Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Gaya Hidup    
Telekomunikasi
Ini Cara Daftar IMEI Ponsel yang Beli dari Luar Negeri
2020-09-17 05:56:26
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Dengan diberlakukannya aturan IMEI, tentunya membuat masyarakat bertanya, bagaimana dengan nomor IMEI dari ponsel yang dibeli dari luar negeri. Ini cara daftar nomor IMEI dari luar negeri.

Seperti diketahui, pemerintah tengah berupaya menekan peredaran ponsel BM di Indonesia dengan diberlakukannya aturan IMEI yang baru diberlakukan mulai 15 September 2020. Terhitung dari tanggal tersebut dan seterusnya, perangkat ilegal yang tidak terdaftar di database IMEI nasional di Kementerian Perindustrian (Kemenperin), tidak bisa mendapatkan sinyal dari operator seluler.

Tentunya, hal ini menjadi dilema bagi masyarakat yang ingin membeli smartphone terbaru dari luar negeri, karena belum dijual di pasar Indonesia dan tidak terdaftar di Kemenperin.

Informasi yang dihimpun detikINET, Kamis (17/9) terkait persoalan tersebut, pemerintah menyebutkan cara daftar nomor IMEI bagi masyarakat yang membeli produk Handphone, Komputer genggam, dan Tablet (HKT) yang dibeli secara online lewat barang kiriman atau membawa perangkat dari luar negeri atau dari Free Trade Zone melalui bandara dan pelabuhan, maka diwajibkan untuk mendeklarasikan barang tersebut.

Barang yang dibeli itu juga harus memenuhi kewajiban perpajakan yang berlaku. Sebagai informasi, ponsel yang harganya di atas USD 500 atau setara Rp 7,4 jutaan dengan kurs USD 1 = Rp 14.817, maka dikenakan pajak yang sudah ditetapkan.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai yang mengurusi hal ini mengatakan, masyarakat hanya boleh membawa maksimal dua unit ponsel dari luar negeri. Perangkat itu juga diwajibkan mendaftarkan nomor IMEI-nya ke https://www.beacukai.go.id/register-imei.html Klik disini atau kalian bisa menggunakan alternatif lain, yakni mengunduh aplikasi Mobile Beacukai yang bisa di-download via Play Store.

Bila sudah membayar kewajiban pajaknya dan mendaftarkan nomor IMEI-nya, Bea Cukai menjanjikan aktivasi perangkat dengan SIM card Indonesia itu bisa dilakukan maksimal 2 x 24 jam.

Aturan IMEI suntik mati ponsel BM ini digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), berkolaborasi dengan Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

Kebijakan pemerintah itu telah disosialisasikan pemerintah sejak 18 Oktober 2019 selama enam bulan. Pada 18 April lalu, kebijakan tersebut resmi berjalan, namun belum optimal karena sistem untuk blokir IMEI perangkat ilegal belum beroperasi. Akhirnya, kebijakan tersebut resmi berlaku sejak 15 September 2020.(agt/fay/detiknet/bh/sya)



 
   Berita Terkait > Telekomunikasi
 
  Ini Cara Daftar IMEI Ponsel yang Beli dari Luar Negeri
  Pengamat: Subsidi Pulsa Seharusnya untuk Seluruh Masyarakat
  Begini Cara Mengambil Screenshot Tangkapan Layar Panjang di Ponsel Android
  Hati-Hati! Jangan Beli 4 Tipe Ponsel Android ini, Nanti Nyesel..
  Legislator: Jangan Jadikan Pemblokiran Internet sebagai Hobi Pemerintah
 
ads1

  Berita Utama
Anis Byarwati: Gelontoran Dana Rp 20 Triliun Untuk Jiwasraya Mencederai Hati Rakyat

Banggar DPR Bersama Pemerintah Setujui RUU APBN TA 2021

KAMI Serukan Masyarakat Indonesia Turunkan Bendera Setengah Tiang Pada 30 September

Kaburnya Napi WNA China dari Lapas Tangerang Banyak Kejanggalan, Perlu Diinvestigasi Mendalam

 

ads2

  Berita Terkini
 
Anis Byarwati: Gelontoran Dana Rp 20 Triliun Untuk Jiwasraya Mencederai Hati Rakyat

Akmal Taher Mundur dari Ketua Bidang Kesehatan Satgas Covid-19

Banggar DPR Bersama Pemerintah Setujui RUU APBN TA 2021

Prahara Putusan Niaga No 211 di PN Jakpus

63 Tahapan Rekonstruksi Digelar, Polda Metro: Ada Adegan Tawar Menawar Aborsi Rp 2-5 Juta

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2