Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Hutang Luar Negeri
Jadi yang Ugal-Ugalan Itu, SBY atau Jokowi Om Fadjroel?
2017-10-15 12:59:36
 

Tweep fadjroel.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Kicauan Komisaris PT Adhi Karya Tbk Fadjroel Rachman sebagai salah satu timses pendukung Jokowi kembali menjadi ramai dibicarakan netizen. Fadjroel yang sebelumnya dikenal sebagai aktivis sipil yang vokal dalam mengkritik kinerja pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tak berkutik sama sekali di era pemerintahan Joko Widodo.

Salah satu kicauan Fadjroel yang kembali disindir adalah kritikannya terhadap utang pemerintah yang berkuasa. Tepatnya pada 10 September 2014 lalu, Fadjroel berkicau "Ayo Indonesia, Kita kawal Presiden Jokowi Untuk Tidak Menyelenggarakan negara menggunakan utang. Cukup SBY utang ugal-ugalan."

Kicauan Fadjroel itu pun kembali di retweet oleh beberapa akun twitter di beberapa hari belakangan. Salah satunya milik Nana @ronavioleta. Melalui kicauannya, dia bertanya kepada Fadjroel "Jadi yang ugal-ugalan, SBY atau Jokowi Om Fadjroel?."

"Ayo om @FadjroeL serukan pengawalan biar utang jokowi ga ugal2an sprti SBY," tambah akun @ronavioleta.

Sementara akun @harsprinting pun berkicau dan mengingatkan Fadjorel jika utang Indonesia sudah lebih dari Rp 3 ribu Triliun.

Adapun AsepH melalui akun @urangsunda68 berkicau "Pak Fadjroel kemana aje nih, sudah jadi komisaris BUMN lupa beban rakyat atas dzalimnya presiden dengan BBM dan TDL naik, tapi terus utang."

Sindiran tajam atas kicauan Fadjroel juga pernah jadi ramai di kalangan netizen. Tepatnya pada tahun 2010 lalu, ketika nama Sri Mulyani disebut-sebut dalam skandal Bank Century, Fadjroel termasuk yang sering menyerang langsung, termasuk di sosial media. Ia pun meminta Sri Mulyani dan Boediono untuk mundur sebab bisa menganggu kinerja SBY saat itu.

Namun demikian, Fadjroel, yang diangkat menjadi komisaris plat merah itu malah mengucapkan selamat datang kepada Sri Mulyani, yang ditunjuk Jokowi sebagai Menteri Keuangan.

Sekadar informasi, selama kurang lebih 2,5 tahun kepemimpinan Presiden Jokowi berjalan, utang pemerintah Indonesia bertambah Rp 1.062,4 triliun. Data Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat jumlah utang pemerintahan di akhir 2014 mencapai Rp 2.604,93 triliun, dan naik menjadi Rp 3.667,33 triliun per April 2017.(san/RMOL/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait > Hutang Luar Negeri
 
  Agresivitas Pemerintah Indonesia dalam Berutang Harus Dikontrol
  Refleksi 3 Tahun Jokowi-JK, Utang Negara Hambat Pembangunan
  Waspadai Gagal Bayar Pembangunan Infrastruktur dengan Utang
  Hutang RI Naik Menjadi Rp4.591 Triliun, BI Bilang Masih Aman
  Jadi yang Ugal-Ugalan Itu, SBY atau Jokowi Om Fadjroel?
 
ads

  Berita Utama
Milad 1 Bang Japar: Meneguhkan Konsistensi dan Komitmen untuk Kemaslahatan Umat

Deklarasi Kaukus Pembela HRS dengan 3 Tuntutan Umat (Trituma)

Hasil Survey Elektabilitas Terus Turun, Jokowi Perlu Tebar Pesona

PDIP Usung Jokowi, Peta Kekuatan Sementara Jokowi Vs Prabowo untuk Pilpres 2019

 

  Berita Terkini
 
Menutup Lomba Band Piala Kapolri, Kapolri: Generasi Muda Jauhi Narkoba

Milad 1 Bang Japar: Meneguhkan Konsistensi dan Komitmen untuk Kemaslahatan Umat

Polri, Kemenhub Menggelar Pembuatan SIM A Umum Kolektif Hanya Rp 100 Ribu

DPR Apresiasi Pembatalan Penunjukan Polri Sebagai Pj. Gubernur

Deklarasi Kaukus Pembela HRS dengan 3 Tuntutan Umat (Trituma)

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47E Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2