Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Kriminal    
Pencurian
Karyawan Homestay Curi Uang Euro Wisatawan Asing untuk Beli Narkoba
2018-08-27 19:45:32
 

Tampak Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Viktor Siagian saat jumpa pers di Mapolres Kepulauan Seribu, di Ancol, Jakarta Utara, Senin (27/8).(Foto: BH /hmb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Seorang karyawan penginapan homestay diringkus Polisi karena mencuri 600 uang euro milik wisatawan Jerman dari dalam kamar yang sedang ditinggalkan korban berwisata di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara pada, Senin (27/8) siang, Pelaku beralasan mengaku kepepet untuk kebutuhan hidup dan membeli narkoba jenis sabu.

Pelaku berusia dua puluh tahun warga asal Tegal, Jawa Timur, yang berkerja sebagai karyawan penginapan tersebut tertunduk malu saat dihadapkan kepada para wartawan saat press rilis di halaman kantor perwakilan Mapolres Kepulauan Seribu, di Ancol.

Kapolres Kepulauan Seribu AKBP Viktor Siagian mengatakan bahwa, pelaku berinisial BS diringkus Polisi lantaran mencuri uang uero milik wisatawan asing asal jerman yang sedang berlibur di Kepulauan Seribu.

"Penangkapan terhadap pelaku atas laporan dari korban seorang wisatawan asing asal jerman yang kehilangan uang 600 euro dalam tas nya yang ditinggal dalam kamar," ujar Kapolres, Senin (27/8).

Tidak hanya itu, Lanjut Viktor, pada saat ditangkap, Polisi juga menemukan satu paket narkoba jenis shabu dalam kantong celana BS.

Viktor menyebut pelaku beraksi saat wisatawan asing tersebut meninggalkan kamar untuk berwisata, pelaku kemudian membuka paksa pintu kamar dan selanjutnya menggasak uang euro yang berada dalam tas milik korban.

Respon cepat pihak Kepolisian Polres Kepulauan Seribu untuk memberikan kenyamanan kepada para wisatawan yang berlibur di Kepulauan Seribu.

Sementara, pengakuan BS kepada Polisi, pelaku nekat mencuri lantaran kepepet kebutuhan hidup dan untuk membeli narkoba shabu.

Dari tangan tersangka Polisi menyita barang bukti 600 euro senilai tujuh juta rupiah, tas milik korban dan satu paket shabu.

Atas perbuatannya pelaku terancam pasal berlapis tentang pencurian dan penyalahgunaan narkoba dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.(bh/hmb)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
Bawaslu Putuskan Deklarasi Gubernur Ganjar Pranowo dan 31 Kepala Daerah Langgar Aturan

Panitia Munajat 212: Pernyataan Pers Klarifikasi Soal Kekerasan terhadap Jurnalis

Wakil Ketua DPR: Dana Desa Perintah UU Bukan Jokowi

Bareskrim Polri Ungkap Penyelundupan Shabu 30 Kg dalam Lampu Downlight Asal Malaysia

 

  Berita Terkini
 
Bawaslu Putuskan Deklarasi Gubernur Ganjar Pranowo dan 31 Kepala Daerah Langgar Aturan

Wacana Pembentukan Pansus Freeport Mulai Mengemuka

Pesan Istri Sandiaga Uno untuk Milenial: Jangan Golput

Insinyur dan Sarjana Teknik ATN/STTN/ISTN Dukung Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Amin

Panitia Munajat 212: Pernyataan Pers Klarifikasi Soal Kekerasan terhadap Jurnalis

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2