Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Selebriti    
Pencemaran Nama Baik
Ibunda Kiswinar Pilih Lanjutkan Kasus Bila Mario Teguh Tak Minta Maaf
2017-03-19 16:45:31
 

Ilustrasi. Tampak Ario Kiswinar dan Ibunya Aryani Soenarto saat didampingi Pengacara saat memberikan keterangan pers.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Permasalahan keluarga Mario Teguh dan Kiswinar memang mulai menemui titik terang. Hasil tes DNA menunjukkan bahwa Kiswinar betul-betul anak motivator kondang tersebut. Kiswinar pun semakin berani terbuka dengan mengunggah sebuah foto di ulang tahun sang Ayah beberapa waktu lalu.

Sayangnya meski hubungan keduanya telah jelas sebagai Ayah dan anak, Ibunda Kiswinar Aryani Soenarto masih merasa tak puas. Hal ini disebabkan oleh kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan oleh Mario Teguh terhadap dirinya. Untuk itu Aryani mengusut kasus ini melalui kekuatan hukum perdata.Ketika ditemui di Direktorat Reserse Kriminal Umum Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (13/3) lalu,

Aryani mengatakan, "Kalau mau lebih spesifik, minta maaf kepada saya itu lebih spesifik. Saya masih menjalani kehidupan saya, nama baik juga penting karena saya membangun nama baik tidak mudah. Saya bangun dari bawah baik secara sosial atau profesional." lanjut Aryani.

Pernyataan Aryani dipertegas oleh Ferry Amahorseya, kuasa hukum pihak Kiswinar dan Aryani, dia meminta agar pihak Mario Teguh mengabulkan keinginan Aryani untuk membersihkan nama baiknya. Aryani mengaku kecewa dengan tanggapan pihak Mario Teguh yang cenderung mengabaikan. "Kalau engga mau minta maaf sambil mencium kaki (Aryani) ya lanjut kasusnya." sambung Ferry Amarhoseya.

Pihak Kiswinar sendiri telah memiliki bukti berupa sebuah buku terbalik. Buku tersebut baru akan menjadi berikutnya bila Mario Teguh resmi ditetapkan sebagai tersangka.(kpl/pur/agt/kapanlagi/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Permasalahan Tumpahan Minyak Montara, Ini Tanggapan Dirjen AHU Kemenkumham

Ngawur!, Petani Sawit Butuh Solusi Harga Turun, Kok Malah Diminta Tanam Pete Jengkol

Polisi Melakukan 20 Adegan Rekonstruksi Pengeroyokan Anggota TNI oleh Juru Parkir

Demo SP JICT ke BUMN: Kembalikan JICT Koja ke Pangkuan Ibu Pertiwi

 

  Berita Terkini
 
Permasalahan Tumpahan Minyak Montara, Ini Tanggapan Dirjen AHU Kemenkumham

Proyek Fiktif, KPK Tetapkan 2 Pejabat PT Waskita Karya sebagai Tersangka

Ngawur!, Petani Sawit Butuh Solusi Harga Turun, Kok Malah Diminta Tanam Pete Jengkol

Komisi III Dorong Aparat Keamanan Tingkatkan Pengamanan Pemilu 2019

Isu Perlindungan Pekerja Migran Disuarakan Kembali

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2