BeritaHUKUM.Com
Beranda Berita Utama White Crime Cyber Crime EkBis Reskrim Opini
Politik Eksekutif Legislatif Pemilu Gaya Hidup Selebriti Nusantara Internasional Lingkungan Editorial


  Berita Terkini >>
Awas' Miras Oplosan, 8 Orang Tewas !
JAWA BARAT, Berita HUKUM - Dua anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cimahi tewas sete

Seishukan Indonesia Datangkan Master Samurai Jepang
DEPOK, Berita HUKUM - Seishukan Indonesia (Ilmu Bela Diri Klasik Jepang, IAIDO, JO-DO, KYU-DO) atau

Kawanan Sapi Huni Taman Kota Idi Rayeuk, Aceh
ACEH, Berita HUKUM - Masyarakat Aceh Timur, warga Idi Rayeuk khususnya meminta instansi pemerintah t

Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
TAIWAN, Berita HUKUM - Serangkaian ledakan gas di Kota Kaohsiung, Taiwan, telah menewaskan sedikitny

Per Hari Ini, Penjualan Solar dan Premium Mulai Dibatasi
JAKARTA, Berita HUKUM - Dengan pertimbangan untuk menjaga konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak me

Tak Ada Alasan, KPU Harus Hentikan Pembongkaran Kotak Suara
JAKARTA, Berita HUKUM - Pembukaan kotak suara di beberapa tempat yang dilakukan oleh Panitia Pemungu

Peretas Cina Membobol Pertahanan Israel
CINA, Berita HUKUM - BBC menemukan bukti yang kemungkinan memastikan bahwa peretas berhasil mencuri

DPR AS Tuntut Presiden Barack Obama
WASHINGTON DC, Berita HUKUM - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Amerika Serikat telah meloloskan sebuah

Untitled Document
   

  Berita Terkini >>
   
Awas' Miras Oplosan, 8 Orang Tewas !
Seishukan Indonesia Datangkan Master Samurai Jepang
Kawanan Sapi Huni Taman Kota Idi Rayeuk, Aceh
Ledakan Gas di Taiwan, 22 Tewas
Per Hari Ini, Penjualan Solar dan Premium Mulai Dibatasi
Tak Ada Alasan, KPU Harus Hentikan Pembongkaran Kotak Suara

Untitled Document Untitled Document



  Berita Utama >
   
Tak Ada Alasan, KPU Harus Hentikan Pembongkaran Kotak Suara
Anak 11 Tahun Tewas Saat Acara Bagi-bagi Uang di Rumah JK
Hari Pertama Lebaran, Rutan dan Lapas Dipadati Pembesuk
Ribuan Jama'ah Muhammadiyah Padati GOR Segiri Samarinda
PT Freeport Akan Mulai Ekspor Kembali Bulan Agustus
Selain Gugat Pilpres, PPP: Tapi Juga Upaya Meluruskan Demokrasi

Untitled Document

SPONSOR & PARTNERS



















White Crime    
 
Kasus BLBU
Kasus SHS Kementan, Dirut PT HNW Ditetapkan Sebagai Tersangka
Monday 22 Jul 2013 02:24:10
 
Kapuspenkum Kejaksaan Agung RI, Setia Untung Arimuladi.(Foto: BeritaHUKUM.com/mdb)
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim Penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus kasus dugaan tindak pidana korupsi Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) paket I tahun 2012 pada Direktorat Jenderal (Dirjen) Tanaman Pangan Kementerian Pertanian menetapkan tersangka pada seorang Direktur Utama (Dirut).

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Setia Untung Arimuladi kepada Wartawan membenarkan penetapan tersangka Dirut tersebut.

"Benar, Dirut PT. Hidayah Nur Wahana (HNW) yang berinsial S sudah ditetapkan sebagai tersangka," kata Untung, Jumat (19/7) malam, di Jakarta.

Dijelaskan Untung bahwa tanggung jawab PT HNW yang meliputi wilayah Aceh, Sumartra Utara, Sumatra Barat, Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatra Selatan dan Bangka Belitung dengan nilai kontrak Rp. 209.800.050.000 (Dua Ratus Sembilan Miliar, Delapan Ratus Juta, Lima Puluh Ribu Rupiah).

"Nilai itu untuk penyaluran BLBU berupa, padi lahan kering, padi hibrida, padi non hibrida dan kedelai yang diduga tidak sesuai varietasnya, kurang volume dalam realisasinya, serta beberapa pelaksanaan yang fiktif, sehingga telah ditetapkannya Dirut PT. HNW inisial S itu sebagai tersangka," papar Untung.

Selain itu, masih menurut Untung bahwa Kejaksaan telah melakukan beberapa tindakan hukum lainnya seperti penggeledahan pada rumah saksi Mahfudi Husodo di jalan Koptu Berlian RT.001 RW.007 kelurahan Tegal Gede kecamatan Sumbersari kabupaten Jember Jawa Timur, dan juga di kantor kantor PT. HNW di Griya Mutiara Blok A/2 Baturejo Banguntapan Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Rumah tersangka S di perumahan Griya mutiara Rt.006 kecamatan Banguntapan kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta ikut digeledah juga, dan telah menyita dokumen-dokumen maupun surat-surat," tegas Untung.(bhc/mdb)


Bookmark and Share

BeritaHUKUM.Com

   Berita Terkait Kasus BLBU

Perkembangan Kasus BLBU Rp 209 Milyar yang di Garap Kejaksaan
Tim Penyidik Kejagung Periksa 4 Saksi Kasus Proyek BLBU 209 Milyar
Negara Rugi Rp112 Miliar, Untung: Pelimpahan Sudah Dilakukan Hari Ini
3 Orang Pengawas Tanaman Diperiksa Penyidik Kejagung
Kasus BLBU, Dirjen Kementan Kembali Dipanggil Penyidik Kejagung
4 Pejabat Kementerian Pertanian Ditetapkan Sebagai Tersangka
 
 
   
BeritaHUKUM.Com
Beranda | Tentang Kami | Hubungi | Redaksi | Partner | Karir | Info iklan | Disclaimer | Mobile
|
Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com


BeritaHUKUM.Com
Silahkan Kirim Berita & Informasi Anda ke: info@beritahukum.com