BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Polisi Gerebek Markas Judi Online di Pekanbaru, 12 WNA Ditangkap
PEKANBARU, Berita HUKUM - Satuan Reskrim Polresta Pekanbaru dan Kantor Imigrasi menggerebek markas p

DPR Sahkan Keanggotaan Pansus RUU Pertembakauan
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapat Paripurna pada, Selasa (16/09) mengesahkan nama-nama Anggota Panitia K

Gereja Rubuh, Puluhan Jemaah Tewas
NIGERIA, Berita HUKUM - Setidaknya 67 warga Afrika Selatan tewas akibat rubuhnya sebuah gereja di La

Kapolda Aceh Silaturahmi dengan Muspida dan Tokoh Ulama Aceh Timur
ACEH, Berita HUKUM - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. M. Husein Hamidi dalam kunjungan kerjanya di Kabup

Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung
JAKARTA, Berita HUKUM - Mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Udar Pristono, menjalani penaha

Kemenlu Minim Capaian dan Tak Ada UU Yang Dihasilkan
JAKARTA, Berita HUKUM - Rapat Kerja terakhir Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri yang digelar Ra

Sambut HUT ke 69 Tahun TNI akan Pamerkan Alutsista Baru
JAKARTA, Berita HUKUM - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayor Jenderal TNI, M. Fuad Basya,

Ranking Indeks Daya Saing Indonesia Melonjak ke Posisi 34
JAKARTA, Berita HUKUM - Forum Ekonomi Dunia atau World Economic Forum (WEF) melalui portalnya http:/

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Polisi Gerebek Markas Judi Online di Pekanbaru, 12 WNA Ditangkap
DPR Sahkan Keanggotaan Pansus RUU Pertembakauan
Gereja Rubuh, Puluhan Jemaah Tewas
Kapolda Aceh Silaturahmi dengan Muspida dan Tokoh Ulama Aceh Timur
Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung
Kemenlu Minim Capaian dan Tak Ada UU Yang Dihasilkan

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Malam Ini Udar Pristono dan Prawoto Masuk Rutan Salemba Cabang Kejagung
Sambut HUT ke 69 Tahun TNI akan Pamerkan Alutsista Baru
Mutasi Kepsek Diduga Bermasalah Dilaporkan ke PTUN
Pelantikan 8 Kajati dan belasan Pejabat Eselon II Kejaksaan Agung
Basrief Arief Ingatkan Pejabat yang Dilantik Agar Membuka Diri Terhadap Masyarakat
Kapolda Aceh: Razia Kendaraan Plat BL Asal Aceh di Sumut Itu Ilegal

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus Kemenag
Kasus Rp 71,5 Miliar Kementerian Agama, Dr Affandi Mochtar Diperiksa Penyidik
Thursday 30 May 2013 17:04:16
 
Gedung Kementerian Agama RI.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung), hari ini masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi Dr Affandi Mochtar dari Sekretariat Jenderal (Setjen) Kementerian Agama RI, terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan laboratorium IPA Mts dan MA.

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap pejabat di Kementerian Agama tersebut.

"Saksi Doktor Affandi Mochtar dari Setjen Kemenag RI, dipanggil penyidik hari ini untuk dilakukan pemeriksaan," kata Untung kepada Wartawan di Kejagung, Kamis (30/5).

Sebelumnya, Rabu kemarin (29/5) Jaksa penyidik juga telah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi atas nama Rijal Roihan dan H.A. Saefuddin, keduanya adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kementerian agama dan saksi Prof. Dr. H. Mohammad Ali, PNS pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam kementerian agama pada tanggal 21 Mei 2013.

Dalam kasus Korupsi Pengadaan Alat Laboratorium IPA MTs dan Pengadaan Alat Laboratorium IPA MA pada Kementerian Agama RI tahun 2010, hingga berita ini diturunkan, keseluruhannya ada 8 tersangka, yang telah ditetapkan oleh Kejagung.

Untuk 3 orang tersangka yang ditetapkan pada tanggal 27 Februari 2013, yaitu Arifin Ahmad, Direktur PT Alfindo Nuratama Perkasa, Zaenal Arief, Direktur CV Pudak, dan Mauren Patricia Cicilia, Staf pada PT Nuratindo Bangun Perkasa, dan 5 orang tersangka sebelumnya yaitu Affandi Mochtar mantan Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Firdaus Basuni mantan Direktur Pendidikan Madrasah Kemenag, Rizal Royan pegawai Unit Layanan Pengadaan Kemenag, Syaifuddin mantan Pejabat Pembuat Komitmen pada Kemenag dan Ida Bagus Mahendra Jaya Martha, Konsultan Informasi Teknologi Kemenag.

Kasus ini bermula pada tahun 2010, dimana Kementerian Agama memperoleh dana sesuai APBN Perubahan untuk Proyek Pengadaan Alat Laboratorium IPA untuk Mts dan MA se-Indonesia. Untuk alat maupun pengadaan laboratorium MTs alokasi dananya sebesar Rp 27,5 miliar sedangkan untuk MA senilai Rp 44 miliar, sehingga total nilai proyek tersebut sebesar Rp 71,5 miliar, dengan dugaan kerugian negara mencapai puluhan miliar rupiah.(bhc/mdb)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus Kemenag

Pejabat Kemenag Ahmad Jauhari Segera Disidang
Kasus Lab IPA MTs dan MA, 2 Tersangka Dijebloskan ke Penjara
LSM Aliansi Al-Quran Demo Priyo Budi Santoso di KPK
Zulkarnain Djabar Perbaiki Permohonan Uji UU Tipikor
8 Tersangka Kasus Lab IPA di Kemenag, Kejagung Pertimbangkan Penahanan
Hukuman Diperberat, Zulkarnain Djabar Gugat UU Tipikor
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com