Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Eksekutif    
Jilbab
Kapolri Jenderal Sutarman Ijinkan Polwan Mengunakan Jilbab
Tuesday 19 Nov 2013 15:53:47
 

Anggota Polwan pakaian Jilbab di Republik Indonesia sebelumnya dengan pakaian dinas resmi sekarang mulai bebas mengunakan jilbab dengan anggaran sendiri (Foto: harianbabelpos)
 
JAKARTA, Berita HUKUM Pro kontra Anggota Polisi Wanita (Polwan) dalam mengunakan jilbab terjawab sudah, khabar gembira ini disampaikan langsung oleh Petinggi Polri yang baru, Kapolri Jenderal Pol Sutarman, telah membawa angin segar dalam tubuh Polwan RI, dimana Sutarman telah memberi lampu hijau bagi anggota Polwan muslimah yang ingin mengenakan jilbab saat sedang dalam berdinas. hal ini di sampaikan Jenderal Sutarman, di sela-sela acara Silaturahmi Kapolri dengan pimpinan media massa dan PWI, di Aula Rupatama Mabes Polri, Selasa (19/11).

"Itu hak asasi seseorang. Saya sudah sampaikan pada anggota, kalau misalnya ada anggota (Polwan) yang mau pakai, silakan saja. Tapi anggarannya belum ada. Jadi kalau mau beli (jilbab sendiri), silakan," ujar Jenderal Sutarman.

Dijelaskan Sutarman lebih lanjut, bahwa contoh Polri dalam hal ini Polwan di Polda Aceh sudah pada umumnya mengenakan jilbab dalam berdinas.

"Contohnya kan sudah ada (di Aceh). Mulai besok, kalau ada yang mau pakai saat tugas, tidak masalah," tegasnya, saat ditanya bukankah Keputusan Kapolri soal seragam Polwan yang melarang Polwan memakai jilbab masih ada.

Pengunaan jilbab dalam tugas dinas di kepolisian sebelumnya hanya dikeluarkan untuk daerah Aceh yang juga mengikuti syariat Islam sesuai dengan yang ada di Peraturan Daerah (Perda) provinsi daerah Istimewa tersebut.

Aturan mengenai seragam kepolisian melekat ke seluruh Polda, dengan ketegasan dari Kapolri baru jendral Sutarman sudah menjawab semua keresahan anggota polwan dari daerah lain yang ingin istiqomah dalam mengunakan jilbab sesuai dengan aturan dan keyakinan agama yang dianutnya.

Sekedar diketahui, bahwa aturan pelarangan bagi Polwan untuk mengenakan jilbab tercantum dalam Keputusan Kapolri Nomor Pol: Skep/702/IX/2005 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Seragam Polri dan PNS Polisi.(bhc/dar)



 

 
   Berita Terkait > Jilbab
 
  Legislator Sayangkan Atlet Judo Berhijab Miftahul Jannah Didiskualifikasi
  Kartika Putri Memutuskan Mantab Berhijab dan Menghapus Foto-Foto Lamanya
  Turki Mencabut Larangan Berkerudung di Kalangan Militer
  Saat Hijab Karya Anniesa Hasibuan Memukau di New York Fashion Week
  Kanada Mengizinkan Polisi Perempuan Gunakan Hijab
 
ads

  Berita Utama
Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil

AJI: Ada 7 Jurnalis Menjadi Korban Saat Meliput Aksi Demo 22 Mei

Pemerhati Hukum Siber: Pembatasan Akses Media Sosial Adalah Kebijakan Yang Aneh

Mengapa Situng Baru 92 %, KPU Tiba-Tiba Menyahkan Rekapitulasi Pilpres?

 

  Berita Terkini
 
Pengamat: Rusuh 22 Mei Diharapkan Jadi Momen Perubahan Budaya Politik

Ini Tanggapan Presidium Alumni 212 Soal People Power dan Rusuh di Bawaslu

Pemprov DKI Jakarta Gelar Lomba Foto dan Vlog

AJI: Kekerasan terhadap 20 Jurnalis Saat Aksi 22 Mei Harus Diusut

Sandiaga Uno: Sulit Mengakui Pemilu 2019 Ini Jurdil

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2