Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Ketum: Muhammadiyah Akan Terus Berjihad Konstitusi
SURABAYA, Berita HUKUM - Universitas Muhammadiyah Surabaya gelar seminar Pra-Muktamar Muhammadiyah k

Ical Bawa Nama JK, Agung Tidak Peduli!
JAKARTA, Berita HUKUM - Ketua Umum Partai Golkar versi Munas Ancol Agung Laksono memastikan pihaknya

Mengkritik lewat Status Facebook, Rudi Lombok Kini Mendekam di Penjara
NTB, Berita HUKUM - Murni Hayanti, istri Rudi Lombok, tidak menyangka sang suami harus mendekam di t

PT Freeport Harus Hijaukan Kembali Daerah Terkena Sirsat
TIMIKA, Berita HUKUM - Ketua Komisi Komisi VIII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mendesak agar PT Fre

Mutasi Jabatan 58 Pati TNI
JAKARTA, Berita HUKUM - Dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI ya

Aksi Demo Didepan Gedung PBB Jenewa, 'Jokowi Mana Janjimu'
JENEWA, Berita HUKUM - Demonstrasi yang ditujukan untuk menagih janji Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Pemerintah Kedodoran Kelola Informasi, Banyak Isu Jadi Bola Liar
JAKARTA, Berita HUKUM - Setelah enam bulan berjalan, Kabinet Kerja di bawah bendera Pemerintahan Pre

Aktivis Perdamaian Gelar Aksi di Zona Demiliterisasi Korea
KOREA UTARA, Berita HUKUM - Sekelompok aktivis perdamaian telah menyeberangi zona demiliterisasi (DM

   

  Berita Terkini >>
   
Ketum: Muhammadiyah Akan Terus Berjihad Konstitusi
Ical Bawa Nama JK, Agung Tidak Peduli!
Mengkritik lewat Status Facebook, Rudi Lombok Kini Mendekam di Penjara
PT Freeport Harus Hijaukan Kembali Daerah Terkena Sirsat
Mutasi Jabatan 58 Pati TNI
Aksi Demo Didepan Gedung PBB Jenewa, 'Jokowi Mana Janjimu'

Untitled Document



  Berita Utama >
   
Ical Bawa Nama JK, Agung Tidak Peduli!
Aksi Demo Didepan Gedung PBB Jenewa, 'Jokowi Mana Janjimu'
Pemerintah Kedodoran Kelola Informasi, Banyak Isu Jadi Bola Liar
Kontroversi Gambar Kartun dan Karikatur Nabi Muhammad SAW
Pertengahan 2015, Dana Desa Sudah Tersalurkan 3,8 Triliun
Milad 101 Tahun 'Aisyiyah dan Madrasah Perempuan Berkemajuan

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BLBU
Kasus BLBU Kementan RI, Dirut PT HNW Ditahan Kejagung
Thursday 01 Aug 2013 20:30:02
 
Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Direktur Utama (Dirut) PT Hidayah Nur Wahana (HNW), Sutrisno yang sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak bulan lalu, akhirnya ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Penyidik Kejagung, Sutrisno diduga kuat terlibat dalam kasus dugaan korupsi Pengadaan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) dengan nilai proyek Rp 209 miliar di Kementerian Pertanian (Kemtan).

Sementara itu Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi, membenarkan penahanan tersebut. "Benar, tersangka berinsial S sudah ditahan selama 20 hari terhitung mulai 31 juli-19 Agustus 2013 di penjara Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakakarta Selatan," kata Untung kepada Wartawan, Kamis (1/8).

"Surat perintah penahanannya bernomor: print-15/F.2/Fd.1/07/2013, tanggal 31 juli 2013," imbuh Untung.

Kasus yang berawal untuk pengadaan maupun penyaluran BLBU berupa padi hibrida, padi non hibrida, dan kedelai diduga tidak sesuai varietasnya, alias abal-abal dan beberapa pelaksanaannya tak sesuai atau fiktif. Sehingga perkembangan penyidikan kasus ini, Kejaksaan melakukan penggeledahan di kantor PT HNW di Griya Mutiara, Blok A/2 Baturejo, Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Sebagaimana diketahui, kasus ini turut menyita perhatian publik, karena sudah puluhan orang dipanggil penyidik, guna mengembangkan penyidikan, penyitaan sejumlah dikumen dan surat yang dianggap mempunyai hubungan dengan kasus BLBU, selain telah menyita benda bergerak dan tidak bergerak.

Kejagung sendiri telah menetapkan 2 tersangka termasuk Sutrisno yakni, Pimpinan Produksi PT HNW, Mahfud Husodo, dimana Mahfud lebih dulu ditangkap di Jember, Jawa Timur karena dinilai tidak kooperatif dan ditahan di penjara Salemba cabang Kejagung sejak 19 Juni-7 Agustus 2013.(bhc/mdb)


Bookmark and Share

   Berita Terkait Kasus BLBU

Perkembangan Kasus BLBU Rp 209 Milyar yang di Garap Kejaksaan
Tim Penyidik Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Proyek BLBU 209 Milyar
Negara Rugi Rp112 Miliar, Untung: Pelimpahan Sudah Dilakukan Hari Ini
3 Orang Pengawas Tanaman Diperiksa Penyidik Kejagung
Kasus BLBU, Dirjen Kementan Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
4 Pejabat Kementerian Pertanian Ditetapkan Sebagai Tersangka
 
 
   
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com