Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
UU Administrasi Pemerintahan Mewujudkan Pemerintahan Yang Good Governance?
Oleh: Mardisontori, LLM

DIPENGHUJUNG periode keanggotaan DPR RI tahun 2009-2014, Pemerintah be

KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
ACEH, Berita HUKUM - Guru Pendidikan Agama Islam yang mengajar pada SD/MI, SMP/MTS dan SMA/SMK/MA di

Prajurit TNI Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri
KEDIRI, Berita HUKUM - Ratusan prajurit TNI berbaur dengan warga masyarakat melakukan aksi mulia den

Tidak Ada ‘Auto Pilot’, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menegaskan, tidak ada istilah ‘auto pilo

Pendiri Facebook Gunakan Bahasa Mandarin
BEIJING, Berita HUKUM - Mark Zuckerberg berusaha menarik simpati penduduk Cina dengan menggunakan ba

Pemilik Saham PT Blue Bird Taxi Melaporkan OJK ke Ombudsman RI
JAKARTA, Berita HUKUM - Para pemegang saham PT Blue Bird Taxi melaporkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK

Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
JAKARTA, Berita HUKUM - Kinerja Kejaksaan Agung (Kejagung) dinilai lambat dalam mencegah dan meninda

Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi
JAKARTA, Berita HUKUM - Politisi senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Panda Nababan

   

  Berita Terkini >>
   
UU Administrasi Pemerintahan Mewujudkan Pemerintahan Yang Good Governance?
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Prajurit TNI Renovasi Rumah Penduduk Miskin di Kediri
Tidak Ada ‘Auto Pilot’, Wapres Bantah Pemerintah Tidak Jalan
Pendiri Facebook Gunakan Bahasa Mandarin
Pemilik Saham PT Blue Bird Taxi Melaporkan OJK ke Ombudsman RI

Untitled Document



  Berita Utama >
   
KOBAR-GB Langsa Minta Penegak Hukum Usut Keterlambatan Pembayaran Sertifikasi Guru PAI
Menimbang Kualitas yang Berhak Menduduki Kursi Puncak Adhyaksa
Panda Nababan: Melibatkan KPK dan PPTAK Itu Ide Megawati Bukan dari Presiden Jokowi
Mengenal Lebih Dalam Tata Cara Pembentukan UU di DPR
NCID: Akibat Ulah Koalisi Jokowi, Kerja Anggota DPR Hanya Makan, Minum dan Ribut
Tak Mengaku Punya Hutang, Tapi Pernah Bayar Hutang

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
ASNLF
Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Tuesday 15 Oct 2013 21:49:56
 
Ariffadillah, saat menggelar rapat di Swedia.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM - Sejak dikukuhnya kembali lembaga perjuangan kemerdekaan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dalam sebuah pertemuan “Sigom Dônja” di Denmark, April 2012, organisasi tersebut kerap digoyang fitnah.

"ASNLF terus menurus dipelintir oleh pihak-pihak tertentu untuk membingungkan rakyat Aceh," demikian pernyataan Ketua Presidium Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF), Ariffadilah.

Dia menyebutkan, ada juga yang mengaku sebagai Jubir ASNLF internasional, didapati juga kelompok-kelompok yang menggunakan nama dan visi ASNLF dalam mengambil hati rakyat untuk kepentingan politiknya dalam memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Ironisnya, dari satu sisi keberadaan ASNLF sering dituduh ”merongrong perdamaian” dan dari sisi lainnya mereka selalu menggunakan misi perjuangan ASNLF untuk menipu rakyat dan memenangkan ”tendernya”, demikian jawabnya kepada BeritaHUKUM.com, terkait pihak-pihak yang mencatut ASNLF untuk kepentingan kelompoknya.

Menanggapi hal ini, Sufaini Usman atau yang akrab disapa Teungku Syekhy, yang disebut telah mencatut nama lembaga ASNLF mengungkapkan bahwa dia tidak akan menggunakan jabatan Juru Bicara lagi di lembaga yang dideklarasikan oleh almarhum Wali Negara, Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

"Saya sudah katakan di BeritaHUKUM.com, tidak penting saya diakui atau tidak," tandasnya mantan GAM ini, Selasa (15/10).

Toh yang penting bagi saya, sambungnya, masih bisa melawan kedzaliman di Aceh yang dilakukan oleh Malek Mahmud cs, "Ya sudah saya sekarang tidak menggunakan lagi nama ASNLF yang mareka maksud," ucap Syekhy.

"Terus ASNLF untuk siapa dan buat siapa, milik siapa? Karena yang saya tau ASNLF ini milik rakyat Aceh bukan milik kelompok," ujarnya lagi.

Menurut Syekhy, mereka ini dinilai masih belum dewasa dalam berorganisasi, dan mereka juga belum bisa membedakan mana perjuangan untuk kelompok atau pribadi. Tapi semua yang jelas, bahwa Syekhy melakukan hal ini murni demi perjuangan bangsa Aceh juga.

"Kebetulan saya sekarang tidak tinggal lagi di luar negeri, dan mereka masih tinggal, itu saja yang miss antara saya dengan mereka," jelasnya.

Dalam hal ini Sykhey sangat kecewa, sampai saat ini masih ada kelompok-kelompok yang ingin menciptakan perpecahan lagi di Aceh. Sebab, saat ini rakyat Aceh sudah cukup menderita akibat idiologi yang diciptakan oleh Malek Mahmud cs.

"Kita juga menderita oleh perpecahan dari zaman Dr Husaini Hasan di singkirkan oleh Malek Mahmud, sampai zaman sekarang dianggap pengkianat oleh mereka, dan kenapa justru ASNLF mengurus yang tidak penting," ujarnya.

Persoalan ini memang ada miss komunikasi antara ASNLF dengannya, sebab mereka masih konsisten dengan rencana untuk memerdekakan diri dari Indonesia, sementara Syekhy pulang ke Indonesia juga tetap melakukan perjuangan untuk merdeka, artinya berjuang memerdekakan rakyat terutama dari belenggu kemiskinan.

"Untuk memperjuangkan hal itu tidak cukup hanya sembunyi dan ngomong lewat dunia maya, tapi perlu kerja nyata," tegasnya.

Seharusnya, jika memang benar Lembaga itu bertujuan untuk memperjuangkan hak rakyat Aceh, maka pulanglah ke Aceh dan bersatupadu menyumbangkan kemampuannya untuk membangun Aceh menjadi baik, bukanlah hanya mempersoalkan hal yang tidak penting, dan hanya bicara di dunia maya saja.(bhc/sul).


Bookmark and Share

   Berita Terkait ASNLF

Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Dituding Catut Nama ASNLF, Inilah Jawaban Tgk Syekhy
Siaran Pers Acheh-Sumatra National Liberation Front (ASNLF)
Jubir ASNLF: Perkuat 3 Pilar untuk Aceh yang Lebih Baik
ASNLF Serukan Rakyat Tagih Janji Zikir
ASNLF: Perjuangan GAM Belum Berakhir, Apalagi Bergabung Dengan NKRI
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com