Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Prabowo Subianto
Fadli Zon: Elektabilitas Jokowi Turun, Kans Prabowo Menang 2019 Naik
2017-10-06 11:49:07
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Lembaga survei Media mencatat penurunan elektabilitas baik Joko Widodo maupun Prabowo Subianto untuk Pemilu Presiden yang akan digelar pada 2019 mendatang. Median mencatat elektabilitas Jokowi mencapai 36,2 persen sementara Prabowo 23,2 persen.

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon melihat hal itu menjadi peluang bagus untuk bisa mengalahkan Jokowi. "Kalau buat kami bagus. Artinya kesempatan buat Prabowo Subianto itu semakin besar," ujar Fadli di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (5/10).

Fadli mengatakan elektabilitas Ketua Umum Gartai Gerindra yang berada di kisaran 23 persen itu sudah sangat lumayan bagus. Sebab, Prabowo hingga kini belum melakukan aktivitas politik apa-apa.

Apabila dibandingkan dengan Jokowi yang notabene adalah inkumben. "Kalau lihat dari survei itu, Pak Jokowi 36,2 persen, Prabowo 23 persen. Pak Prabowo belum apa-apa saja udah 23 persen. Saya kira masih lumayan apalagi kalau bergerak, berkeliling, dan berkampanye," tuturnya.

Dengan hasil survei itu, Fadli menganggap bahwa tingkat penerimaan masyarakat terhadap Jokowi kurang baik. Dengan adanya 63,8 persen publik yang tidak memilih Jokowi.

"Dari survei itu memperlihatkan bahwa inkumben tidak punya approvall rate yang cukup untuk disukai oleh masyarakat dan dianggap oleh masyarakat berprestasi. Kalau biasanya selalu inkumben itu di atas 50 persen," pungkasnya.

Survei yang dirilis Media pada Senin (2/10) kemarin, mengungkap elektabilitas turun yaitu Jokowi 36,2 persen dan Prabowo 23,2 persen. Turunnya kedua tokoh kunci ini memicu kesimpulan bahwa perlu tokoh alternatif sebagai capres.

Dalam survei itu, Median merinci bahwa penyebab turunnya elektabilitas Jokowi karena 83,3 persen merasa banyak masalah yang dirasakan, di mana 43,3 persen di antaranya adalah soal ekonomi.

Berikut hasil elektabilitas para kandidat capres Pemilu 2019 menurut Median:
1. Jokowi: 36,2%
2. Prabowo: 23,2%
3. SBY: 8,4%
4. Anies Baswedan: 4,4%
5. Gatot Nurmantyo: 2,8%
6. Jusuf Kalla: 2,6%
7. Hary Tanoesoedibjo: 1,5%
8. Aburizal Bakrie: 1,3%
9. Ridwan Kamil: 1,2%
10. Tri Rismaharini: 1%
Tokoh Lainnya: 4,1%
Tidak menjawab: 13,3%.(kumparan/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Prabowo Subianto
 
  Donasi Galang Perjuangan, Siapa Hambat Bisnis Prabowo, Ayo Ngaku?
  Prabowo: Saya Diejek Orang yang Saya Bantu, Prabowo Sudah Bangkrut
  Prabowo Subianto: Kekayaan Alam Indonesia Hanya Dinikmati Segelintir Orang
  Orasi Ilmiah Prabowo di Wisuda UMJ: Tidak Setuju Pekerja Asing Masuk Indonesia
  Terima Mandat, Prabowo Subianto Resmi Jadi Capres Gerindra di 2019
 
ads

  Berita Utama
PB HMI akan Berperan Aktif Dukung Bawaslu dan Polri Sukseskan Pemilu Damai 2019

Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup 7 Ruas Tol Selama Asian Games 2018

Polisi Menangkap Otak Pelaku Pembunuhan Penembakan Herdi Sibolga di Jelambar

Sejumlah Kepala Daerah Raih K3 Award dari Kemnaker

 

  Berita Terkini
 
Menteri Asman Abnur Mundur, Gerindra Kritik Jokowi

Jusuf Kalla Yakin Uang Rp500 Miliar Sandiaga Uno Bukan Mahar Politik

Pimpinan Komisi VIII Minta Ma'ruf Amien Mundur dari Ketua MUI

Desa Sumber Harapan Membangun Jalan untuk Perluasan Pemukiman Desa

Cina Bantah Menahan Satu Juta Warga Minoritas Muslim Uighur

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2