BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, menjalani penaha

Kemenlu Minim Capaian dan Tak Ada UU Yang Dihasilkan
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapat Kerja terakhir Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri yang digelar Ra

Sambut HUT ke 69 Tahun TNI akan Pamerkan Alutsista Baru
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI, M. Fuad Basya,

Ranking Indeks Daya Saing Indonesia Melonjak ke Posisi 34
JAKARTA, Berita HUKUM - Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) melalui portalnya http:/

Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
SAMARINDA, Berita HUKUM - Mutasi Kepala Sekolah (kepsek) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yan

Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!
JAKARTA, Berita HUKUM - Bakal dihapusnya Kementerian Agama di kabinet Jokowi-JK sejauh ini masih ber

Pelantikan 8 Kajati dan belasan Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung
JAKARTA, Berita HUKUM - Hari ini berdasarkan keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia nomor : Kep –

Basrief Arief Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Membuka Diri Terhadap Masyarakat
JAKARTA, Berita HUKUM - Jelang akhir masa jabatannya, Jaksa Agung Basrief Arief melantik sejumlah pe

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung
Kemenlu Minim Capaian dan Tak Ada UU Yang Dihasilkan
Sambut HUT ke 69 Tahun TNI akan Pamerkan Alutsista Baru
Ranking Indeks Daya Saing Indonesia Melonjak ke Posisi 34
Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
Wacana Penghapusan Kementerian Agama: Lawan!

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung
Sambut HUT ke 69 Tahun TNI akan Pamerkan Alutsista Baru
Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
Pelantikan 8 Kajati dan belasan Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung
Basrief Arief Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Membuka Diri Terhadap Masyarakat
Kapolda Aceh: Razia Kendaraan Plat BL Asal Aceh di Sumut Itu Ilegal

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
ASNLF
Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Tuesday 15 Oct 2013 21:49:56
 
Ariffadillah, saat menggelar rapat di Swedia.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM - Sejak dikukuhnya kembali lembaga perjuangan kemerdekaan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dalam sebuah pertemuan “Sigom Dônja” di Denmark, April 2012, organisasi tersebut kerap digoyang fitnah.

"ASNLF terus menurus dipelintir oleh pihak-pihak tertentu untuk membingungkan rakyat Aceh," demikian pernyataan Ketua Presidium Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF), Ariffadilah.

Dia menyebutkan, ada juga yang mengaku sebagai Jubir ASNLF internasional, didapati juga kelompok-kelompok yang menggunakan nama dan visi ASNLF dalam mengambil hati rakyat untuk kepentingan politiknya dalam memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Ironisnya, dari satu sisi keberadaan ASNLF sering dituduh ”merongrong perdamaian” dan dari sisi lainnya mereka selalu menggunakan misi perjuangan ASNLF untuk menipu rakyat dan memenangkan ”tendernya”, demikian jawabnya kepada BeritaHUKUM.com, terkait pihak-pihak yang mencatut ASNLF untuk kepentingan kelompoknya.

Menanggapi hal ini, Sufaini Usman atau yang akrab disapa Teungku Syekhy, yang disebut telah mencatut nama lembaga ASNLF mengungkapkan bahwa dia tidak akan menggunakan jabatan Juru Bicara lagi di lembaga yang dideklarasikan oleh almarhum Wali Negara, Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

"Saya sudah katakan di BeritaHUKUM.com, tidak penting saya diakui atau tidak," tandasnya mantan GAM ini, Selasa (15/10).

Toh yang penting bagi saya, sambungnya, masih bisa melawan kedzaliman di Aceh yang dilakukan oleh Malek Mahmud cs, "Ya sudah saya sekarang tidak menggunakan lagi nama ASNLF yang mareka maksud," ucap Syekhy.

"Terus ASNLF untuk siapa dan buat siapa, milik siapa? Karena yang saya tau ASNLF ini milik rakyat Aceh bukan milik kelompok," ujarnya lagi.

Menurut Syekhy, mereka ini dinilai masih belum dewasa dalam berorganisasi, dan mereka juga belum bisa membedakan mana perjuangan untuk kelompok atau pribadi. Tapi semua yang jelas, bahwa Syekhy melakukan hal ini murni demi perjuangan bangsa Aceh juga.

"Kebetulan saya sekarang tidak tinggal lagi di luar negeri, dan mereka masih tinggal, itu saja yang miss antara saya dengan mereka," jelasnya.

Dalam hal ini Sykhey sangat kecewa, sampai saat ini masih ada kelompok-kelompok yang ingin menciptakan perpecahan lagi di Aceh. Sebab, saat ini rakyat Aceh sudah cukup menderita akibat idiologi yang diciptakan oleh Malek Mahmud cs.

"Kita juga menderita oleh perpecahan dari zaman Dr Husaini Hasan di singkirkan oleh Malek Mahmud, sampai zaman sekarang dianggap pengkianat oleh mereka, dan kenapa justru ASNLF mengurus yang tidak penting," ujarnya.

Persoalan ini memang ada miss komunikasi antara ASNLF dengannya, sebab mereka masih konsisten dengan rencana untuk memerdekakan diri dari Indonesia, sementara Syekhy pulang ke Indonesia juga tetap melakukan perjuangan untuk merdeka, artinya berjuang memerdekakan rakyat terutama dari belenggu kemiskinan.

"Untuk memperjuangkan hal itu tidak cukup hanya sembunyi dan ngomong lewat dunia maya, tapi perlu kerja nyata," tegasnya.

Seharusnya, jika memang benar Lembaga itu bertujuan untuk memperjuangkan hak rakyat Aceh, maka pulanglah ke Aceh dan bersatupadu menyumbangkan kemampuannya untuk membangun Aceh menjadi baik, bukanlah hanya mempersoalkan hal yang tidak penting, dan hanya bicara di dunia maya saja.(bhc/sul).


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait ASNLF

Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Dituding Catut Nama ASNLF, Inilah Jawaban Tgk Syekhy
Siaran Pers Acheh-Sumatra National Liberation Front (ASNLF)
Jubir ASNLF: Perkuat 3 Pilar untuk Aceh yang Lebih Baik
ASNLF Serukan Rakyat Tagih Janji Zikir
ASNLF: Perjuangan GAM Belum Berakhir, Apalagi Bergabung Dengan NKRI
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com