BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
PAN Tepis Klaim PDIP Soal Gabung Koalisi Jokowi-JK
JAKARTA, Berita HUKUM - PDI Perjuangan (PDIP) mengklaim Partai Amanat Nasional (PAN) bersedia untuk

Saksikan Sail Raja Ampat, Bumi Pertiwi Miring Ke Timur
PAPUA BARAT, Berita HUKUM - Kendati pagi itu bumi Cenderawasih masih diguyur hujan lebat dan sesekal

Pentagon: Jet Tempur Cina 'Cegat' Jet Patroli AS
CINA, Berita HUKUM - Sebuah jet tempur Cina terbang sangat dekat dan membahayakan sebuah pesawat pat

Seorang Wanita PNS Kelurahan Terjaring Razia Prostitusi di Hotel
SAMARINDA, Berita HUKUM - Seorang wanita yang diperkirakan berusia sekitar 30an yang bekerja sebagai

SBY: Tidak Ada Niat Sedikitpun Untuk Mengganggu Jokowi
JAKARTA, Berita HUKUM - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku hari Kamis (21/8) ini meneri

Akan Dilepas Presiden, 45 Ribu Peserta Ikuti Lomba Lari Independence Day Run 2014
JAKARTA, Berita HUKUM - Sebanyak 45 ribu peserta telah terdaftar untuk mengikuti lomba lari Independ

Latihan STS GPOI Garuda Canti Dharma 2014 Ditutup
BOGOR, Berita HUKUM - Latihan STS (Senior Training Seminar) Global Peace Operations Initiative (GPOI

Proses Belajar Mengajar di SDN I Banda Alam Kurang Pengawasan Dinas
ACEH, Berita HUKUM - Kurangnya pengawasan dari Dinas Pendidikan kabupaten Ace Timur membuat aktifit

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
PAN Tepis Klaim PDIP Soal Gabung Koalisi Jokowi-JK
Saksikan Sail Raja Ampat, Bumi Pertiwi Miring Ke Timur
Pentagon: Jet Tempur Cina 'Cegat' Jet Patroli AS
Seorang Wanita PNS Kelurahan Terjaring Razia Prostitusi di Hotel
SBY: Tidak Ada Niat Sedikitpun Untuk Mengganggu Jokowi
Akan Dilepas Presiden, 45 Ribu Peserta Ikuti Lomba Lari Independence Day Run 2014

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
PAN Tepis Klaim PDIP Soal Gabung Koalisi Jokowi-JK
Putusan MK Suka Tidak Suka Harus Diterima
Rizal Ramli: Banyak Jebakan dan ‘Bom Waktu’
Aspek Politik Akan Ganjal Fase Dua Pembangunan PLTN
Sambut Fase Dua Pembangunan PLTN Menristek Terima Deputi IAE
DPRK Aceh Utara Bahas KUPA dan PPAS-P

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
ASNLF
Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Tuesday 15 Oct 2013 21:49:56
 
Ariffadillah, saat menggelar rapat di Swedia.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM - Sejak dikukuhnya kembali lembaga perjuangan kemerdekaan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dalam sebuah pertemuan “Sigom Dōnja” di Denmark, April 2012, organisasi tersebut kerap digoyang fitnah.

"ASNLF terus menurus dipelintir oleh pihak-pihak tertentu untuk membingungkan rakyat Aceh," demikian pernyataan Ketua Presidium Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF), Ariffadilah.

Dia menyebutkan, ada juga yang mengaku sebagai Jubir ASNLF internasional, didapati juga kelompok-kelompok yang menggunakan nama dan visi ASNLF dalam mengambil hati rakyat untuk kepentingan politiknya dalam memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Ironisnya, dari satu sisi keberadaan ASNLF sering dituduh ”merongrong perdamaian” dan dari sisi lainnya mereka selalu menggunakan misi perjuangan ASNLF untuk menipu rakyat dan memenangkan ”tendernya”, demikian jawabnya kepada BeritaHUKUM.com, terkait pihak-pihak yang mencatut ASNLF untuk kepentingan kelompoknya.

Menanggapi hal ini, Sufaini Usman atau yang akrab disapa Teungku Syekhy, yang disebut telah mencatut nama lembaga ASNLF mengungkapkan bahwa dia tidak akan menggunakan jabatan Juru Bicara lagi di lembaga yang dideklarasikan oleh almarhum Wali Negara, Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

"Saya sudah katakan di BeritaHUKUM.com, tidak penting saya diakui atau tidak," tandasnya mantan GAM ini, Selasa (15/10).

Toh yang penting bagi saya, sambungnya, masih bisa melawan kedzaliman di Aceh yang dilakukan oleh Malek Mahmud cs, "Ya sudah saya sekarang tidak menggunakan lagi nama ASNLF yang mareka maksud," ucap Syekhy.

"Terus ASNLF untuk siapa dan buat siapa, milik siapa? Karena yang saya tau ASNLF ini milik rakyat Aceh bukan milik kelompok," ujarnya lagi.

Menurut Syekhy, mereka ini dinilai masih belum dewasa dalam berorganisasi, dan mereka juga belum bisa membedakan mana perjuangan untuk kelompok atau pribadi. Tapi semua yang jelas, bahwa Syekhy melakukan hal ini murni demi perjuangan bangsa Aceh juga.

"Kebetulan saya sekarang tidak tinggal lagi di luar negeri, dan mereka masih tinggal, itu saja yang miss antara saya dengan mereka," jelasnya.

Dalam hal ini Sykhey sangat kecewa, sampai saat ini masih ada kelompok-kelompok yang ingin menciptakan perpecahan lagi di Aceh. Sebab, saat ini rakyat Aceh sudah cukup menderita akibat idiologi yang diciptakan oleh Malek Mahmud cs.

"Kita juga menderita oleh perpecahan dari zaman Dr Husaini Hasan di singkirkan oleh Malek Mahmud, sampai zaman sekarang dianggap pengkianat oleh mereka, dan kenapa justru ASNLF mengurus yang tidak penting," ujarnya.

Persoalan ini memang ada miss komunikasi antara ASNLF dengannya, sebab mereka masih konsisten dengan rencana untuk memerdekakan diri dari Indonesia, sementara Syekhy pulang ke Indonesia juga tetap melakukan perjuangan untuk merdeka, artinya berjuang memerdekakan rakyat terutama dari belenggu kemiskinan.

"Untuk memperjuangkan hal itu tidak cukup hanya sembunyi dan ngomong lewat dunia maya, tapi perlu kerja nyata," tegasnya.

Seharusnya, jika memang benar Lembaga itu bertujuan untuk memperjuangkan hak rakyat Aceh, maka pulanglah ke Aceh dan bersatupadu menyumbangkan kemampuannya untuk membangun Aceh menjadi baik, bukanlah hanya mempersoalkan hal yang tidak penting, dan hanya bicara di dunia maya saja.(bhc/sul).


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait ASNLF

Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Dituding Catut Nama ASNLF, Inilah Jawaban Tgk Syekhy
Siaran Pers Acheh-Sumatra National Liberation Front (ASNLF)
Jubir ASNLF: Perkuat 3 Pilar untuk Aceh yang Lebih Baik
ASNLF Serukan Rakyat Tagih Janji Zikir
ASNLF: Perjuangan GAM Belum Berakhir, Apalagi Bergabung Dengan NKRI
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com