Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Panglima TNI Beri Pengarahan Prajurit TNI di Bali
BALI, Berita HUKUM - Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko di dampingi Pangdam IX/Udayana Mayjen TN

Tembakan Peringatan Hentikan Mobil Pengusaha BBM, Polisi Amankan 2,5 Ons Sabu
SAMARINDA, Berita HUKUM - Kejaran Unit Reserse Narkoba Polres Samarinda Kalimantan Timur (Kaltim) pa

Pria Gangguan Jiwa Mengamuk Hingga Tewaskan 3 Orang dan 8 Lainnya Luka-Luka di Samarinda
SAMARINDA, Berita HUKUM - Seorang pria di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) yang diketahui barnam

BNNP Kaltim Kini Gencar Razia Pengguna Narkoba di Tempat Hiburan Malam
SAMARINDA, Berita HUKUM - Tim gabungan yang dipimpin Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalima

Aksi Demo KSPI Terkait BPJS, Menkes dan Pemerintahan Jokowi Tidak Serius dan Tidak Pro Rakyat
JAKARTA, Berita HUKUM - Hingga akhir Mei 2015 ini, baru 143 juta jiwa rakyat indonesia yang terakses

Bambang Widjojanto Kembali Ajukan Praperadilan
JAKARTA, Berita HUKUM - Wakil Ketua KPK non-aktif Bambang Widjojanto kembali mengajukan praperadilan

Cegah Korupsi, KPK Sosialisasikan Pilkada Berintegritas
JAKARTA, Berita HUKUM - Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2014, me

Dubes Jepang di Darfur kunjungi Satgas Batalyon Komposit TNI
SUDAN, Berita HUKUM - Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Sudan Mr. Hideki Ito didampingi beberapa stafn

   

  Berita Terkini >>
   
Panglima TNI Beri Pengarahan Prajurit TNI di Bali
Tembakan Peringatan Hentikan Mobil Pengusaha BBM, Polisi Amankan 2,5 Ons Sabu
Pria Gangguan Jiwa Mengamuk Hingga Tewaskan 3 Orang dan 8 Lainnya Luka-Luka di Samarinda
BNNP Kaltim Kini Gencar Razia Pengguna Narkoba di Tempat Hiburan Malam
Aksi Demo KSPI Terkait BPJS, Menkes dan Pemerintahan Jokowi Tidak Serius dan Tidak Pro Rakyat
Bambang Widjojanto Kembali Ajukan Praperadilan

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Tembakan Peringatan Hentikan Mobil Pengusaha BBM, Polisi Amankan 2,5 Ons Sabu
Pria Gangguan Jiwa Mengamuk Hingga Tewaskan 3 Orang dan 8 Lainnya Luka-Luka di Samarinda
BNNP Kaltim Kini Gencar Razia Pengguna Narkoba di Tempat Hiburan Malam
Aksi Demo KSPI Terkait BPJS, Menkes dan Pemerintahan Jokowi Tidak Serius dan Tidak Pro Rakyat
Bambang Widjojanto Kembali Ajukan Praperadilan
Cegah Korupsi, KPK Sosialisasikan Pilkada Berintegritas

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BRI
Kasus 19 Juta Dollar, 4 Saksi Bank Permata Dipanggil Kejagung
Tuesday 09 Jul 2013 13:36:25
 
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pemberian dan penggunaan fasilitas kredit investigasi, pembangunan pabrik sarung tangan di Pelaihari oleh PT BRI Tbk (Persero) kepada PT First International Gloves (PT FIG), hari ini penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) memanggil 4 orang saksi guna mengumpulkan keterangan maupun bukti.

"Hari ini 4 orang saksi dari Bank Permata, I Gusti Lanang Muliarta, Branch Service Manager, Budi Sarjono, Kabag Audit Retail, Zulfari Sandi, Senior Service Officer dan Ely Susanti, Branch Service Manager, dipanggil penyidik," kata Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, Selasa (9/7) kepada Wartawan di Jakarta.

Dijelaskan Untung, bahwa kasus ini bermula saat PT FIG mengajukan kredit ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk pembangunan pabrik sarung tangan karet di Pelaihari, Tanah Laut, dan kuat dugaan negara telah dirugikan kurang lebih US$ 19.170.329,02 sembilan belas juta, seratus tujuh puluh ribu, tiga ratus dua puluh sembilan, dua sen dollar Amerika.

Pada kasus ini, Kejagung telah menetapkan 6 orang tersangka yaitu tersangka Hansen, Direktur Utama PT FIG yang statusnya sudah menjadi terdakwa, kemudian tersangka R Basuki Wismantoro, Account Officer Divisi Agribisnis Kantor BRI Pusat, Direktur PT FIG berinisial I, dan 3 karyawan PT Hastamulya Tata Konsultan berinisial RD, W dan MI.(bhc/mdb)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus BRI

Tersangka Mantan Account Officer BRI Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
Ingatkan SEMA, Kuasa Hukum MPPC Tegaskan BRI Melakukan Pemerasan
MA Melanggar SEMA, Fredrich: BRI Seperti Perampok
Dirut Bank BRI Sofyan Basyir Dilaporkan ke Mabes Polri
Perkara BOT, Kuasa Hukum PT MPPC Ajukan Pengaduan Ketua Muda Pengawasan MA
Kasus Kredit BRI 19 Juta US$, Kejagung Tahan Direktur PT FIG
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com