Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Anak
Haedar Nashir: Beruswah Khasanah dalam Mendidik Anak
2018-07-10 07:35:03
 

Dr. H. Haedar Nashir, M.Si saat memberikan sambutan peresmian gedung dakwah Muhammadiyah Pemalang.(Foto: Istimewa)
 
PEMALANG, Berita HUKUM - Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir pada, Minggu (8/7) menghadiri peresmian gedung dakwah Muhammadiyah Pemalang.

Dalam tausyiahnya Haedar menyampaikan bahwa ada tiga hal yang akan menjadi amal bagi manusia yang tidak pernah terputus hingga Ia meninggal, yakni bersedekah, ilmu yang bermanfaat, dan anak sholeh yang mendoakan.

Berkaitan dengan makna dari anak sholeh yang mendoakan, Haedar menuturkan bahwa perilaku anak dibangun dari keluarga.

"Anak adalah permata hati dan tunas generasi yang akan menyambung jejak amal setiap orangtua. Kita perlu beruswah-khasanah dalam mendidik anak agar tumbuh jadi insan yang dewasa, cerdas, dan berakhlak utama," jelas Haedar.

Haedar menuturkan bahwa anak harus didik dengan cinta dan tanggungjawab yang mengandung nilai-nilai penuh makna, bukan dengan pola asuh penuh ancaman dan kekerasan.

"Anak-anak di manapun perlu keteladanan, mereka akan mewarisi pola orangtuanya laksana buah jatuh tak jauh dari pohonnya," imbuh Haedar.

Selain itu, memasuki perkembangan teknologi digital, Haedar berharap orangtua tidak melepas pengawasan dari pola tingkah anak dalam menggunakan teknologi digital.

"Orangtua harus turut mengawasi perilaku anak ketika menggunakan alat teknologi digital, jangan sampai teknologi mengubah perilaku anak kearah yang negatif, maka itu pengawasan dibutuhkan," tegas Haedar.

Selepas menghadiri peresmian, Haedar turut hadir dalam silaturahim bersam jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pemalang. Dalam kesempatan tersebut Haedar turut menyampaikan pesan kepada para pimpinan Muhammadiyah Pemalang untuk terus menghidupkan gerak dakwah.

"Gerak dakwah Muhammadiyah harus terus hidup di Pemalang," tutur Haedar.

Dalam berdakwah, Muhammadiyah jangan hanya menjadi obyek, Muhammadiyah harus menjadi pelaku untuk berbuat.

"Karena dakwah Muhammadiyah itu menyebarkan kebaikan, dan mencegah kemunkaran, jika tidak kita, siapa lagi," jelas Haedar.

Diakhir, Haedar juga berpesan kepada para pimpinan untuk mempunyai ghirah dalam memimpin.

"Para pimpinan harus miliki rasa ghirah dalam membangun organisasi, legowo dan mampu menerima masukan," pungkas Haedar.(adam/muhammadiyah/bh/sya)




 

 
   Berita Terkait > Anak
 
  Tsunami Media Maya, Kekerasan Bentuk Baru Tersembunyi
  Diduga Jual Bayi, Rumah Penampungan Anak Bunda Teresa Diselidiki
  Haedar Nashir: Beruswah Khasanah dalam Mendidik Anak
  LBH Anak Bangsa Aceh Utara Diduga Tipu Kliennya Ratusan Juta Rupiah
  Ratusan anak Kalibaru Ikut Kelas Pendidikan Karakter Bertajuk Klasik dan Asik
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu 2019

Ini 6 Alasan Forum Caleg Golkar Dukung Prabowo-Sandi

Polri Diminta Usut Aksi Respresif Polisi di Bengkulu dan Medan

Bawaslu: KPU Tidak Professional Gelar Deklarasi Kampanye Damai

 

  Berita Terkini
 
Habib Rizieq Perlu Mendapat Perlindungan

Polisi Menangkap Residivis yang Membegal Motor di Kawasan MM2100 Bekasi

PPP dan 21 Dubes Uni Eropa Bahas Isu Seputar Politik Identitas dan TKA

Konser Kebangsaan Siap Digelar di Taman Budaya Denpasar

Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu 2019

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2