Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
BMKG
Fenomena Equinox Merupakan Fenomena Alamiah dan Bukan seperti HeatWave
2017-03-15 14:48:37
 

Peta suhu maksimum harian di Indonesia.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Beredar kabar akan adanya fenomena Equinox yang akan mempengaruhi Malaysia, Singapura dan Indonesia di 5 hari ke depan, agar tinggal di dalam rumah terutama pada siang hari dari jam 12:00 Wib - 15:00 Wib setiap hari, karena Suhu akan berfluktuasi sampai 40 derajat Celcius.

Hal ini dapat dengan mudah menyebabkan dehidrasi dan matahari, stroke. hal ini adalah karena matahari diposisikan tepat di atas garis khatulistiwa, tepatnya di hari Senin tangal 20 Maret 2017 mendatang.

Harap menjaga diri agar tidak dehidrasi. Setiap orang harus mengkonsumsi sekitar 3 liter cairan setiap hari, memonitor tekanan darah, kemungkinan mendapatkan serangan panas.

Mandi air dingin sesering mungkin. Mengurangi makanan daging, perbanyak makan buah dan sayuran.

Tempatkan lilin tidak terpakai di luar rumah. Jika lilin bisa meleleh, berarti udara dalam tingkat yang berbahaya.

Selalu menempatkan ember dengan air setengah penuh di ruang tamu dan di setiap kamar untuk menjaga suhu tetap lembab.

Pengalaman pertama di Malaysia dan Singapore. Heat stroke yang tidak memiliki gejala indikasi. Setelah pingsan, yang serius berbahaya seperti kegagalan organ dalam.
Hari menjadi lebih hangat mungkin lebih dari 2 minggu ke depan. Bisa sampai 9 derajat lebih tinggi dari biasanya!, itulah berita yang beredar di terima redaksi dari pesan Whatsapp (WA).

Sementara, menanggapi beredarnya berita yang menyebutkan bahwa suhu udara di Indonesia dapat mencapa 40 derajat C pada saat equinox, Kepala BagianHumas BMKG merilis pada situs bmkg.go.id pada Rabu (15/3), berikut adalah penjelasan yang disampaikan:

1. Equinox adalah salah satu fenomena astronomi dimana Matahari melintasi garis khatulistiwa dan secara periodik berlangsung dua kali dalam setahun, yaitu pada tanggal 21 Maret dan 23 September.

2. Saat fenomena ini berlangsungdiluar? bagian bumi hampir relatif sama, termasuk wilayah yang berada di subtropis bagian Utara maupun Selatan.

3. Keberadaan fenomena tersebut tidak selalu mengakibatkan peningkatan suhu udara secara drastis, dimana kita ketahui rata-rata suhu maksimal di wilayah Indonesia bisa mencapai 32-36 derajat C.

4. Equinox bukan merupakan fenomena seperti HeatWave yang terjadi di Afrika dan Timur Tengah yang dapat mengakibatkan peningkatan suhu udara secara besar dan bertahan lama.

5. Menyikapi hal ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak perlu mengkhawatirkan dampak dari equinox sebagaimana disebutkan dalam isu yang berkembang.

6. Secara umum kondisi cuaca di wilayah Indonesia cenderung masih lembab/basah. Beberapa wilayah Indonesia saat ini sdg memasuki masa/periode transisi/pancaroba. Maka ada baiknya masyarakat tetap mengantisipasi kondisicuaca yang cukup panas dengan meningkatkan daya tahan tubuh dan tetap menjaga kesehatan keluarga serta lingkungan.(dbs/bmkg/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > BMKG
 
  BMKG Menjadi Pilot Project Sistem Peringatan Dini Banjir Bandang di Asia Tenggara dan Pasifik
  BMGK Luncurkan Aplikasi Baru Info Cuaca & Iklim, Bantu Pemudik Jelang Lebaran
  Fenomena Equinox Merupakan Fenomena Alamiah dan Bukan seperti HeatWave
  BMKG Memprediksi akan Terjadi La Nina pada April - Mei
  Jabodetabek Cuaca Ekstrem, BMKG Keluarkan Peringatan Dini
 
ads

  Berita Utama
Polri dan Ditjen Bea Cukai Menangkap 4 Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia - Aceh - Medan

Anies-Sandi Resmi Menjabat, Lulung Berharap Anies-Sandi Sukses Jalin Komunikasi dengan DPRD

Yunahar: Tidak Boleh Menyebarkan Berita Bohong Walau Niatnya Baik

Jadi yang Ugal-Ugalan Itu, SBY atau Jokowi Om Fadjroel?

 

  Berita Terkini
 
Polri dan Ditjen Bea Cukai Menangkap 4 Anggota Sindikat Sabu Jaringan Malaysia - Aceh - Medan

Anies-Sandi Resmi Menjabat, Lulung Berharap Anies-Sandi Sukses Jalin Komunikasi dengan DPRD

Panglima TNI: Tutup Celah Korupsi di Lingkungan TNI

Perppu Ormas Bentuk Kelalaian Pemerintah Membina Ormas

Komisi III DPR Gelar Rapat Gabungan dengan KPK, Polri, Kejagung dan Kemenkum HAM

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2