Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Pidana    
Papua
Kejagung Tangkap Mantan Wakil Bupati Sarmi Papua Yosina Troce Insyaf
2020-02-18 14:58:13
 

Suasana pemberkasan saat mengamankan terpidana Yosina Troce Insyaf.(Foto: Istimewa)
 
JAKARTA, Berita HUKUM - Tim tabur Kejaksaan Agung RI bersama tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Jayapura dengan dukungan tim Adhyaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung, telah berhasil menangkap terpidana Yosina Troce Insyaf SE MM (43 tahun), mantan Wakil Bupati Sarmi, Papua pada pada Selasa, 18 Februari 2020 sekitar pukul 01.30 WIB, di Jakarta.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Hari Setiono, Yosina adalah terpidana dalam perkara tindak pidana korupsi pelaksanaan kegiatan pembangunan bendungan Irigasi lokasi SP II tahap 1 di Kabupaten Sarmi Provinsi Papua, pada tahun anggaran 2012.

"Akibat dari perbuatannya Negara dirugikan sebesar Rp. 2.28 milyar berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI (MA) No: 1524K/Pid.Sus/2018 tanggal 14 November 2018, dengan hukuman pidana penjara empat tahun dan denda sebesar Rp. 200 juta rupiah subsider enam bulan penjara," ujar Hari pada Selasa, (18/2) di Jakarta.

Lebih lanjut Hari menjelaskan bahwa terpidana Yosina ditangkap di bilangan Pasar Minggu, Jakarta Selatan oleh Tim Tabur yang dipimpin N. Rahnat, SH. MH selaku Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura.

Program Tangkap Buronan (Tabur) kata Hari merupakan upaya optimalisasi penangkapan buronan pelaku kejahatan dalam rangka penuntasan perkara baik tindak pidana umum maupun tindak pidana khusus. Ditetapkan target bagi setiap Kejaksaan Tinggi di seluruh Indonesia yaitu minimal satu kegiatan pengamanan terhadap buronan kejahatan untuk setiap triwulan.

"Pada periode 2018-2019 terdapat 371 orang buronan pelaku kejahatan yang berhasil diamankan melalui program ini, terdiri dari 207 orang buronan kejahatan di tahun 2018 dan 164 orang buronan kejahatan di tahun 2019," ujarnya.

Sedangjan pada tahun 2020 menurut Hari program Tabur untuk Kejati Papua merupakan keberhasilan yang pertama. Sedangkan secara nasional program Tabur telah berhasil mengamankan sebanyak 5 orang.(bh/ams)



 
   Berita Terkait > Papua
 
  PTUN Jakarta Putuskan Pemblokiran Internet oleh Pemerintah di Papua 'Melanggar Hukum'
  Legislator Kecam Bentrok TNI-Polri di Mamberamo Raya Papua
  Kejagung Tangkap Mantan Wakil Bupati Sarmi Papua Yosina Troce Insyaf
  Presiden Jokowi Digugat ke PTUN Gara-gara Blokir Internet Papua
  TNI Diminta Antisipasi Jelang HUT OPM
 
ads1

  Berita Utama
Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

Penyelidikan Kasus Dugaan Suap THR Rektor UNJ Distop, Polda Metro: Tidak Memenuhi Unsur Tindak Pidana Korupsi

Sahroni Minta Penegak Hukum Cek Kondisi Djoko Tjandra

Ongkosi Anak Buahnya Serang Nus Kei, John Kei Juga Sebut Penghianat Itu Hukumannya Harus Mati

 

ads2

  Berita Terkini
 
Bukan Hanya Digeser, Erick Thohir Dan Sri Mulyani Harus Dicopot Kalau Terbukti Bersalah

Anggaran Covid-19, BKSAP Tegaskan Transparansi Jadi Kunci Penting

Pembunuhan Jenderal Iran Qasem Soleimani oleh AS Dinyatakan Melanggar Hukum Internasional

14.006 Pesepeda Ramaikan Jl Gajah Mada dan Jl Hayam Wuruk di Jakarta

Pemprov DKI Nonaktifkan Lurah Grogol Selatan Akibat Penyalahgunaan Kewenangan Penerbitan KTP - EL

ads3
 
PT. Zafa Mediatama Indonesia
Kantor Redaksi
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2