Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Kontingen Garuda Juara Satu Lomba Menembak Unifil di Lebanon
LEBANON, Berita HUKUM - Para petembak Prajurit TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda dalam misi

SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Presiden Republik Indonesia ke 6 Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. H. Su

Aksi 1.000 Lilin Didepan Istana Negara, Tolak Eksekusi Mati Mary Jane
JAKARTA, Berita HUKUM - Keputusan Eksekusi Mati bukan merupakan hal yang sesederhana akan terjadi ap

Uji UU Pilkada: Pemerintah dan DPR Sampaikan Alasan Pembentukan Norma
JAKARTA, Berita HUKUM - Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang lanjutan uji materi Undang-Undang

SBY Sampaikan Pidato Kunci pada Konferensi Parlemen Asia Afrika
JAKARTA, Berita HUKUM - Bertempat di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (23/4) pagi,

Marlupi Dance Academy Gelar Mahakarya Tarian Modern 'Dance Recital 2015'
JAKARTA, Berita HUKUM - Marlupi Dance Academy (MDA) menggelar Mahakarya Kesenian Modern Dance dengan

Orasi Ilmiah Panglima TNI Dihadapan 737 Wisudawan
JAKARTA, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko didampingi Ketua STIAMI Dr. Panji Hen

KPK Tahan 2 Tersangka dari BBJ pada Kasus Bappebti
JAKARTA, Berita HUKUM - Untuk kepentingan penyidikan dugaan tindak pidana korupsi memberi atau menja

   

  Berita Terkini >>
   
Kontingen Garuda Juara Satu Lomba Menembak Unifil di Lebanon
SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme
Aksi 1.000 Lilin Didepan Istana Negara, Tolak Eksekusi Mati Mary Jane
Uji UU Pilkada: Pemerintah dan DPR Sampaikan Alasan Pembentukan Norma
SBY Sampaikan Pidato Kunci pada Konferensi Parlemen Asia Afrika
Marlupi Dance Academy Gelar Mahakarya Tarian Modern 'Dance Recital 2015'

Untitled Document



  Berita Utama >
   
SBY Bedah Revolusi Mental Ala Jokowi dan Ajaran Komunisme
Aksi 1.000 Lilin Didepan Istana Negara, Tolak Eksekusi Mati Mary Jane
SBY Sampaikan Pidato Kunci pada Konferensi Parlemen Asia Afrika
KPK Tahan 2 Tersangka dari BBJ pada Kasus Bappebti
Peresmian Patung Gus Dur Kecil, Ahok: Gus Dur Itu Ibarat Semacam Cheng Ho
Kunjungan 3 Hari Kerja Ketua Umum PP Muhammadiyah di Jawa Timur

SPONSOR & PARTNERS



















Eksekutif    
 
Hakim
KY Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung
Sunday 05 May 2013 09:40:02
 
Gedung Komisi Yudisial.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Komisi Yudisial tengah menelusuri rekam jejak 35 calon hakim agung yang mengikuti seleksi calon hakim agung (seleksi CHA) tahap III.

"Sesudah uji kepribadian dan kesehatan seleksi CHA tahap III, 35 CHA ditelusuri rekam jejaknya. Penelusuran akan berjalan selama satu bulan," kata Ketua Bidang Rekrutmen Hakim Taufiqurrohman Syahuri saat ditemui di ruang kerjanya, Jakarta, Sabtu (4/5).

Sementara itu Juru Bicara Komisi Yudisial Asep Rahmat Fajar menambahkan investigasi yang sedang dilakukan oleh tim Komisi Yudisial akan selesai pada pertengahan Juni 2013. Setelah selesai hasilnya akan diklarifikasi oleh Komisioner Komisi Yudisial.

"Investigasi yang sekarang sedang berjalan dan diklarifikasi oleh Komisioner nanti akan selesai sampai pertengahan Juni. Setelah itu diumumkan siapa yang lulus ke tahap berikutnya dan dilanjutkan dengan wawancara terbuka," kata Asep saat dihubungi terpisah.

Lebih lanjut dia menegaskan pihaknya tidak mentarget berapa orang yang akan lolos pada seleksi CHA tahap III kali ini, karena tergantung dari hasil investigasi Komisi Yudisial. Kendati demikian dia berharap CHA yang lolos tidak kurang dari 21 orang.

"Kalau berapa yang akan diloloskan ke tahap wawancara, KY tidak mematok jumlahnya sebab tergantung hasil investigasi nanti. Harapannya bisa di atas 21 orang karena MA meminta 7 hakim agung baru. Jika memungkinkan dari sisi kualitas dan integritas KY akan mengirimkan 21 orang ke DPR," pungkasnya.(ky/bhc/opn)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Hakim

IKAHI Uji Ketentuan Proses Seleksi Hakim
Mahkamah Agung Ikut Usut Pelanggaran Hakim Sarpin
Ahli Pemohon: Perbedaan Masa Jabatan Hakim MA dan MK Inkonstitusional
Komisi III Loloskan Empat Hakim Agung
Tunjangan Jabatan Ketua MA/MK Rp 121 Juta, Hakim Agung/Hakim Konstitusi Rp 72 Juta
Hakim Selingkuh Tak Layak Dapat Pensiun
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com