Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Gerakan Anti Korupsi
KPK Gandeng Kadin Akan Mengelar Konferensi Internasional Antikorupsi
2017-11-07 06:48:14
 

Tampak Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani dan Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga Kadin Indonesia.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia akan menggelar konferensi internasional antikorupsi. Agenda tersebut akan diselenggarakan di Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Antikorupsi sedunia pada 11 Desember 2017.

"Untuk peringati Hari Antikorupsi Sedunia 2017, kita akan selenggarakan International Business Integrity Conference (IBIC). Kegiatan ini merupakan kolaborasi KPK & Kadin, dengan kepanitiaan bersama," terang Deputi Bidang Pencegahan KPK Pahala Nainggolan di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (2/11) lalu.

Agenda tahunan KPK kali ini akan berlangsung selama dua hari (11-12 Desember 2017). Tema yang diusung adalah "Inisiatif Antikorupsi di Sektor Swasta; Peluang, Tantangan, dan Pembelajaran Kolaborasi Sektor Publik & Privat".

Bertepatan dengan kegiatan tersebut akan diadakan peluncuran program Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Ahli Pembangunan Integritas. KPK berharap melalui kegiatan ini organisasi atau korporasi swasta bisa memiliki auditor internal dengan standar kompetensi antikorupsi yang diidealkan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P Roeslani juga mengajak KPK untuk hadir dalam acara Rapat Pimpinan Nasional Kadin Indonesia di Batam pada Desember 2017.

"Pimpinan KPK bisa langsung melakukan kegiatan sosialisasi antikorupsi kepada para peserta yang merupakan perwakilan dari Kadin Pusat, Kadin Provinsi, Kadin Kabupaten/Kota, dan asosiasi-asosiasi pengusaha nasional," ungkap Rosan.

Rapimnas Kadin akan dihadiri lebih dari 1.200 pengusaha. Karena itu, Rosan menilai waktu tersebut menjadi momen yang tepat bagi KPK untuk menyampaikan agenda-agenda pencegahan korupsi.

Kedua agenda tersebut merupakan bagian dari implementasi kerjasama Kadin - KPK. Rancangan kerjasama tindak pencegahan korupsi dengan pihak swasta telah diinisiasi sejak tahun 2016. Sejak awal, KPK telah memilih Kadin sebagai partner utama karena posisi Kadin sebagai wadah utama yang mewakili berbagai organisasi dan kepentingan pihak swasta.(MO/kadin/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Keabsahan dan Eksistensi Anggota Dewan Pers Dituding Cacat Hukum

Rizal Ramli Minta Undang-Undang BPJS Segera Direvisi

Mendikbud Resmikan Peluncuran 10 Seri Buku Berjudul 'Karya Lengkap Bung Hatta''

Kombes Hengki: Polisi Menangkap 23 Preman pada 2 Lokasi di Kalideres

 

  Berita Terkini
 
Sudah Lulus Test, 77 Orang CPNS Asal Pesisir Selatan Surati Menpan

Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Bekasi Berdasarkan Petunjuk Darah di Mobil Nissan

PRM Akan Beri Masukan ke DPR Terkait RUU Pesantren dan Pendidikan Agama

Kapolda Metro Jaya Irjen Idham Azis Meresmikan Portal Baru PMJNEWS.com

Amnesty International Cabut Penghargaan untuk Aung San Suu Kyi

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2