Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Ganja
Ganja Dilegalkan, 13 Perusahaan Denmark Antre Ajukan Izin Menanam
2017-11-03 16:58:44
 

Ganja.(Foto: Istimewa)
 
DENMARK, Berita HUKUM - Perusahaan-perusahaan di Denmark dilaporkan mulai mendaftarkan diri ke badan pengawas obat-obatan di negara tersebut, agar bisa menanam tanaman ganja, karena pemerintah akan melegalkannya untuk kepentingan medis tahun depan

Sebanyak 13 perusahaan telah mengajukan permohonan untuk menanam tanaman ganja ke Laegemiddelstyrelsen, sehingga mereka bisa membantu mengobati warga yang menderita berbagai penyakit seperti kanker dan sklerosis multipel.

Mulai bulan Januari 2018 mendatang, penggunaan ganja dilegalisasi sebagai bagian dari percobaan selama empat tahun dan para pasien di negara tersebut dapat memperoleh ganja dengan resep dokter, lapor surat kabar Copenhagen Post.

Tapi parlemen masih mengolah skema yang nantinya akan berjalan, sehingga beberapa ahli hortikultura, termasuk Jorgen K. Andersen dari perusahaan Dansk Gartneri, memilih untuk tidak mengajukan permohonan.

Andersen mengatakan kepada situs fyens.dk bahwa perusahaannya menunda untuk mengajukan permohonan karena "akan menghadapi berbagai peraturan yang sangat rumit" untuk menanam tanaman ganja tersebut.

Namun, beberapa perusahaan, berharap bisa menumbuhkan industri ganja Denmark dan mengekspor obat-obatan tersebut ke wilayah lain yang sama-sama melegalkan penggunaanya, untuk membantu mengurangi biaya para pasien, kata Radio Denmarks.

Saat ini, biaya yang diperlukan untuk merawat pasien dengan ganja adalah 6.000 krone atau sekitar Rp12,7 juta dalam sebulan kata Lars Tomassen, direktur Danish Cannabis kepada Radio Denmark.

Dengan izin ekspor pihaknya menargetkan setidaknya setengah dari biaya yang dibebankan.(BBC/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan

Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB

Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong

E-KTP Diperjual Belikan, Mardani: Ini Kejadian Luar Biasa

 

  Berita Terkini
 
Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembobol Kartu Kredit di Bandung dan Medan

Ditjen AHU Kemenkumham Raih Penghargaan Zona Integritas WBK/WBBM 2018 dari KemenPAN RB

Kasus Jurnalis Yusro Hasibuan, Lemkapi: Wartawan Harus Bisa Memilah Tugas Jurnalistik dengan Penyebaran Berita Bohong

NSEAS Bakal Gelar Diskusi Publik Menyoal Kejahatan Korporasi Terhadap Reklamasi Teluk Jakarta

Konsisten Dampingi Lombok, Wujud Ta'awun MDMC dan LazisMu untuk Negeri

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2