Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Praperadilan
Hakim Tolak Praperadilan Leni, Pengacara akan Lapor ke KY dan Kompolnas
2017-01-17 19:22:04
 

Kuasa Hukum Syamsul Bayan, SH saat sidag putusan Praperadilan di PN Samarinda pada, Senin (16/1).(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Sidang putusan Praperadilan kasus Leni Nurrussanti (28) sebagai kasir yang dituduh melakukan penyimpangan hingga merugikan keuangan perusahaan dealer mobil Daihatsu di Samarinda sejumlah milyaran rupiah, melalui Kuasa Hukum Syamsul Bayan, SH mengajukan Praperadilan terhadap Kapolsek Samarinda Utara, Wilayah hukum Polresta Samarinda, Polda Kalimantan Timur (Kaltim) dengan agenda sidang pembacaan keputusan dari hakim tunggal Parmatoni, SH di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda pada, Selasa (17/1).

Dalam amar putusannya yang dibacakan hakim Parmatoni, SH dihadapan Syamsul Bayan, SH sebagai Penasihat Hukum Leni selaku pemohon dan Kuasa hukum dari Polsek Samarinda yang diwakili oleh Pengacara dari Polda Kaltim.

Pembacaan amar putusan hakim yang membacakan dengan suara yang sangat pelan sehingga nyaris tak terdengar, baik oleh penasihat hukum Leni Nurrussanti dan pengunjung sidang tersebut, dimana Hakim memutuskan dengan menolak semua dalil permohonan yang diajukan pada praperadilan kasus Leni tersebut.

"Menolak permohonan pemohon dan dibebankan membayar perkara senilai Rp 5.000," ujar Hakim Parmatoni, sambil pemukulkan palu hakim, tanda sidang di tutup.

Usai sidang, hakim Parmatoni ketika ditanyakan hasil keputusannya karena dalam membacakan amar putusannya sangat kecil, sehingga tidak bisa terdengar jelas materi putusannya dengan singkat dikatakan bahwa, putusan permohonnya di tolak, ujar Parmatoni.

"Putusannya di tolok atas Pemohon, silahkan wawancara dengan humas," ujar Parmatoni singkat.

Sementara, menanggapu putusan Praperadilan Leni oleh hakim tunggal Parmatoni SH yang menolak gugatan pemohon, Kuasa Hukum Polsek Samarinda Utara M Farid mengatakan, berdasarkan keputusan ini, penyidikan termohon berdasarkan KUHAP Pasal 106.

"Bukti cukup sudah kita penuhi," sebutnya singkat.

Ditolaknya putusan praperadilan Leni, membuat kaget Syamsul Bayan, SH selaku kuasa hukum Leni, dengan tegas kepada pewarta BeritaHUKUM.com mengatakan bahwa, dengan memutuskan menolak gugatan praperadilan ini maka, kok bisanya hakim yang menyidangkan kasus ini melegalkan pemeriksaan secara marathon seorang perempuan dalam keadaan hamil dan ditahan dengan satu tahanan laki-laki, hingga mengalami pendarahan yang bertentangan dalan KUHP, tegas Pengacara Syamsul Bayan.

"Dengan keputusan menolak, berarti hakim melegalkan seorang wanita yang sedang hamil di periksa marathon langsung dijadikan tersangka dan ditahan bersama tahanan laki laki hingga mengalami pendarahan," ujar Syamsul.

Selain melegalkan seorang perempuan yang hamil di periksa marathon, langsung di tahan dengan tahanan laki laki, hakim juga tidak mempertimbangkan keterangan saksi Ahli Hukum Pidana juga saksi ahli dari Komnas HAM, tegas Syamsul.

"Besok atau lusa kami akan segera melaporkan hakim tersebut ke Komisi Yudisial (KY), demikian juga terhadap Kepolisian yang melakukan pemeriksaan dan penahanannya ke Komnas HAM juga ke Kompolnas (Komisi Kepolisian Nasional)," pungkas Syamsul Bayan.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait > Praperadilan
 
  Diduga Tetapkan Tersangka Korupsi Tanpa Bukti, Kejari Samarinda di Praperadilan
  Terkait Praperadilan Setnov, MA: Putusan Praperadilan Tidak Hilangkan Perbuatan Pidana
  Putusan Prapid Siwaji Raja Keberadaannya Simpang Siur
  Hakim Tolak Praperadilan Leni, Pengacara akan Lapor ke KY dan Kompolnas
  Prof Dr Muzakir Pakar Hukum Pidana UII Jadi Saksi Ahli Kasus Praperadilan Leni
 
ads

  Berita Utama
Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur

Dipindahkan dari RSCM ke Rutan KPK, Setnov Pakai Rompi Orange dan Kursi Roda

Gubernur DKI Jakarta Gelar Apel Operasi Siaga Ibukota

Kasau: Indonesia Jaya Expo 2017 Kenalkan TNI AU Lebih Dekat dengan Masyarakat

 

  Berita Terkini
 
MKD DPR Tetap Akan Memproses Setya Novanto

Setelah 37 Tahun Berkuasa, Presiden Zimbabwe Robert Mugabe Mundur

Aparat Hukum Harus Buktikan Kasus Transfer Standard Chartered Rp19 Triliun

Yocie Gusman Plt Direktur Utama BJB Syariah Ditetapkan Tersangka

Panglima TNI: Keberhasilan Tugas Milik Anak Buah, Kegagalan Tanggung Jawab Komandan

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2