Beranda | Berita Utama | White Crime | Cyber Crime | EkBis | Opini | INDEX Berita
Eksekutif | Legislatif | Gaya Hidup | Selebriti | Nusantara | Internasional | Lingkungan
Politik | Pemilu | Peradilan | Perdata| Pidana | Reskrim
Politik    
Pilpres
Kemunculan Erwin-Erwin Lain yang Dinanti Sandiaga Uno
2019-03-21 07:21:03
 

 
JAKARTA, Berita HUKUM - Cawapres Sandiaga Uno mengaku senang dengan keputusan politikus Golkar Erwin Aksa yang memutuskan mendukungnya di Pilpres 2019. Sandiaga menyebut sebetulnya banyak pengusaha seperti Erwin Aksa.

Cawapres nomor urut 02 itu mengklaim pengusaha tersebut bersimpati kepadanya. Namun sayang simpati itu tidak bisa diperlihatkan secara terbuka.

"Sebetulnya banyak 'Erwin-Erwin' lain yang ada di hatinya, tapi terbelenggu dengan situasi dan kondisi di lapangan. Banyak Erwin-Erwin lain di sekitar para pengusaha lain dan menaruh simpati dan saya sampaikan berikanlah simpatinya tanggal 17 April," kata Sandiaga di kawasan Bulungan, Jakarta Timur, Rabu (20/3).

Sandiaga memaklumi jika para pengusaha tersebut tidak bisa terbuka menyampaikan dukungan. Eks Wagub DKI itu meminta agar dukungan tersebut diberikan saat hari pencoblosan saja.

"Kalau tidak mau tampil pun tidak apa-apa, tapi misalkan mau tampil saya sangat mengapresiasi. Saya sampaikan, berikanlah simpatinya tanggal 17 April. Kalau tidak mau tampil tidak apa-apa, tapi kalau misalnya tampil saya sangat-sangat bersyukur," jelasnya.

Erwin diketahui muncul menonton Sandiaga saat debat cawapres 2019, Minggu (17/3) lalu, dan membuat heboh. Erwin menegaskan dia memang mendukung pasangan calon nomor urut 02 itu.

Keponakan Wapres Jusuf Kalla (JK) itu mengaku mendukung Sandiaga atas nama pribadi. Erwin menuturkan keputusannya mendukung Sandiaga atas alasan persahabatan.

"Saya sadar dan memahami konsekuensi dari partai, saat ini saya tidak sejalan dengan partai. Namun langkah saya ini bukan berarti tidak taat asas, tapi demi persahabatan saya dengan Sandiaga Uno. Akhirnya saya mohon maaf kepada seluruh kolega dan kader Partai Golkar di seluruh Indonesia, dan dengan ini saya menyatakan nonaktif dari kepengurusan Partai Golkar sampai proses pencapresan selesai," tegas Erwin, Selasa (19/3).(zak/mae/detik/bh/sya)



 

 
   Berita Terkait >
 
 
 
ads

  Berita Utama
BPN Ajak Pendukungnya Doakan Putusan Hakim Bukan Mahkamah Kalkulator

Said Didu: Butuh Semangat Kepahlawanan Menjadi Saksi Sidang PHPU di MK

Komisi IV Pertanyakan Informasi Impor Minyak Kayu Putih

Paslon 01 Jokowi-Ma'ruf Bisa Didiskualifikasi, Eks Penasehat KPK Sebut Alasannya

 

  Berita Terkini
 
Ternyata, Jokowi Pernah Teken PP Peraturan Anak Perusahaan BUMN Sama dengan BUMN

MK akan Percepat Putusan Sengketa Pilpres Menjadi Kamis 27 Juni

BPN Ajak Pendukungnya Doakan Putusan Hakim Bukan Mahkamah Kalkulator

BW Sindir Mafhud MD Soal Masalah NIK dan DPT Pilpres 2019

Krisis Teluk: AS Meluncurkan Serangan Siber terhadap Sistem Senjata Iran

 
PT. Sisnet Mediatama
Kantor Redaksi & Marketing
Jl. Fatmawati Raya No 47D Lt.2
Cilandak - Jakarta Selatan 12410
Telp : +62 21 7493148
+62 85100405359

info@beritahukum.com
 
Beranda | Tentang Kami | Partner | Disclaimer | Mobile
 
|
  Copyright 2011 @ BeritaHUKUM.com | V2