Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Perdata    
Samarinda
Jumat Besok PN Eksekusi Tanah dan Bangunan di MT Haryono Samarinda
2017-11-01 18:34:44
 

Jaidun, SH sebagai Kuasa Hukum Faridah.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Perjalanan panjang perempuan paru baya, Faridah (40) yang berjuang untuk mencari keadilan sejak tahun 2013 silam akhirnya berbuah manis dengan menang di putusan Kasasi dari Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia yang mengabulkan gugatan penggugat, dengan memutus dan menerima kembali sebidang tanah seluas 260 M2 dan bangunan diatasnya di Jl. MT Haryono No. 5, Samarinda, disertai untuk membayar uang paksa (Dwangson) dari para termohon yang dinyatakan kalah.

Jaidun, SH sebagai Kuasa Hukum Faridah kepada Pewarta BeritaHUKUM.com mengatakan bahwa, dengan kemenangan Farida untuk memiliki rumah dan bangunan itu kembali berdasarkan Keputusan Mahkama Agung RI No.1505/K/Pdt/2016 Tanggal 9 - 8 - 2016, maka telah dikeluarkan penetapoan eksekusi oleh ketua Pengadilan Negeri Samarinda.

Diterangkan Jaidun, SH bahwa Ketua PN Samarinda telah mengeluarkan surat No. W/8.U1/3502/Pdt/01.5/X1/2017 Tanggal 01 Nopember 2017 perihal Pemberitahuan Pelaksanaan Eksekusi atas perkara No. 85/Pdt.G/2013/PN.Smda, yang disampaikan kepada Doni Hartono, warga Jl. Anggrek Merpati, Kecamatan Samarinda Ulu selaku (termohon I) dan Miftahur Rahma alias Emma Basuki semula warga Jl Siti Aisyah RT. 5 dan sekarang beralamat Jl. Antasari RT. 004 Samarinda.

"Perintah Eksekusi sebidang tanah beserta bangunan yang beralamat di Jl. MT Haryono No. 5 Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda dengan luas 260 M2, yang merupakan pemilik syah dari Farida," ujar Jaidun, SH.

Pelaksanaan eksekusi yang dilakukan oleh PN Samarina berdasarkan surat perintah ketua Pengadilan pada hari Jumat, tanggal 03 Nopember 2017 pukul 09.00 Wita.

Dengan pelaksanaan eksekusi tersebut diharapkan agar para pihak yang selama ini menguasai rumah dan bangunan tersebut sudah bisa mengosongkan barang mereka terlebih dahulu dan menghormati keputusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum, tegas Jaidun.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait > Samarinda
 
  Kuasai Tanpa Hak Selama 5 Tahun, Akhirnya Dikosongkan Paksa Pemilik Rumah
  Para Agen Kapal Demo Sabandar Samarinda, KSOP Akui Pelayanan Kurang Prima
  Empat Maskapai Sudah Kantongi Izin Rute Penerbangan Bandara APT Pranoto Samarinda
  Resmikan Bandara APT Pranoto Samarinda, Jokowi Perintahkan 2 Minggu Sudah Ada Penerbangan Ke Jakarta
  Besok Dijadwalkan Presiden Joko Widodo akan Meresmikan Bandara APT Pranoto Samarinda
 
ads

  Berita Utama
KPK OTT Direktur BUMN Krakatau Steel, Jokowi Gagal Kelola BUMN yang Bersih dari Korupsi dan Suap

Polisi Menangkap 9 Tersangka Sindikat Pemalsu Materai yang Dijual Online

KPK Tetapkan 3 Tersangka Dalam Kasus Suap Seleksi Jabatan di Lingkungan Kementerian Agama

Tunjukkan Solidaritas, Lampu JPO GBK Visualkan Warna Bendera Selandia Baru

 

  Berita Terkini
 
Lembaga Survei Harus Adil

Harus Ada Solusi Hadapi Masifnya Penambangan Liar

Sandiaga Uno Dapat Blangkon dan Uang di dalam Sorban

KPK OTT Direktur BUMN Krakatau Steel, Jokowi Gagal Kelola BUMN yang Bersih dari Korupsi dan Suap

Cawapres Sandiaga Uno Ziarah ke Makam KH Ahmad Dahlan di Karangkajen

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2