Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pemilu    
Pilpres
Jokowi-Ma'ruf No Urut 1 dan Prabowo-Sandi No Urut 2 di Pilpres 2019
2018-09-21 21:29:20
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengelar pengundian nomor urut dua pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagai kandidat di Pilpres 2019. Pengundian digelar di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Jumat (21/9).

Hasilnya pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat nomor urut 1, sementara Prabowo-Sandi mendapat nomor urut 2.

Setelah memperoleh nomor urut dalam pengundian, Ketua KPU mempersilahkan calon presiden untuk menyampaikan sambutannya.

Nomor urut diundi dengan cara pertama menentukan lebih dulu siapa yang akan mengambil nomor urut. Bagian ini diwakilkan cawapres yaitu Ma'ruf Amin dan Sandiaga Uno.

Hasilnya Sandi memperoleh nomor 1 dan kemudian Ma'ruf Amin memperoleh nomor 10. Berarti yang berhak pertama kali untuk mengambil nomor urut capres dimulai dari nomor terkecil. Capres Prabowo pertama kali mengambil nomor urut dan selanjutnya capres Jokowi mengambil nomor urut.

Setelah itu, membuka gulungan nomor urut. Saat dibuka bersamaan, diketahui pasangan Jokowi-Ma'ruf mendapat nomor urut 1 dan Prabowo-Sandi nomor urut 2.

Setelah mendapat nomor urut, kedua kandidat akan mengikuti deklarasi kampanye damai di Monas, besok pagi. Kemudian mereka resmi kampanye sejak 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Sementara pemungutan suara digelar pada 17 April 2019.(bh/as)



 

 
   Berita Terkait > Pilpres
 
  Cawapres Sandiaga Uno Dialog dengan Nelayan Probolinggo
  Mabuk Keajaiban di Balik Sulitnya Menasehati Sebagian Pendukung Fanatik Petahana
  Waktu Aset BPPN Banyak Dibeli Asing, Lahan PT Kiani Dipercayakan agar Dibeli oleh Prabowo
  Datang ke Surabaya, Prabowo Dapat Dukungan dari Jamaah Thoriqoh Syathoriyyah
  Sidang Gugatan Perdata atas Pernyataan Prabowo Soal 'Selang Cuci Darah RSCM' Ditunda
 
ads

  Berita Utama
Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Shabu 30 Kg dalam Lampu Downlight Asal Malaysia

PMJ Memusnahkan Shabu 127 Kg, Ekstasi 92 Ribu Butir dengan 15 Tersangka Ditangkap

Pandangan Dr Rizal Ramli Pasca Debat Capres Kedua

BPN 02: Tuduhan Jokowi Soal Tanah Prabowo Bernuansa Fitnah, Berbahaya!

 

  Berita Terkini
 
Wahh, Sudirman Said Ungkap Pertemuan Rahasia Jokowi dan Bos Freeport terkait Perpanjangan Izin

Cawapres Sandiaga Uno Dialog dengan Nelayan Probolinggo

Mabuk Keajaiban di Balik Sulitnya Menasehati Sebagian Pendukung Fanatik Petahana

IMM Resmi Terakreditasi Sebagai Lembaga Pemantau Pemilu oleh Bawaslu

Waktu Aset BPPN Banyak Dibeli Asing, Lahan PT Kiani Dipercayakan agar Dibeli oleh Prabowo

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2