Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
White Crime    
Kasus BLBU
Kasus SHS Kementan, Dirut PT HNW Ditetapkan Sebagai Tersangka
Monday 22 Jul 2013 02:24:10
 

Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus kasus dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) paket I tahun 2012 pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menetapkan tersangka pada seorang Direktur Utama (Dirut).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi kepada Wartawan membenarkan penetapan tersangka Dirut tersebut.

"Benar, Dirut PT. Hidayah Nur Wahana (HNW) yang berinsial S sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Untung, Jumat (19/7) malam, di Jakarta.

Dijelaskan Untung bahwa tanggung jawab PT HNW yang meliputi wilayah Aceh, Sumartra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan dan Bangka Belitung dengan nilai kontrak Rp. 209.800.050.000 (Dua Ratus Sembilan Miliar, Delapan Ratus Juta, Lima Puluh Ribu Rupiah).

"Nilai itu untuk penyaluran BLBU berupa, padi lahan kering, padi hibrida, padi non hibrida dan kedelai yang diduga tidak sesuai varietasnya, kurang volume dalam realisasinya, serta beberapa pelaksanaan yang fiktif, sehingga telah ditetapkannya Dirut PT. HNW inisial S itu sebagai tersangka," papar Untung.

Selain itu, masih menurut Untung bahwa Kejaksaan telah melakukan beberapa tindakan hukum lainnya seperti penggeledahan pada rumah saksi Mahfudi Husodo di jalan Koptu Berlian RT.001 RW.007 kelurahan Tegal Gede kecamatan Sumbersari kabupaten Jember Jawa Timur, dan juga di kantor kantor PT. HNW di Griya Mutiara Blok A/2 Baturejo Banguntapan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Rumah tersangka S di perumahan Griya mutiara Rt.006 kecamatan Banguntapan kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta ikut digeledah juga, dan telah menyita dokumen-dokumen maupun surat-surat," tegas Untung.(bhc/mdb)



 

 
   Berita Terkait > Kasus BLBU
 
  Perkembangan Kasus BLBU Rp 209 Milyar yang di Garap Kejaksaan
  Tim Penyidik Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Proyek BLBU 209 Milyar
  Negara Rugi Rp112 Miliar, Untung: Pelimpahan Sudah Dilakukan Hari Ini
  3 Orang Pengawas Tanaman Diperiksa Penyidik Kejagung
  Kasus BLBU, Dirjen Kementan Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
 
ads

  Berita Utama
May Day 2016 Momen Perkuat Barisan Perjuangan untuk Kesejahteraan Pekerja

Reuni Akbar dan HUT ke 70 PSCN, I Wayan Suparmin Ungkap Kasus Sumber Waras

Hentikan Kebijakan Mendukung Buruh Asing, Perbudakan dan Obral Aset Negara !

KMPP Jokowi - JK Gelar Demo Dukung PPP Djan Faridz di Kemenkumham

 

  Berita Terkini
 
May Day di Samarinda, Walikota Syahari Jaang Dinilai Diskriminatif

May Day 2016 Momen Perkuat Barisan Perjuangan untuk Kesejahteraan Pekerja

Reuni Akbar dan HUT ke 70 PSCN, I Wayan Suparmin Ungkap Kasus Sumber Waras

Hentikan Kebijakan Mendukung Buruh Asing, Perbudakan dan Obral Aset Negara !

Mahyudin: Imigrasi Perlu Awasi TKA dari Cina

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 4
Cilandak - Jakarta Selatan 12430
Telp : +62 8811011609

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Info iklan | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2