Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Lingkungan    
Gorontalo
Hujan Cuma Sebentar, Desa Pilolalenga Tergenang Air Bercampur Sampah
2019-11-23 15:53:55
 

Kondisi Genangan Air di Dusun Topungo dan Ramlan Mapo (Foto: BH /ra)
 
GORONTALO, Berita HUKUM - Hujan deras yang turun di hampir semua wilayah Provinsi Gorontalo kemarin merupakan hal yang paling di tunggu-tunggu oleh seluruh warga Gorontalo, karena sudah sekian lama terjadi kemarau panjang yang mengakibatkan banyaknya petani yang gagal panen dan sumur-sumur warga yang sudah mengering.

Tetapi hal ini tidak berlaku bagi warga Dusun Topungo, Desa Pilolalenga, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, hujan deras kemarin malah menimbulkan masalah baru bagi mereka, betapa tidak, beberapa ruas jalan di Dusun Topungo tergenang air dan juga berdampak pada halaman rumah warga yang turut di genangi air.

Bahkan genangan air ini bercampur tumpukan sampah yang beraroma tidak sedap dan bisa saja membawa bibit-bibit penyakit baru yang menyerang warga sekitar Dusun Topungo, terutama anak-anak kecil yang sangat rentan terhadap serangan virus penyakit.

Ramlan Mapo selaku pemuda yang sangat peduli dengan lingkungan di Kecamatan Dungaliyo mengatakan bahwa air bercampur tumpukan sampah yang menggenangi beberapa ruas jalan dan halaman rumah warga ini karena kondisi drainase yang kecil dan sebagian besar sudah retak, belum lagi drainase ini di penuhi sampah dan endapan pasir dan lumpur sehingga tidak dapat lagi menampung debit air hujan walaupun sedikit.

"Masyarakat juga saya kira harus sadar akan lingkungan, namun dalam hal ini Pemerintah Desa tidak serta merta lepas tangan untuk mensosialisasikan sadar lingkungan, karena selama ini saya melihat belum ada peran dari Pemerintah Desa Pilolalenga dan Pemerintah Kecamatan Dungaliyo untuk sosialisasi sadar lingkungan," ujar Ramlan.

"Saya selaku warga atau pemuda yang ada di Desa Pilolalenga berharap agar seluruh stakeholder maupun semua elemen masyarakat yang ada di Desa Pilolalenga harus segera menerapkan pola hidup sehat dan sadar lingkungan, agar tidak ada lagi dampak genangan air yang bercampur sampah ini," tambah Ramlan.

Pemerintah Kecamatan selaku wakil dari Pemerintah Kabupaten saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, hanya menjawab dengan singkat, bahwa hal ini akan menjadi perhatian bersama untuk mencurahkan kepedulian.

"Insya Allah menjadi perhatian bersama untuk mencurahkan kepedulian," kata Jamaludin Daeng Mile selaku Camat Dungaliyo.(bh/ra)




 
   Berita Terkait > Gorontalo
 
  Tumbuhkan Etos Kerja Bagi Masyarakat Gorontalo, Arifin Jakani: Hilangkan Budaya 'Tutuhiya'
  Adhan Dambea Menilai Perayaan HUT Provinsi Gorontalo ke 19 Hanya Seremonial Belaka dan Sangat 'Lombo'
  Anggaran Dinas Pertanian Membengkak Hingga Rp 71 Milyar, Ketua DPRD Boalemo Katakan Begini
  Hujan Cuma Sebentar, Desa Pilolalenga Tergenang Air Bercampur Sampah
  Tim Alap-Alap Polres Gorontalo Kota Bekuk Pelaku Penembakan Panah Wayer di Jalan Bali
 
ads1

  Berita Utama
Polisi Tembak Mati Pria Pakistan Penyelundup Heroin 5 Kilo

Industri Keuangan Sakit, DPR Minta Perbaikan dari OJK

Kritik Jokowi Soal Pemindahan Ibu Kota, SBY: Konsepnya Seperti Apa?

Komisi IX Tetap Komitmen Tolak Kenaikan Iuran BPJS

 

ads2

  Berita Terkini
 
Jadi Ketua Wantimpres, Wiranto Harus Tanggalkan Jabatan Ketua Dewan Pembina Hanura

Komisi IX Konsisten Minta Iuran BPJS Tidak Naik

SatReskrim Polres Pohuwato Berhasil Ungkap Pelaku Pembunuhan dengan Panah Wayer

Peringati Hari Ibu Ke - 91, Pemprov Bersama Polda Gorontalo Gelar Jalan Sehat Keluarga

Pemilu Inggris: Bagaimana Boris Johnson Meraih Kemenangan Terbesar dalam 3 Dekade

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2