BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
DPR Minta Pemerintah Tolak Usulan Ekspor Log
JAKARTA, Berita HUKUM - DPR RI meminta pemerintah untuk menolak usulan ekspor kayu gelondongan atau

Petisi untuk Mendeportasi Justin Bieber
AMERIKA SERIKAT, Berita HUKUM - Gedung Putih mengatakan tidak akan berkomentar tentang kampanye yang

Partai Islam Diminta Tak Ulangi Kesalahan Pemilu 2009
JAKARTA, Berita HUKUM - Lonjakan suara partai berbasis Islam di Pileg 2014 lalu harus jadi momentum

AS Menekan Rusia Atasi Krisis Ukraina
UKRAINA, Berita HUKUM - AS mengancam akan menerapkan sanksi ekonomi yang lebih keras jika Rusia gaga

Tolak Jokowi, Mahasiswa ITB Undang Anis dan Hatta
BANDUNG, Berita HUKUM - Setelah Joko Widodo alias Jokowi Gubernur DKI Jakarta ditolak datang ke Inst

Rapimnas PPP: SDA di NonAktifkan Sementara dari Ketum PPP
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapat pimpinan nasional (Rapimnas) PPP, Sabtu (19/4) malam, tanpa kehadiran

Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
LHOKSEUMAWE, Berita HUKUM - Partai Aceh (PA) menyatakan sikap mendukung Prabowo Subianto sebagai Cap

Tukang Sate Ditembak OTK
JAKARTA, Berita HUKUM - Aksi penembakan kembali terjadi di jakarta, kali ini korbanya seorang tukang

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
DPR Minta Pemerintah Tolak Usulan Ekspor Log
Petisi untuk Mendeportasi Justin Bieber
Partai Islam Diminta Tak Ulangi Kesalahan Pemilu 2009
AS Menekan Rusia Atasi Krisis Ukraina
Tolak Jokowi, Mahasiswa ITB Undang Anis dan Hatta
Rapimnas PPP: SDA di NonAktifkan Sementara dari Ketum PPP

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Partai Islam Diminta Tak Ulangi Kesalahan Pemilu 2009
Tolak Jokowi, Mahasiswa ITB Undang Anis dan Hatta
Rapimnas PPP: SDA di NonAktifkan Sementara dari Ketum PPP
Muzakir Manaf: Haram Dukung Capres PDI-P
Tukang Sate Ditembak OTK
Sempat Ricuh Rapimnas PPP Lanjut

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BRI
Kasus 19 Juta Dollar, 4 Saksi Bank Permata Dipanggil Kejagung
Tuesday 09 Jul 2013 13:36:25
 
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian dan penggunaan fasilitas kredit investigasi, pembangunan pabrik sarung tangan di Pelaihari oleh PT BRI Tbk (Persero) kepada PT First International Gloves (PT FIG), hari ini penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil 4 orang saksi guna mengumpulkan keterangan maupun bukti.

"Hari ini 4 orang saksi dari Bank Permata, I Gusti Lanang Muliarta, Branch Service Manager, Budi Sarjono, Kabag Audit Retail, Zulfari Sandi, Senior Service Officer dan Ely Susanti, Branch Service Manager, dipanggil penyidik," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, Selasa (9/7) kepada Wartawan di Jakarta.

Dijelaskan Untung, bahwa kasus ini bermula saat PT FIG mengajukan kredit ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pembangunan pabrik sarung tangan karet di Pelaihari, Tanah Laut, dan kuat dugaan negara telah dirugikan kurang lebih US$ 19.170.329,02 sembilan belas juta, seratus tujuh puluh ribu, tiga ratus dua puluh sembilan, dua sen dollar Amerika.

Pada kasus ini, Kejagung telah menetapkan 6 orang tersangka yaitu tersangka Hansen, Direktur Utama PT FIG yang statusnya sudah menjadi terdakwa, kemudian tersangka R Basuki Wismantoro, Account Officer Divisi Agribisnis Kantor BRI Pusat, Direktur PT FIG berinisial I, dan 3 karyawan PT Hastamulya Tata Konsultan berinisial RD, W dan MI.(bhc/mdb)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus BRI

Tersangka Mantan Account Officer BRI Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
Ingatkan SEMA, Kuasa Hukum MPPC Tegaskan BRI Melakukan Pemerasan
MA Melanggar SEMA, Fredrich: BRI Seperti Perampok
Dirut Bank BRI Sofyan Basyir Dilaporkan ke Mabes Polri
Perkara BOT, Kuasa Hukum PT MPPC Ajukan Pengaduan Ketua Muda Pengawasan MA
Kasus Kredit BRI 19 Juta US$, Kejagung Tahan Direktur PT FIG
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com