BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Ulah Anak Bermain Api 7 Rumah di Samarinda Hangus Dilalap Api
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kebakaran kembali terjadi di Jl. Slamet Riyadi RT.19 Kelurahan Karang Asam

Kasus Pajak Lionel Messi Diteruskan
SPANYOL, Berita HUKUM - Pengadilan di Spanyol tetap akan melanjutkan kasus pajak bintang Barcelona,

Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
JAKARTA, Berita HUKUM - Anggota Komisi VII DPR RI, Asmin Amin menyoroti persoalan pembangunan Stasiu

Gaza dalam Kondisi Kritis, Tegas Sekjen PBB
PALESTINA, Berita HUKUM - Sekjen PBB, Ban Ki-moon, mendesak penghentian segera kekerasan di Gaza den

Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
SAMARINDA, Berita HUKUM - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIA Sempaja Samarinda yang terletak di J

Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
SAMARINDA, Berita HUKUM - Gemah Takbir, Tasbih dan Tahlil menggema di menara-menara mesjid, menara L

PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
JAKARTA, Berita HUKUM - Freeport McMoRan Inc harus konsisten dan tetap mengikuti aturan, karena tela

Pasangan Prabowo-Hatta Ajukan Permohonan ke MK
JAKARTA, Berita HUKUM - Pasangan calon Presiden-Wakil Presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto-Hatta

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Ulah Anak Bermain Api 7 Rumah di Samarinda Hangus Dilalap Api
Kasus Pajak Lionel Messi Diteruskan
Pembangunan SPBN Jangan Disamakan dengan SPBU
Gaza dalam Kondisi Kritis, Tegas Sekjen PBB
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
Selain Gugat Pilpres, PPP: Tapi Juga Upaya Meluruskan Demokrasi
Kubu Koalisi Merah Putih Konsolidasi Pembentukan Pansus Pilpres 2014
Gugatan PHPU ke MK, Prabowo: Ini Sebuah Proses Perjuangan Secara Hukum

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















Politik    
 
ASNLF
Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Tuesday 15 Oct 2013 21:49:56
 
Ariffadillah, saat menggelar rapat di Swedia.(Foto: Ist)
ACEH, Berita HUKUM - Sejak dikukuhnya kembali lembaga perjuangan kemerdekaan Gerakan Aceh Merdeka (GAM), dalam sebuah pertemuan “Sigom Dônja” di Denmark, April 2012, organisasi tersebut kerap digoyang fitnah.

"ASNLF terus menurus dipelintir oleh pihak-pihak tertentu untuk membingungkan rakyat Aceh," demikian pernyataan Ketua Presidium Aceh Sumatra National Liberation Front (ASNLF), Ariffadilah.

Dia menyebutkan, ada juga yang mengaku sebagai Jubir ASNLF internasional, didapati juga kelompok-kelompok yang menggunakan nama dan visi ASNLF dalam mengambil hati rakyat untuk kepentingan politiknya dalam memenangkan Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.

Ironisnya, dari satu sisi keberadaan ASNLF sering dituduh ”merongrong perdamaian” dan dari sisi lainnya mereka selalu menggunakan misi perjuangan ASNLF untuk menipu rakyat dan memenangkan ”tendernya”, demikian jawabnya kepada BeritaHUKUM.com, terkait pihak-pihak yang mencatut ASNLF untuk kepentingan kelompoknya.

Menanggapi hal ini, Sufaini Usman atau yang akrab disapa Teungku Syekhy, yang disebut telah mencatut nama lembaga ASNLF mengungkapkan bahwa dia tidak akan menggunakan jabatan Juru Bicara lagi di lembaga yang dideklarasikan oleh almarhum Wali Negara, Teungku Hasan Muhammad di Tiro.

"Saya sudah katakan di BeritaHUKUM.com, tidak penting saya diakui atau tidak," tandasnya mantan GAM ini, Selasa (15/10).

Toh yang penting bagi saya, sambungnya, masih bisa melawan kedzaliman di Aceh yang dilakukan oleh Malek Mahmud cs, "Ya sudah saya sekarang tidak menggunakan lagi nama ASNLF yang mareka maksud," ucap Syekhy.

"Terus ASNLF untuk siapa dan buat siapa, milik siapa? Karena yang saya tau ASNLF ini milik rakyat Aceh bukan milik kelompok," ujarnya lagi.

Menurut Syekhy, mereka ini dinilai masih belum dewasa dalam berorganisasi, dan mereka juga belum bisa membedakan mana perjuangan untuk kelompok atau pribadi. Tapi semua yang jelas, bahwa Syekhy melakukan hal ini murni demi perjuangan bangsa Aceh juga.

"Kebetulan saya sekarang tidak tinggal lagi di luar negeri, dan mereka masih tinggal, itu saja yang miss antara saya dengan mereka," jelasnya.

Dalam hal ini Sykhey sangat kecewa, sampai saat ini masih ada kelompok-kelompok yang ingin menciptakan perpecahan lagi di Aceh. Sebab, saat ini rakyat Aceh sudah cukup menderita akibat idiologi yang diciptakan oleh Malek Mahmud cs.

"Kita juga menderita oleh perpecahan dari zaman Dr Husaini Hasan di singkirkan oleh Malek Mahmud, sampai zaman sekarang dianggap pengkianat oleh mereka, dan kenapa justru ASNLF mengurus yang tidak penting," ujarnya.

Persoalan ini memang ada miss komunikasi antara ASNLF dengannya, sebab mereka masih konsisten dengan rencana untuk memerdekakan diri dari Indonesia, sementara Syekhy pulang ke Indonesia juga tetap melakukan perjuangan untuk merdeka, artinya berjuang memerdekakan rakyat terutama dari belenggu kemiskinan.

"Untuk memperjuangkan hal itu tidak cukup hanya sembunyi dan ngomong lewat dunia maya, tapi perlu kerja nyata," tegasnya.

Seharusnya, jika memang benar Lembaga itu bertujuan untuk memperjuangkan hak rakyat Aceh, maka pulanglah ke Aceh dan bersatupadu menyumbangkan kemampuannya untuk membangun Aceh menjadi baik, bukanlah hanya mempersoalkan hal yang tidak penting, dan hanya bicara di dunia maya saja.(bhc/sul).


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait ASNLF

Ini Tanggapan Tokoh GAM Tentang ASNLF
Dituding Catut Nama ASNLF, Inilah Jawaban Tgk Syekhy
Siaran Pers Acheh-Sumatra National Liberation Front (ASNLF)
Jubir ASNLF: Perkuat 3 Pilar untuk Aceh yang Lebih Baik
ASNLF Serukan Rakyat Tagih Janji Zikir
ASNLF: Perjuangan GAM Belum Berakhir, Apalagi Bergabung Dengan NKRI
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com