang awam kan tidak begitu fikirannya.(eramuslim/portal-islam/bh/sya)




 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads1

  Berita Utama
Wakapolri Ditunjuk Jadi Wakil Ketua Pelaksana II Penanganan Covid-19 dan PEN

Wahh Parah! Data Penerima Bansos Ternyata Belum Di-Update Sejak 2015

Muncul Skenario Anies-AHY 2024, Politikus Demokrat: Pasangan Yang Saling Melengkapi

Dampak Resesi Dunia, Gus Jazil: Kita Beli Produk Lokal dari UMKM

 

ads2

  Berita Terkini
 
Sesalkan Jokowi Teken PP 41/2020, PKS: Bisa Gerus Independensi KPK!

Siapa Agnes Chow, Aktivis Perempuan yang Disebut 'Mulan yang Asli' dan 'Dewi Demokrasi'?

Terjerat UU Tindak Pidana Korupsi, Jaksa Pinangki Terancam Hukuman Maksimal 5 Tahun Penjara

PA 212: Sebaran Baliho Habib Rizieq Bentuk Perlawanan Pada Neo PKI

Perlunya Pembentukan Lembaga Peradilan Pemilu

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2