Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Narkoba
Kantongi 5 Gram Sabu Terdakwa Ibrahim Divonis 9 Tahun Penjara
2018-08-13 07:00:39
 

Ilustrasi. Tampak suasanan saat sidang di Pengadilan Negeri Jl. M Yamin, Samarinda.(Foto: BH /gaj)
 
SAMARINDA, Berita HUKUM - Sidang putusan terdakwa Ibrahim alias Bora Bin M Idris yang divonis selama 9 tahun penjara denda Rp 800 juta subsidair 3 bulan kurungan.di Pengadilan Negeri (PN) Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) dipimpin oleh ketua majelis hakim Deki Velix Wagiju SH MH bersama hakim anggota Fery Haryanta SH dan Parmatoni SH pada Kamis (9/8).

Vonis yang dijatuhkan majelis hakim terhadap terdakwa Ibrahim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Yudhi Satrio Nugroho SH, dari Kejaksaan Negeri Samarinda pada sidang yang di gelar pada, Kamis (2/8) dengan tututannya selama 11 tahun penjara denda Rp 800 Juta subsidair 6 bulan penjara.

Majelis hakim menilai terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman beratnya melebihi 5 gram, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 112 ayat (2) junto pasal 132 ayat (1) Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dalam dakwaan alternatif kedua sebagaimana tuntutan Jaksa.

Untuk diketahui bahwa Ibrahim di giring oleh Jaksa dihadapan persidangan bermula ketika terdakwa Ibrahim alias Bora Bin M Idris pada hari Kamis, tanggal 4 Januari 2018 sekitar pukul 17:30 wita di depan penjagaan ruang tahanan Polresta Samarinda, Jl. Slamet Riyadi Nomor 01, Kota Samarinda, kedapatan membawa tanpa hak dan menyimpam Sabu-Sabu seberat 5,2 Gram/Netto di dalam Bakso untuk tahanan atas nama Herman berdasarkan pesanan Dedi (DPO).

Pengantaran itu merupakan yang keempat kalinya, dan setiap kali mengantar terdakwa menerima upah Rp200 Ribu.

Jaksa penuntut umum Yudi Satrio Nugroho, SH usai sidang di konfirmasi pewarta di ruang kerjanya mengatakan, terkait putusan tersebut terdakwa Ibrahim kepada majelus hakim menyatakan langsung menerima putusan.

"Setelah ketua majelis hakim menanyakan terdakwa dan menyatakan menerima putusan makan sebagai jaksa penuntut umum saya juga nyatakan menerima putusan," pungkas Yudi.(bh/gaj)



 

 
   Berita Terkait > Narkoba
 
  Memaluhkan, Mengaku Oknum Jaksa Edarkan Sabu Ditangkap TNI di Daerah Bencana Palu
  Ditresnarkoba Polda Metro Jaya: 14 Hari Operasi Nila Jaya Menangkap 539 Tersangka
  Aktor Stand Up Comedy Ditangkap Tim Narkoba Polda Metro Jaya
  Polisi Menangkap 2 Tersangka Penjual Obat Keras Berbagai Merk 15.367 Butir
  Oknum Satpol PP Bontang Ditangkap, Polisi Amankan 490,3 Gram Sabu
 
ads

  Berita Utama
Belum Ada Se-Rupiah pun Pembayaran Pembelian Saham PT Freeport

Sukseskan Pemilu Damai 2019, PB HMI: Strategi Jitu Tangkal Isu Hoax, Intoleransi dan Radikalisme

Ini Do'a Titiek Soeharto untuk Ulang Tahun Prabowo Subianto

Buruh Minta Atensi Kapolri Usut Tuntas Dugaan Keterangan Palsu Putusan Pailit CV 369 Tobacco

 

  Berita Terkini
 
Demokrat: Pemerintah Jokowi Bohong Soal Divestasi 51 Persen Saham Freeport

Belum Ada Se-Rupiah pun Pembayaran Pembelian Saham PT Freeport

Menangkap Aspirasi Petani Sawit, Peternak Ayam, Petelur dan Daging untuk Prabowo-Sandi

Diduga Langgar Aturan Kampanye, Advokat Nusantara Laporkan LBP dan Sri Mulyani ke Bawaslu

Faktor Ekonomi Politik Jadi Pertimbangan Jokowi Batalkan Kenaikan Harga Premium

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2